Header Ad

Hati-hati ya Ayah Bunda, Ini 10 Ciri Anak Manja

May 21, 2016
35 Views

Lahiya! Banyak orangtua mendefinisikan “manja” dengan cara yang berbeda, dan anak-anak cenderung merengek atau berperilaku buruk dalam beberapa kondisi yang berbeda pula. Namun jika sebagian besar dari 10 tanda-tanda berikut sering muncul di rumah Anda, kesenangan dan keberlimpahan yang berlebihan barangkali merupakan biang keladinya:

Sering mengalami tantrum. Tanda paling jelas dari anak manja salah satunya adalah sering dan gampang mengumbar amarah (tantrum), baik di depan umum maupun di rumah sendiri. Cara Membuat anak kembali tenang pun jadi tantangan.

Tidak pernah merasa puas. Anak manja sering tidak bisa mengungkapkan kepuasan dengan apa yang mereka miliki. Jika mereka melihat orang lain memiliki sesuatu yang berbeda, mereka akan menginginkan hal itu sebagai gantinya.

Tidak mau membantu. Tidak ada memang anak-anak yang suka melakukan pekerjaan menata atau membersihkan rumah atau bekas mainan mereka, tetapi setelah tahun-tahun balita berlalu, dia harus bersedia membantu melakukan tugas-tugas sederhana seperti membersihkan mainan atau meletakkan sepatu pada tempatnya.

Mencoba mengontrol orang dewasa. Anak manja sering tidak mampu membedakan antara rekan-rekan sebaya mereka dan orang dewasa, mengharapkan keduanya sama-sama bersedia mendengarkan dan menuruti kemauan mereka setiap saat.

Sering mempermalukan Anda di depan publik. Peristiwa kesalahpahaman dan kekeliruan di sana-sini adalah normal, tetapi ketika anak Anda sengaja mempermalukan orangtuanya di depan umum demi mendapat perhatian, situasi sudah bergerak menuju bahaya.

Tidak bersedia berbagi. Berbagi adalah konsep yang sulit untuk dikuasai anak kecil, tetapi saat seorang anak mencapai usia 4 tahun, dia harus lebih bersedia untuk berbagi mainan, makanan ringan, dll. dengan teman-teman dan saudara.

Anda harus memohon-mohon padanya. Orangtua atau pengasuh adalah sosok yang memiliki otoritas dan permintaannya harus ditaati. Anda tidak perlu mengemis anak Anda untuk membuatnya menyelesaikan tugas.

Ia Mengabaikan Anda. Tidak ada anak yang suka mendengar kata “tidak” (mendapat penolakan), tetapi dia tidak boleh mengabaikan Anda ketika Anda berbicara dengannya.

Tidak mau bermain sendirian. Pada usia 4 tahun, seorang anak harus bersedia (dan mampu) bermain sendiri untuk jangka waktu tertentu. Selalu membutuhkan orangtua atau teman bermain menunjukkan dia butuh perhatian besar.

Anda harus menyuapnya. Orangtua tidak harus menyuap anak kecil dengan uang, mainan,  atau sejenisnya, hanya untuk membuat mereka melakukan tugas-tugas rutin. [PN/mizanmag.com/circleofmoms.com]

 

You may be interested

Mengintip Koleksi ‘Barang Printilan’ Nikita Willy, Artis Muda dan Cantik yang Tajir Melintir
Buzz
4 views
Buzz
4 views

Mengintip Koleksi ‘Barang Printilan’ Nikita Willy, Artis Muda dan Cantik yang Tajir Melintir

Lahiya - November 23, 2017

Melihat sensasi yang dibuat artis tanah air ini kadang bikin kita geleng-geleng kepala. Mulai dari skandal rumah tangga hingga harta…

4 Fakta Tentara Wanita Korut Bagai Berada di “Neraka”, Di Balik Kegaharan Militernya
Buzz
2 views
Buzz
2 views

4 Fakta Tentara Wanita Korut Bagai Berada di “Neraka”, Di Balik Kegaharan Militernya

Lahiya - November 23, 2017

Bukan rahasia lagi mengenai kekuatan militer Korea Utara yang terkenal tangguh dan bikin banyak negara jadi ketar-ketir. Mulai dari angkatan…

Inilah 5 Produk yang Dipakai Para Pesohor Olahraga Ternyata “Made In Indonesia”
Buzz
5 views
Buzz
5 views

Inilah 5 Produk yang Dipakai Para Pesohor Olahraga Ternyata “Made In Indonesia”

Lahiya - November 22, 2017

Tidak dapat dipungkiri peralatan olahraga seperti sepatu, jersey dan lain-lain, secara tidak langsung mempengaruhi kualitas para atlet. Bayangkan kalau yang…

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan