SHARE
Gambar Via: garudacitizen.com
Loading...

Contoh Imbuhan ter- dan Fungsinya dalam Sebuah Kalimat – Imbuhan dalam bahasa Indonesia ada empat jenis, yakni awalan, sisipan, akhiran dan awalan-akhiran. Imbuhan yaitu bunyi tambahan pada suatu kata baik di awal, tengah ataupun akhir kata serta membentuk kata baru yang mempunyai arti yang berhubungan dengan kata utama. Imbuhan bantu memberikan arti pada kata kerja baik kalimat itu merupakan kalimat aktif maupun kalimat pasif. Pemberian imbuhan juga memberi arti yang tidak sama pada tiap kata dasar yang diikutinya.

Dan kali ini kita akan membahas imbuhan ter- serta fungsinya dalam kalimat. Tidak hanya itu kita juga akan menguraikan beragam macam jenis dari imbuhan ter- seperti imbuhan ter-kan, dan ter-i. Berikut ini penuturannya:

Imbuhan ter-

Gambar Via: kompasiana.com

Imbuhan ter- adalah bentuk imbuhan yang berbentuk awalan, di mana letak imbuhan ini ada di awal kata. Imbuhan ter- mempunyai fungsi sebagai berikut ini:

Menyatakan sebuah kondisi

Imbuhan ter- dalam keadaan menyatakan kondisi yang sudah selesai atau sudah terjadi, biasanya diikuti oleh kata kerja. Contoh:

  • Dian senang penutup kalengnya sudah terbuka.
  • Tempat tinggal pak husen tertutup rapat sejak kemarin.
  • Bunga di taman terlihat sangat terawat.
  • Cat tembok basah itu terkena goresan.
  • Lili terdiam mendengar ocehan kakaknya.
  • Pemicu hilangnya kucing kesayangan dengan tiba tiba sudah terkuak.
  • Dokumen dokumen penting tertumpuk di atas meja Bapak.
  • Kami semua terkejut mendengar berita memilukan itu.

Menyatakan suatu tingkatan atau superlatif

Penambahan awalan ter- dalam kata dasar adjektive (kata sifat), memperlihatkan sebuah tingkatan atau kondisi yang paling tinggi/sangat. Contoh:

  • Sonya merupakan siswi tercantik di sekolah.
  • Lira murid terpandai di kelas 3C.
  • Bayi yang baru lahir itu yaitu bayi terbesar sepanjang sejarah rumah sakit itu.
  • Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia.
  • Manusia terkecil di dunia baru saja wafat.
  • Masjid itu merupakan masjid terbesar di Jawa Timur.
  • Nilai ujiannya merupakan nilai terendah dalam sekolah kami.
  • Angin puting beliung yang melanda kampung itu merupakan sejarah terburuk dalam sepuluh tahun terakhir.

Menyatakan sebuah tindakan/perbuatan secara tidak sengaja

Loading...

Awalan ter- yang menyatakan keadaan satu tindakan yang tidak disengaja oleh pelakunya, biasanya diikuti oleh kata kerja. Contoh:

  • Bunga melati di depan ruang guru itu terinjak oleh Andi.
  • Gagang pintu ruangan depan terlepas ketika kakak mendorongnya.
  • Ali terkunci di kamar mandi sekolah.
  • Bekal makan siang Bapak tertinggal di dalam mobil.
  • Kucing Dudu tertabrak sepeda motor di jalan raya.
  • Bibi terpeleset di kamar mandi.
  • Stiker mainan adik terbuang di tempat sampah.

Menyatakan suatu hal dalam kondisi bisa atau tidak bisa

Awalan ter- yang menyebutkan keadaan ini, diikuti oleh kata kerja, tetapi bisa pula diikuti oleh kata benda. Contoh:

  • Kesalahannya terbaca dari gerak geriknya yang aneh.
  • Sketsa orang nomor satu itu tergambar di atas kanvas dengan indah.
  • Surat wasiat itu tertulis dengan tinta emas.
  • Tulisan tangan Rudi tidak terbaca sama sekali.
  • Tingkah unik Jihan terekam kamera.
  • Panorama indah di puncak pegunungan itu terlukis selamanya di memori tiap pengunjung.

Menyatakan sebuah kondisi yang tiba-tiba

Awalan ter- yang menyatakan sebuah kondisi ini diikuti oleh kata kerja. Contoh:

  • Adikku terbangun di tengah malam.
  • Nenek teringat masa-masa mudanya dulu.
  • Dewi tertawa terbahak-bahak lelucon stand up comedy di tv.
  • Paman terduduk lemas setelah tahu kebakaran yang terjadi pagi tadi melahap habis tempat tinggalnya.
  • Anak kecil itu terjatuh ketika ia berlari mengejar layang-layangnya.
  • Rio terpana melihat seorang gadis yang berjalan melewatinya.

Menyatakan pelaku/subjek

Awalan ter- bisa menyatakan seseorang yang bertindak atau melakukan sebuah perbuatan. Contoh:

  • Terpidana kasus narkoba itu dihukum mati oleh hakim.
  • Saat ini ia udah menyandang status sebagai Tersangka.
  • Terdakwa yang dijatuhi hukuman 15 tahun penjara itu melarikan diri tadi pagi.
  • Dalam kasus yang dihadapinya, ia adalah pihak yang Tergugat.

Imbuhan ter- kan

Imbuhan ter-kan adalah imbuhan konfiks di mana imbuhan terletak di depan serta akhir kata. Imbuhan ter-kan mempunyai peranan sebagai berikut ini:

Menyatakan sebuah kondisi yang bisa atau tidak bisa di

Imbuhan ter-kan yang menyatakan kondisi ini nyaris sama juga dengan imbuhan ter-, hanya saja lebih adanya penekanan pada akhir imbuhan pada kata dasar yang diikuti. Contoh:

  • Kebaikannya tidak bisa terlukiskan dengan kata-kata.
  • Dengan ketekunan serta kerja keras, pada akhirnya pekerjaan itu terselesaikan juga.
  • Pendapatnya sangat teguh, hingga tidak tergoyahkan.
  • Keterangan saksi mata di persidangan itu terbantahkan dengan bukti yang ada.
  • Peristiwa pembunuhan itu hingga sekarang masih belum terungkapkan.

Menyatakan sesuatu tindakan/perbuatan yang secara tidak sengaja

Imbuhan ter-kan yang menyatakan satu perbuatan yang tidak sengaja dikerjakan oleh pelakunya, tetapi lebih ada penekanan pada imbuhan akhir pada kata dasarnya. Contoh:

  • Jadwal menonton film The Avanger terlewatkan.
  • Berita itu tersampaikan dengan cara yang salah.
  • Pada akhirnya cerita pedih itu terlupakan dari benak semua orang.
  • Kakek tua itu adalah seorang pahlawan yang terabaikan.
  • Orang sombong itu tersadarkan oleh bantuan tangan kecil bocah pengemis.
  • Kasih sayang orangtua dalam kehidupan kita tidak tergantikan oleh siapa pun.

Imbuhan Ter-i

Imbuhan ter-i adalah imbuhan konfiks yang memberi tambahan di awal serta akhir kata dan mempunyai fungsi sebagai berikut ini:

Menyatakan kalimat pasif

Imbuhan ter-i yang dipasangkan atau ditambahi pada kata benda abstrak, maka akan membentuk kalimat pasif. Kata benda abstrak yaitu kata benda yang benda/barangnya tidak terlihat atau kasat mata. Umpamanya: ide, angan-angan, keinginan serta lain sebagainya. Contoh:

  • Sungai citarum tercemari limbah pabrik yang ada di sekelilingnya.
  • Makin majunya teknologi, anak-anak sudah terpengaruhi oleh media elektronik.
  • Dewi tersakiti oleh kata kata Dina tentang dirinya beberapa hari yang lalu.
  • Pakaian putih Desi ternodai oleh secangkir minuman coklat.

Menyatakan makna sebuah kondisi untuk mendapatkan suatu hal (peristiwa atau perasaan)

Imbuhan ter-i yang menyatakan keadaan ini bisa dipasangkan dengan kata benda. Di mana imbuhan ter-i yang udah ditambahkan pada kata benda itu dapat membentuk kata keterangan. Contoh:

  • Anak anak yang terkasihi itu tumbuh dengan bahagia.
  • Tikus itu teracuni oleh makanan yang sudah ditaburi obat.
  • Semua manusia terberkahi oleh Tuhannya masing masing.
  • Rudi merasa terbebani oleh semua pekerjaan yang diserahkan kepadanya.
  • Selain orang yang menjunjungi tinggi tanggung jawab, ia juga merupakan orang yang terpercayai.

Imbuhan ter- yang menjadi awalan satu kata dasar bisa memberi makna yang berbeda beda. Imbuhan memberikan penekanan pada kata dasar pada arti dari kata dasar itu sendiri. Imbuhan ter-, ter-kan, ter-i masing masing memberi makna yang berbeda-beda dipengaruhi oleh kata dasarnya.

Gambar Via: kompasiana.com

Dan itulah pembahasan kami mengenai 101 Contoh Imbuhan ter- dan Fungsinya dalam Sebuah Kalimat, kami harap semoga Postingan kali ini mengenai Imbuhan ter- di atas sedikitnya dapat membantu kalian yang sedang mencari contoh-contoh Kalimat yang mengandung Imbuhan ter- untuk lebih mengerti lagi pelajaran Bahasa Indonesia tentang Imbuhan ter-. Dan, semoga kamu juga jadi semakin mencintai Bahasa Indonesia, ya.

[db]

Loading...
Loading...