SHARE
Agatha-Christie

 Agatha Christie15 September lalu adalah hari kelahiran, Agatha Christie, ratu cerita detektif dunia. Wanita yang dikenal dunia melalui detektifnya, seperti Hercule Poirot dan Miss Marple, ini adalah pribadi yang menarik. Ia pernah menghilang selama 11 hari, menyelamatkan nyawa orang setelah kematiannya, hingga dicurigai intel Inggris ketika Perang Dunia II.

Seperti apakah sosok penulis yang paling laris sepanjang masa ini? Berikut 11 fakta menariknya.

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,

1. Tantangan dari sang kakak

Tahukah Anda? Agatha Christie memutuskan untuk menulis novel misteri setelah kakak perempuannya mengatakan bahwa Agatha tak akan mampu menulis cerita semacam itu. Kakaknya berkata, bahwa plot cerita misteri terlalu rumit dan Agatha tak akan mampu merangkai kisah misteri itu menjadi satu.

2. Bak mandi ala Victoria dan sepotong apel

Agatha Christie senang memikirkan plot untuk ceritanya sambil berendam di sebuah bak mandi ala Victoria yang besar, sambil mengunyah apel. Namun, ia menghentikan kebiasaan ini setelah merasa tidak puas dengan bak mandi yang disediakan untuknya.

3. Agatha Christie dan mesin pembuat sosis

 Agatha Christie menyebut dirinya sendiri sebagai “mesin pembuat sosis, yang sangat sempurna,” karena mampu menghasilkan begitu banyak karya. Selama beberapa tahun, ia memiliki jadwal yang sangat padat, dan harus menelurkan dua buku dalam setahun. Buku itu termasuk satu buku yang selalu dirilis sesaaat sebelum liburan, yang dipasarkan dengan nama “Christie for Christmas” atau “Christie untuk Natal”.

4. Menyelamatkan balita setelah kematiannya

Seorang balita sekarat karena penyakit yang tidak bisa diidentifikasikan oleh dokter. Untungnya, seorang perawat teringat pada buku Misteri Penginapan Tua (The Pale Horse) karya Agatha Christie yang sedang dibacanya. Perawat ini menemukan bahwa, salah satu tokoh di novel itu adalah korban keracunan talium dan mengalami gejala yang sama dengan balita yang sedang sekarat ini. Dalam usaha terakhir untuk menemukan penyakit si balita, sang perawat memutuskan untuk mengetes kadar talium di dalam tubuhnya. Hasilnya, ternyata kadar talium di tubuh balita ini 10 kali lipat lebih banyak dari normal. Berkat Agatha Christie, yang telah meninggal dunia kala itu, nyawa sang balita pun terselamatkan. Setelahnya diketahui bahwa di sekitar rumah balita itu, sering digunakan pestisida yang terbuat bahan kimia mematikan.

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,
insurance
Loading...