5 Cerita Para Mantan Napi Ini Jadi Bukti Kalau Berandalan pun Bisa Berubah dan Jadi Contoh

Posted on

Keluar dari penjara bagi seseorang tak selalu berarti kebahagiaan. Raganya mungkin bebas, namun stigma dan label penjahat takkan hilang begitu saja di mata masyarakat. Alhasil seperti yang kita tahu, eksistensi mereka di tengah banyak orang pun diminimalkan, tak dianggap, bahkan dijauhi. Padahal bagi mantan napi, mereka tentu sudah banyak berubah.

Memang ada mantan napi yang kambuh, tapi nggak sedikit yang benar-benar berubah. Bagi mereka penjara benar-benar jadi tempat untuk mengubah diri. Salah satu contoh yang paling familiar adalah komedian Mongol. Lapas mengubahnya menjadi sosok yang berbeda. Kini ia sukses dan bahkan jadi idola masyarakat gegara stand up-nya yang bikin perut mules. Mongol tak sendiri, masih banyak mantan napi lain yang juga berubah dan jadi inspirasi.

Anton Medan, dari narapidana menjadi ustad

Perubahan bisa dilakukan siapa saja asalkan dia mau untuk melakukannya. Ungkapan ini tepat menggambarkan seorang mantan narapidana kondang bernama Anton Medan atau yang sekarang bernama Islam Muhammad Ramdhan Effendi. Kisah pria satu ini memang luar biasa dan perubahannya pun juga bikin orang tercengang. Benar-benar 180 derajat. Kisah kejahatannya sendiri dimulai sejak dia berumur 13 tahun dengan membacok musuhnya sampai mati.

Anton medan saat ini (image source)

Kemudian ia merantau ke Jakarta lalu melakukan kejahatan yang lebih besar lagi. Mulai dari judi, jambret sampai pembakaran Mapolda Metro Jaya pada tahun 1987. Proses perubahan pria keturunan Tionghoa ini terjadi pada masa mendekamnya di Nusakambangan, sembari ia mempelajari Islam selama berada di sana. Hingga akhirnya saat ini Anton Medan yang terkenal itu menjadi ustad dan menyebarkan kebaikan-kebaikan.

Hardandi penjual singkong keju sukses yang mantan napi

Bagi orang salatiga singkong keju D-9 tentu tidak asing di telinga mereka. Yup, makanan unik itu begitu punya nama bahkan jadi semacam oleh-oleh khas daerah tersebut. Dan tahu kah kamu, di balik si singkong keju terkenal, ada kisah yang inspiratif. Siapa yang menyangka kalau usaha ini dibangun oleh seorang mantan napi. Sebut saja dia Hardandi, pria yang pernah masuk bui lantaran narkoba.

Hardandi dengan produk andalanya (image source)

Awalnya tentu sulit luar biasa, Hardandi harus menghadapi stigma dan semacamnya. Namun ia tak tenggelam dalam ketidaknyamanan itu. Ia bangkit untuk kemudian meramu singkong menjadi makanan super enak. Usaha ini juga tak mudah, namun berkat ketekunan Hardandi bisa seperti sekarang. Kisahnya kemudian ditulis dan jadi inspirasi, bahwa mantan napi pun bisa memberikan sumbangsihnya.

Sirman mantan narapida yang mengajak warga untuk kelola sampah.

Rasa putus asa ketika keluar penjara tentu menghinggapi semua mantan narapida. Hal tersebut juga dirasakan oleh seorang pria bernama Sirman yang pernah dipenjara karena tindak kejahatan di Lapas Makasar. Tetapi Sirman kemudian meneguhkan hatinya sampai akhirnya bisa jadi sekarang di mana ia begitu terpandang di mata masyarakat.

Bentuk Penampungan Bank Sampah (image source)

Awalnya Sirman memutuskan untuk pulang kampung. Dan seperti yang diduga, ia mendapatkan penerimaan yang kurang baik. Sampai akhirnya kondisi itu berakhir tatkala dirinya mendirikan sebuah bank sampah. Sirman kemudian perlahan mulai diterima bahkan kini jadi semacam inspirasi. Sekarang ia memiliki setidaknya 10 pekerja dan sukses membalik stigma soal mantan napi.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan