5 Fakta Cantrang, Alat Penangkap Ikan ai???Kontroversialai??? yang Membuat Bu Susi Naik Darah

Posted on

Wilayah Indonesia yang sebagian besar terdiri perairan, mempunyai potensi alam yang melimpah lewat luas lautannya. Tak heran jika para Nelayan berbondong-bondong yeast infection pills over the counter. mencari ai???peruntunganai??? di kedalaman laut tersebut. Salah satu cara mereka mengeruk isi laut tersebut adalah dengan menggunakan Cantrang.

Menariknya, ada banyak pro dan kontra terkait pengunaan cantrang ini. Tak kurang, Menteri kelautan Susi Pudjiastuti juga sempat melarang penggunaanya tersebut. Alhasil, terjadi banyak penolakan datang , terutama dari Nelayan tradisional. Selain diguncang isu tidak ramah lingkungan, ada beberapa hal unik seputar cantrang d bawah ini yang belum banyak diketahui.

Baca Juga
6 Artis Tanah Air Ini Pindah Kewarganegaraan, Alasannya Menusuk ke Relung Hati Terdalam
7 Pekerjaan Ini Sering Diremehkan, Padahal Kita Tak Bisa Hidup Tanpa Mereka

Mengenal Lebih Dekat Apa itu Cantrang

Cantrang ikan bermasalah [image source]

Di Indonesia, penggunaan cantrang sudah sangat umum. Alat tangkap ini biasa digunakan untuk ai???mengerukai??? isi sekaligus dasar laut yang banyak dihuni ikan jenis Demersal. Ikan Demersal ini merupakan spesies ikan yang biasanya berada di lingkungan berupa lumpur pasir, bebatuan, dan lokasi yang jarang ada terumbu karang.

Cantrang ternyata merugikan bagi nelayan

Cantrang merugikan [image source]

Bukan tanpa alasan Menteri Susi yang sempat melarang penggunaan cantrang. Selain dapat merusak lingkungan, cantrang juga mempunyai ai???performaai??? jelek bagi Nelayan. Sebuah penelitian dari WWF-Indonesia menyebutkan, hanya sekitar 18-40% hasil tangkapan cantrang yang bernilai ekonomis dan dapat dikonsumsi. Yang ditangkap pun kebanyakan ikan kecil yang harganya sangat murah di pasaran. Jelas bahwa ini sangat merugikan Nelayan

Penggunaan cantrang jangka panjang dapat merusak ekosistem laut

Merusak “isi” laut [image source]

Sistem kerja cantrang yang ai???mengerukai??? hingga sampai ke dasar, juga dinilai tidak ramah lingkungan dan berpotensi merusak kehidupan biota laut. Selain menangkap ikan, penggunaan cantrang yang masif juga dapat merusak deretan terumbu karang yang menjadi rumah bagi ikan-ikan yang belum dewasa. Jika hal ini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan menimbulkan kerusakan dan mengancam satwa laut lainnya.

Advertisements

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan