5 Hal Ini Pasti Pernah Dialami Para Pemain Nintendo Jaman Dulu, Kamu Paling Sering yang Mana?

Posted on

Kalian generasi ‘90an? Yakin? Coba sebutkan permainan apa saja yang kalian mainkan belasan tahun yang lalu. Oke, benteng-bentengan, ABC 5 dasar, Bingo, lingkaran kecil, dan masih banyak yang lainnya. Bagaimana dengan video game? Pasti juga pernah dong, apalagi video game sekelas Nintendo, nggak ada generasi ‘90an yang belum pernah nyobain.

Tahun ini, bertepatan dengan umur perusahaan Nintendo yang menginjak 128 tahun, Boombastis akan mengajak kalian nostalgia ke masa-masa ketika kalian nggak sabar ingin pulang sekolah untuk melanjutkan permainan super mario bros, meski kadang sudah dimainkan berulang kali. Nah, di antara kalian pasti ada yang melakukan kebiasaan ini ketika sedang main Nintendo, hayoo ngaku!

1. Ritual Tiup Kaset

Kaset yang digunakan untuk memainkan video game dalam konsol Nintendo bukan berupa kepingan CD seperti yang digunakan oleh kids zaman now. Namun, kaset tersebut berbentuk kotak dengan lubang terbuka pada ujungnya. Lubang tersebut berfungsi untuk bisa ditancapkan pada konsol Nintendo milik kalian masing-masing.

Tiup Kaset [image source]

Selain itu, fungsi dari lubang tersebut adalah untuk ditiup ketika kaset yang akan dimainkan tidak berjalan dengan semestinya. Kadang kita meniup sekeras mungkin sampai-sampai kehabisan nafas agar dengan sekali tiup, kaset tersebut bisa kembali normal. Siapa yang juga begini?

2. Barter Kaset Agar Bisa Main Banyak Game

Selain ritual tiup kaset, kebiasaan barter pun dilakukan oleh para kids ‘90an. Hal tersebut dilakukan karena pada saat itu harga kaset Nintendo lumayan merogoh kocek. Alhasil, agar bisa memainkan banyak game dengan budget minim, ritual barter ini dilakukan.

Barter Kaset [image source]

Kadang pula ada yang janjian satu sama lain. Joko meminta dibelikan kaset tipe A kepada ibunya dan Beye dibelikan kaset tipe B agar bisa ditukar dan dimainkan bersama-sama. Tak jarang juga jika salah satu pihak sudah selesai dan bosan memainkan kaset A, pihak lainnya belum ingin selesai sehingga menuai percekcokan. Ckckck, ngaku kalian yang pernah begini!

3. Beli Konsol KW yang Bentuknya Seperti PS

Nintendo memang sebuah permainan elit pada jamannya. Namun, anak-anak ‘90an tidak segan-segan membagi dengan para teman lainnya, nggak seperti anak-anak generasi Z yang lumayan pelit-pelit. Saking inginnya bermain Nintendo di rumah sendiri, tanpa repot-repot naik sepeda ke rumah teman, sebagian besar anak ‘90an minta dibelikan konsol sendiri pada orang tuanya.

Asli vs KW [image source]

Orang tua ‘90an juga nggak kalah cerdik. Melihat harga Nintendo bisa untuk dinner di restoran satu bulan penuh, mereka percaya pada abang-abang toko mainan untuk membeli Nintendo made in China yang bentuknya seperti Playstation (PS.) Meski begitu, anak-anak tetap senang dan tidak protes karena mereka tetap bisa bermain Nintendo sepulang sekolah, di rumah pula.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan