5 Rumah Pohon Cantik Nan Spektakuler di Malang-Batu Ini Bakal Membuatmu Bak Berdiri Di Atas Awan

Posted on

Selain mendaki gunung, cara untuk merasa lebih dekat dengan alam bisa dilakukan dengan berdiri di tempat tinggi, misalnya rumah pohon. Dari atas rumah pohon, pasti kamu merasakan sensasi keder di awal-awal, apalagi pas lihat bagian bawah, apa-apa terlihat kecil.

Tapi guys, kalau kamu mampu menepis rasa takut, kamu bakal menikmati serunya melihat awan-awan yang berada di bawah pijakan kakimu. Nah, di kota Malang  dan Batu yang terkenal romantis ada lima tempat yang bisa kamu singgahi untuk merasakan sensasi berdiri di atas awan.

Coban Bidadari, Poncokusumo, Malang

Jika dulu Coban Bidadari hanya mengandalkan wisata air terjunnya, kini tempat itu berinovasi dengan menyediakan spot foto keren di ketinggian. Nggak cuma satu guys, ada spot rumah pohon, ada bentuk sarang burung, angel of sky, bunga raksasa, rumah kelinci dan lainnya. Selain foto,  kamu juga bisa menikmati kencangnya desiran angin di ketinggian yang rasanya jelas berbeda dari angin biasanya.

Coban Bidadari [image: source]

Belum lagi, tempat yang berada di kawasan pintu gerbang Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini jelas menyajikan pemandangan indah yang menghampar luas, kamu bakal merasa bebas sebebas-bebasnya. Soal tiket , kamu cuma butuh Rp10000 perak doang untuk bisa masuk di kawasan wisata yang ada di Desa Gubuklakah, Kecamatan Poncokusumo, Malang ini.

Coban Putri, Kecamatan Junrejo, Batu

Kalau kamu pecinta wisata alam namun suka spot foto buatan yang kekinian, wajib banget datang ke Coban Putri. Tempat yang berada di antara lembah dan di bawah perbukitan ini masih tersembunyi, meski begitu masyarakat tetap saja berhamburan datang. Sebab udara yang masih asri dan air terjun yang segar, daya tarik tempat ini juga pada rumah-rumah pohon dan gardu pandang beragam bentuk yang berlatar awan indah. Yang paling hits saat ini adalah gardu pandang berbentuk tangan raksasa dan ayunan.

Coban Putri [image: source]

Untuk ke masuk ke wisata di area Desa Tlengkung Kecamatan Junrejo, Kota Batu ini,  kamu hanya butuh Rp8000 perak. Tapi untuk menikmati wahana ayunan, kamu harus menambah lagi Rp10000. Perlu diingat, untuk datang ke tempat ini baiknya kamu menggunakan kendaraan beroda dua. Sebab, jalanan yang bisa diakses cukup sempit, hanya dua meter saja lho dengan jumlah pengunjung yang amat membludak.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan