Home Anak 6 Fakta Menjemur Bayi yang Perlu Diperhatikan Bunda

6 Fakta Menjemur Bayi yang Perlu Diperhatikan Bunda

SHARE

Umumnya, bayi yang baru lahir akan sering dijemur di bawah paparan sinar matahari. Selain untuk kehangatan bayi, manfaat hangat sinar matahari juga berfungsi untuk mengurangi kadar bilirubin yang dapat menyebabkan bayi kuning. Tetapi sayangnya banyak orang yang belum mengetahui cara menjemur bayi dengan benar. Kami coba ringkasan beberapa cara menjemur bayi berikut dengan baik di pagi hari.

1. Tidak ada batasan umur

Mengingat begitu banyak manfaat yang diperoleh, tidak ada batasan umur untuk menjemur bayi di pagi hari. Umumnya bayi usia 2 minggu secara teratur dijemur untuk mencegah/mengurangi tingginya kadar bilirubin. Tapi jika setelah itu dilanjutkan kebiasaan menjemur juga tidak akan berisiko bagi bayi. Sinar matahari merangsang produksi vitamin D yang bermanfaat bagi pembentukan tulang. Lagipula, sinar matahari ini bermanfaat untuk pembentukan tulang   sampai usia 20 tahun.

2. Seluruh tubuh terkena sinar matahari

adellesya.blogspot.com

Jemur Bayi mandi dalam keadaan telanjang dada (hanya menggunakan popok atau celana) dan bolak-balik bergiliran. Jadi tidak hanya bagian dada saja yang mendapat sinar matahari, tetapi juga bagian punggung. Lalu hindari mata terkena langsung sinar matahari untuk menghindari risiko kerusakan ke lensa mata.

3. Tidak harus di tempat terbuka

ravansfamily.blogspot.com

Lokasi penjemuran bayi tidak harus di tempat terbuka dengan paparan sinar matahari langsung. Tempat yang agak dilindungi tetapi masih dapat paparan sinar matahari, meski tidak secara langsung juga memenuhi syarat. Misalnya, di dalam rumah dengan mengambil sinar matahari yang masuk melewati jendela rumah.

4. Pijat bayi

Sayang sekali jika hanya menjemur bayi saja. Lakukanlah aktivitas lain yang juga bermanfaat untuk bayi, seperti pemijatan ringan.  Gunakan baby oil untuk pemijatan di kaki, tangan, punggung. Selain itu, baby oil juga berfungsi melindungi kulit kering karena paparan sinar matahri.

5. Membersihkan bagian-bagian tubuh

Menjemur bayi biasanya dilakukan pada jam 7-8 sebelum memandikan si kecil. Jadi aAda juga dapat membersihkan bagian-bagian tubuh bayi yang sering terlewatkan saat mandi, seperti daun telinga, paha, dan lengan menggunakan kapas yang ditetesi baby oil. Setelah itu, barulah mandikan si kecil.

6. Tidak terlalu panas

Meskipun bayi dijemur saat waktu yang tepat jam 7-8,bukan berarti matahri tidak panas. . maka jangnlah jemur bayi terlalu terlalu lama, karena bayi dapat mengalami hipertermi (suhu tubuh meningkat). Konisi Hipertermi membawa risiko gangguan fungsi metabolism tubuh, otak, atau organ lain. Untuk diketahui bahwa Suhu normal bayi antara 36,5-37.5 derajat Celcius.

Bayi sangat sensitif, dengan hal-hal baru. Oleh karena itu, orang tua harus juga selalu menjaga dan mengawasi pada bayi ketika berjemur. Semoga bermanfaat!

SHARE