8 Kalimat Amburadul dan Sulit Dimengerti dari Sandiaga Uno Ini Bakal Bikin Kamu Ngakak Terpingkal-pingkal!

Posted on

Lahiya – Kurang lebih sudah dua bulan ini Sandiaga Salahuddin Uno menjadi wakil gubenur DKI Jakarta. Selama menjabat, gerak gerik Sandiaga menjadi sorotan pengguna media sosial. Pasalnya, Wakil Anies Baswedan ini sering melontarkan kalimat yang bisa dibilang amburadul dan tidak jelas.

Tak hanya itu saja, Sandiaga juga kerap menggunakan bahasa campuran, Indonesia dan Inggris. kalau dilihat transkripnya, kemungkinan besar Anda juga akan sulit mengerti maksdunya. Dan dilansir dari Tribunnews.com, berikut ini ada 8 kalimat campur aduk kurang jelas dari Sandiaga Uno.

Campur Aduk Bahasa Inggris

Saat diwawancarai wartawan mengenai keputusannya tidak lagi mengunggah video rapat pimpinan ke YouTube, Sandiaga mengeluarkan bahasa baru yang mungkin hanya dirinya saja yang faham. Saat itu, Sandi menyebukan keinginananya agar bisa mendinginkan suasana dan tidak terjadi perang meme di medis sosial mengenai video tersebut.

Baca juga: Menggelitik, Begini Jadinya Saat Jokowi ‘Kerjai’ Paspamres. Seskab Turut Jadi Korban!

Dan akhirnya, suami Nur Asia itu memperbolehkan warga mengakses video rapim namun tebatas, syaratnya orang bisa mengakses dengan mengirimkan surat ke Diskominfo DKI Jakarta.  Berikut ucapan Sandiaga.

“Write a letter ke Diskominfo, kita akan provide itu,” ujarnya.

“And that’s hope, ini mau masuk Natal, tahun baru, festive season, kita cool down, kita jangan memanas-manaskan, malah kita harus meredam, menyejukkan dan meneduhkan suasana mulai dari Balai Kota sampai ke seluruh wilayah Jakarta,” paparnya.

Kalimanta Panjang, Lebar dan Sulit Dimengerti

Biasanya para pejabat tak banyak bicara untuk memberikan pengertian terhadap wartawan. Namun nampaknya Sandiaga memiliki cara yang lainnya. Ia malah menggunakan kalimat panjang, tak berisi dan sulit dimengeri. Berikut contohnya,

Baca juga: Elektabilitas Jokowi Kalah Jauh dari Prabowo untuk Pelaku Ekonomi Ini

“Menghadapi isu banjir khususnya di 2017 dan awal 2018.

Ini yang lagi kita siapkan, karena sifatnya masih briefing.

Terlihat banyak PR.

Jadi kami masih melihat banyak masalah yang insyaallah bisa kita petakan satu per satu .

Mungkin itu dulu yang kita sampaikan karena belum ada solusi yang pasti inovatif.

Ini semuanya masih dilaporkannya masalah,masalah, masalah dan masalah.
Jadi saya dan pak anies memberi arahan satu bulan dari sekaranf.

Dinas-dinas terkait bisa melaporkan bencana tersebut.”

Padahal, inti kalimatnya hanya 1, ia belum ada solusi dan masih mencari solusinya. Bagaimana, sudah dapat solusi?

Baca juga: Ada Aktor Lebih Besar Lagi, KPK Diminta Tarik Pelaku Selain Setnov. Siapa?

Tidak Jelas Apa yang Dibicarakan

Ada juga kalimat yang sama sekali tak jelas saat Sandi diwawancarai mengenai penataan dari Tanah Abang. Berikut ini bunyinya.

“Kita harus mengembalikan AKSESBELITAS
eee walaupun dalam eeee
Sebuah BALUTAN yang eee
Betul-betul Tertib
Nah ini yang lagi dikaji eee
Supaya kita tidak perlu OVER SPEKULASI
Kita tunggu designnya sekarang eee
Disinernya sekarang dan BINARTI bahwa eee Koordinasi Bina Marga lagi mencoba Menata eee mempresentasekan kepada kitabentuk desaign yang bisa ee
menghadirkan eee KEBERADILAN yang buat eee pengemudi kendaraan”

Konsep Teduh untuk Tanah Abang

Dan masih terkait Tanah Abang, Wakil Gubenur berusia 48 tahun ini menyebutkan konsep teduh untuk penataannya. Namun, ia sendiri tak bisa menjelaskan konsep teduh yang ingin diterapkannya.

Baca juga: Video: Diduga Kena Pelet, Begini Reaksi Pria Muda Ini saat Sadar Nikahi Nenek-Nenek

“Pokoknya teduh, teduh itu kan enggak panas, sejuk seperti hati kita semua,” ujar Sandi sambil tersenyum.

Konsep Uang untuk Kemacetan Jakarta

Saat ditanyai mengenai konsep untuk mengatasi prahara kemacetan di Jakarta yang tak kunjung habis, Sandiaga berbicara panjang lebar menyebutkan konsep yang tak jelas. Akhirnya, konsep tersebut jadi bahan ejekan di media sosial. Bahkan, pria kelahiran Pekanbaru 48 tahun yang lalu itu dibully habis-habisan. Ini kalimat yang membuatnya dibully warganet.

“Kalau yang punya uang mungkin bisa membantu untuk meringankan kemacetan di Jakarta itu dengan secara simbolis mengurangi…menambahkan kemacetan itu dengan menambah kendaraan yang ada di jalan Jakarta. Kita ke depan, masyarakat yang punya uang juga berpartisipasi, untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Itu gerakan menurut saya.”

Penyebab Banjir: Anomali Cuaca

Baru-baru ini Jakarta memang dilanda banjir dimana-mana. Dan jawaban dari Wagubernur Sandiaga Uno saat ditaya mengenai penyebab banjir, intinya adalah anomali cuaca. Cerdas bukan main. Begini kalimat lengkap Sandi saat berbicara.

Baca juga: Bikin Geram! Hamil Anak Ketiga, Istri Malah dapat Hadiah Video ‘Menjijikkan’ dari Selingkuhan Suaminya

“Ini kejadian yang sangat eu… anomali cuaca ini yang saya selalu sampaikan bahwa sistem iklim cuaca ini sudah sangat dan itu saya sudah baca di bukunya ‘Climate of Hope’ bahwa climate change ini akan jadi sebuah fenomena yang akan mewarnai kita tahun-tahun ke depan,” kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/12/2017).

Bersiap untuk Banjir

Setelah anomali cuaca, Sandi juga menyebutkan cuaca ekstrem bakal menumbangkan pohon. Dan ia bisa prediksi hal tersebut.

“Saya bisa prediksi karena ini sebuah siklus cuaca yang betul-betul luar biasa perubahannya. Jadi, kami ke depannya tidak boleh lagi be as usual, kami harus siapkan rencana aksi, prepare for the worst,” ucap Sandi.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan