8 Pemain Persib Pemakai Nomor 10 yang Dianggap Paling Bersinar, yang ke-7 Agak Kontroversial

Posted on

Lahiya – Di dalam sepak bola, nomor punggung 10 kerap dikeramatkan. Pemain yang dinilai layak mendapatkannya bukan pemain semabrangan, melainkan pemain yang mempunyai pengaruh besar terhadap permainan suatu klub.

Seperti diwartakan okezone.com, salah satu klub besar tanah air, Persib Bandung, pun menganut hal serupa tentang nomor punggung 10 ini. Dari musim ke musimnya, klub kebanggaan publik Jawa Barat ini diisi oleh pemain-pemain top yang diamanahi nomor keramat 10.

Meski pemilik nomor 10 terus berganti, ada sejumlah nama yang dianggap paling bersinar dalam mengemban amanat nomor 10 tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun okezone.com, berikut adalah pemain Persib bernomor punggung 10 yang dianggap paling bersinar.

1 Ajat Sudrajat

Hampir dipastikan tak ada warga Bandung yang tak kenal dengan nama Ajat Sudrajat. Ujung tombak Persib di era 1980-an sampai awal 1990-an ini merupakan legenda hidup maung Bandung. Bahkan di eranya, Persib berada di masa kejayaan.

Warga Bandung tak bisa lupa bagaimana di era perserikatan, tahun 1986, Ajat Sudrajat sukses mengantarkan Persib ke tangga juara. Sebagai bukti besarnya peran Ajat, di Bandung samapai dibangun patung Ajat Sudrajat, di Jalan tamblong. Ini menjadi monumen untuk mengingatkan pada masa jaya tersebut.

Di era Persib dahulu ini juga, selain Ajat, sebetulnya ada beberapa nama lain yang sempat memakai kostum bernomor 10. Namun, Ajat menjadi yang paling diingt lantaran kontribusi besarnya itu. Beberapa pemain bernomor 10 di era itu di antaranya adalah Dadang Kurnia dan Imam Riyadi.

Baca Juga: Hongkong Deportasi Ustad Abdul Somad, DPR Desak Pemerintah Lakukan Ini

2 Alejandro Tobar

Pemain asal Chile ini menjadi bagian dari Persib bandung selama satu setengah musim. Ia bermain di musim 2003/2004. Tobar dikenal sebagai pemain bernomor punggung 10 dengan kreativitas tinggi. Ia bukan seorang pelari kencang. Namun, Tobar merupakan playmaker yang amat berpengaruh bagi tim hingga penguasaan bola bisa sepenuhnya di pegang dan peluang gol muncul dari berbagai cara bermain.

Selain sebagai eksekutor bola mati yang handal, Tobar juga piawai dalam mengatur tempo permainan, sebagaimana playmaker berkelas lainnya. Kenangan yang tak bisa dilupakan adalah ketika Tobar sukses menghindarkan Persib dari degradasi di musim 2003/2004.

3 Redouane Barkaoui

Di musim 2006/2007, nomor 10 Persib disematkan pada pemain asal Maroko, Redouane Barkaoui. Mungkin ia tak bisa membawa Persib juara, barkaoui bisa disebut sebagai pemain yang tak akan pernah bisa dilupakan bobotoh. Selain perangainya, baik di lapangan mauapun di luar lapangan, selebrasi Barkaoui menjadi kenangan tersendiri bagi publik Jawa Barat pecinta Persib Bandung.

4 Hilton Moreira

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan