9 Fakta Mengejutkan Oreo, Biskuit Terlaris di Dunia yang Usianya Lebih Dari Satu Abad

Posted on

Biskuit berkeping hitam ini populer di tanah air dengan slogan, “diputer, dijilat, lalu dicelupin”. Nah, slogan ini bertahan bertahun-tahun dan yang pernah nonton iklan ini dijamin pasti masih ingat saking hitsnya. Tampak seperti jajanan kekinian, percaya nggak percaya usia Oreo bahkan telah lebih dari 100 tahun.

Uniknya, meski telah berusia lebih dari seabad tapi keping biskuit ini tetap dipertahankan dengan warna hitam. Inovasi-inovasi dilakukan dalam bentuk desain baik bentuk keping maupun krim. Namun memutuskan mempertahankan warna hitam bisa dibilang sangat tepat mengingat hingga hari ini Oreo menjadi biskuit paling laris di dunia lho. Dan sepanjang perjalanannya, ada fakta-fakta unik tentang si keping hitam yang mungkin kamu nggak sampai deh kepikiran. Apa saja itu? Yuk kita simak

Sempat Dianggap Membuat Kecanduan Seperti Kokain

Biskuit Oreo [image: source]

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa Oreo sama adiktifnya seperti kokain. Peneliti dari Connecticut College pada tahun 2013 menguji coba tikus-tikus untuk konsumsi Oreo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Oreo lebih menstimulasi pusat kesenangan di otak tikus seperti halnya kokain atau morfin. Seorang mahasiswa bahkan mengamati tikus akan ‘memecahkan’ Oreo lalu memakan bagian tengahnya yang manis terlebih dahulu. Meski begitu, sampai hari ini belum ada pernyataan resmi dari badan perlindungan pangan tentang hal ini.

Bisa Dimakan oleh Vegetarian

Biskuit Oreo [image: source]

Krim susu identik dengan makanan yang harus dihindari oleh vegetarian. Tapi krim susu Oreo berbeda dengan krim susu lainnya. Karena itu, Oreo masih masuk dalam salah satu makanan yang available dikonsumsi oleh vegetarian. Jadi guys, buat kamu para pencinta sayuran masih aman kok untuk nyemil Oreo.

Ada 15 Rasa Oreo yang Hanya Diproduksi Sekali

Rasa Oreo [image: source]

Sejak awal tahun 1990-an hingga saat ini, Oreo memiliki edisi terbatas yang hanya muncul beberapa kali saja. Total ada 15 rasa yang beberapa di antaranya pun tidak dijual bebas. Di antaranya ada rasa semangka, jeruk, 10 Calorie Diet Oreo, Oreo rasa kue jahe, dan lainnya. Wah, nggak nyangka ya kalau ada rasa-rasa unik itu.

Oreo Memiliki Dua ‘Saudara’ Saat Kemunculannya

Mother Goose Biscuit [image: source]

Saat pertama kali dipasarkan pada 2 April 1912, Oreo hanyalah satu dari tiga produk Nabisco. Ketiga produk itu adalah Mother Goose Biscuits, Veronese Biscuits, dan Oreo Biscuits. The Mother Goose Biscuits digambarkan sebagai biskuit high class, Veronese dipromosikan sebagai biskuit manis berdesain cantik, dan Oreo sendiri identik dengan biskuit keping hitam. Dari ketiganya, hanya Oreo yang populer dan bertahan hingga saat ini.

Oreo Dipasarkan di 100 Negara

Oreo di China [image: source]

Diproduksi oleh produsen makanan ringan raksasa di Amerika Serikat yang berpusat di East Hanover, hingga kini Oreo sudah tersebar di 100 negara. Meskipun sejak kemunculannya sudah menarik perhatian berbagai negara termasuk Indonesia, camilan ini baru dijual di China sejak tahun 1996. Dan baru di tahun 2006 cookies ini bisa sesuai dengan selera masyarakat China setelah kadar gulanya diturunkan.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan