Ajaib, Pria Ini Selamat Usai 7 Bulan Terombang-ambing di Samudera Hindia

Posted on

Lahiya – Seorang pria asal Polandia yang mengaku telah terombang-ambing selama 7 bulan di Samudera Hindia berhasil diselamatkan oleh patroli pantai Prancis baru-baru ini. pria ini berlayar dengan kapal yang sudah rusak dan hanya ditemani kucingnya.

Seperti dilansir dari AFP via Detik.com, Senin (01/01/2018), pria pelaut bernama Zbigniew Reket (54) ini mengatakan ia berlayar dengan kapal rakitan dari Kepulauan Comoros, sebelah timur Mozambik, pada Mei lalu. Zbigniew Reket mengaku ingin berlayar hingga mencapai daratan Afrika Selatan.

Hingga kini, para penyidik sedang dalam proses memeriksa kebenaran pernyataan-pernyataan Reket tersebut.

Menurut Reket, berarti dirinya telah berlayar lebih dari 2 ribu kilometer dengan melewati bagian selatan Selat Mozambik, yang merupakan jalur pelayaran sibuk. Arus laut di kawasan itu dinilai terlalu kuat untuk kapal rakitan Reket yang sebenarnya merupakan sekoci kapal pesiar yang dimodifikasi.

Ditemukan Patroli Pantai Prancis

Baca juga: Bukan Sepeda, Ini Kisah Yuna—Gadis Jepang yang Dapat Kaos dari Jokowi

Reket tak berhasil mencapai Afrika Selatan usai terbawa gelombang laut yang besar. Dia ditemukan petugas patroli pantai Prancis di dekat Pulau Reunion, milik Prancis, pada Minggu (24/12/2017) waktu setempat. Salah seorang awak kapal mewah yacht merupakan pihak yang pertama memergoki Reket.

Reket menuturkan, dirinya dan si kucing peliharaan berhasil bertahan hidup dengan makan separuh kantong sup China setiap hari, selain menangkap ikan di lautan.

Di lain pihak, Dinas Patroli Pantai Prancis SNSM mengungkapkan kepada AFP bahwa instrumen pada kapal rakitan Reket telah rusak dan dia juga tidak memiliki alat komunikasi.

Kepada otoritas setempat, Reket mengakui perjalanannya dimulai sejak tahun 2014 saat dia pergi ke India dari rumahnya di Amerika Serikat. Reket melanjutkan, dirinya kemudian membeli kapal dengan niat untuk berlayar kembali ke Polandia.

Baca juga: Postingannya Dinilai Tak Cerminkan Kualitas Akademis, Begini Klarifikasi Ade Armando

Reket memodifikasi kapal itu sendiri dan menggunakannya untuk berlayar. Namun tak lama usai meninggalkan pelabuhan setempat, kapal modifikasi itu rusak karena bagian tiang kapal mengalami gangguan. Dengan kondisi kapal seperti itu, Reket mengakui dirinya terombang-ambing di lautan.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan