“Aku Hendak Berikan Mas Kawin 40 Juta untuk Pernikahan Putriku, Tapi Hatiku Teriris saat Putriku”

Posted on

Setelah aku menikah dengan suamiku, aku pun pergi meninggalkan kampung halaman untuk mencari nafkah ke kota bersama suamiku. Dulunya kami bekerja untuk orang, tapi karena memiliki tabungan yang cukup akhirnya kami membuka sebuah restoran. Badanku tidak begitu sehat, mau hamil pun sudah terlambat.

Aku dan suamiku memiliki seorang anak perempuan, kami menyayanginya sejak ia kecil. Anakku sejak kecil sudah sangat cerdas, ia tidak menjadi sombong walaupun kami sangat mencintainya.

Beberapa tahun ini, kami menyimpan banyak uang selain untuk putri kami tapi juga untuk kami sendiri. Ketika putri kami sudah masuk universitas, ia memiliki seorang pacar. Ketika mereka sudah berpacaran selama 1 tahun, putriku memperkenalkan pacarnya pada kami.

Pacarnya sangat baik, sopan dan kelihatannya sangat baik terhadap putriku. Walaupun keadaan ekonomi keluarganya tidak sebaik keadaan kami. Tapi aku dan suamiku merasa ia cocok menjadi menantu kami.

Sekarang mereka sudah lulus kuliah, dan pacarnya mendapat pekerjaan yang bagus. Putriku bilang ingin menikah, aku dan suamiku pun setuju. Aku dan suamiku berencana membelikan mereka rumah. Tidak tidak akan memberitahu mereka sekarang. Ini sebagai kejutan.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan