Alih-Alih Bikin Kamu Langsing, 7 Diet Ini Malah Bisa Membuat Nyawa Melayang

Posted on

Kebanyakan orang pasti ingin memiliki tubuh proporsional yang enak dilihat. Apalagi di tahun 2018 ini, tren mencapai ‘body goals’ lagi gencar-gencarnya dilakukan masyarakat. Kalau dulu yang mati-matian diet dan olahraga hanya selebriti, saat ini masyarakat pun nggak mau ketinggalan.

Sayangnya untuk mencapai tubuh indah banyak orang yang sembarangan memilih diet. Padahal, nggak semua diet cocok dengan kondisi fisik seseorang. Bukannya berat badan turun, beberapa jenis diet malah membuat fisikmu lemah dan kesehatan menurun. Dan bahkan, para ahli gizi sepakat melabeli beberapa diet sebagai cara berbahaya untuk menurunkan berat badan. Nah, berikut ini deretan diet berbahaya yang sebaiknya kamu hindari.

Baca Juga
Bertenaga Nuklir Hingga Pakai Ponsel, Inilah 4 Teori Kapal Nabi Nuh yang Sempat Bikin Melongo
Hanya Lulusan SD, Kakek Muryani Ubah Sampah Plastik Menjadi BBM, Bikin Para Ilmuwan Melongo!

Diet Golongan Darah

Dikembangkan oleh Dr. Peter D’Adamo, diet ini menjadi salah satu yang pernah paling populer di Indonesia. Diet ini didasari keyakinan bahwa makanan yang kita konsumsi bereaksi atau memiliki hubungan yang kuat dengan golongan darah. Karena itu, seseorang yang sedang melalui diet ini memiliki pantangan makanan berbeda-beda sesuai golongan darahnya. Misal kamu bergolongan darah B, maka kamu tidak boleh makan jagung, ayam, tomat, gandum, biji wijen, bahkan kacang tanah.

Diet Golongan Darah [image: source]

Saat menjalani diet ini, seseorang berpotensi mengalami kekurangan nutrisi sebab menghindari makanan tertentu secara terus-menerus. Padahal, beberapa makanan yang dihindari memiliki fungsi vital untuk mendukung kinerja oragan tubuh agar tetap sehat. Selain itu, WebDM juga menyatakan bahwa tidak ada bukti nyata jika konsumsi makanan sesuai golongan darah akan berhasil menurunkan berat badan.

Diet Cacing Pita

Meski terbilang menjijikkan, diet ini banyak digandrungi orang-orang yang ingin cara instan untuk menurunkan berat badannya. Caranya dengan mengonsumsi pil cacing pita yang kemudian akan tumbuh dalam usus. Cacing inilah yang kemudian memakan makanan yang ada dalam usus. Dengan cara ini, berat badan kamu akan turun. Jika penurunan sudah sampai angka yang kamu inginkan, maka kamu harus menelan pil antiparasit untuk mematikan cacing tersebut.

Diet cacing pita [image: source]

Cara ini memang terbukti cepat untuk menurunkan berat badan secara drastis, bahkan kabarnya model-model Victoria Steet juga melakukannya. Sayangnya, cacing pita yang hidup dalam usus tidak bisa sepenuhnya dikendalikan dan bisa sangat beresiko. Cacing ini bisa tumbuh sangat besar dan dapat menyebabkan penyait diare, kram perut, pusing kepala, epilepsi, bahkan kematian. Saking berbahayanya, organisasi Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat bahkan melarang adanya diet cacing.

Diet Makanan Bayi

Seperti namanya, diet ini mengharusnya pelakunya untuk mengkonsumsi makanan bayi. Makanan yang dimaksud tepatnya adalah bubur, pelaku diet ini diwajibkan mengganti makan pagi dan makan siang dengan 14 botol makanan bayi yang mengandung 25-75 kalori tiap botolnya. Baru dalam malam hari, kamu diperbolehkan melahap makanan seperti biasa dengan kalori rendah.

Diet Makanan Bayi [image: source]

Meski tergolong efektif untuk menurunkan berat badan, namun The National Fiber Council menegaskan bahwa kebutuhan serat 25 gram per hari jadi tak terpenuhi. Akibatnya, resiko kekurangan serat, lemak, dan protein membuat tubuh lemas dan pencernaan pun terganggu. Apalagi perlu diingat, kebutuhan bayi dan orang dewasa  sangat berbeda.

Diet Lemon atau Master Cleanse

Diciptakan oleh ahli bernama Stanley Burroughs pada tahun 1941, diet ini bukan hanya untuk menurunkan berat badan tapi juga detoksifikasi.  Ada tiga tahapan yang harus dilakukan dalam angka waktu 3-10 hari. Pertama, tahap ease in dengan makan sayur dan buah selama tiga hari. Kedua, tahap diet lemon yang mengharuskan kamu hanya mengonsumsi perasan lemon, sirup maple, lada cayenne, dan air.  Ketiga, tahap ease out yang sama dengan tahap pertama.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan