Apakah Teh Berbahaya Bagi Kesehatan?

oleh:
Erikar Lebang

Manfaat Teh Bagi Kesehatan?

Mengapa saya selalu mengatakan minum teh itu berbahaya bagi kesehatan? Padahal sebenarnya ada beberapa manfaat minum teh bagi kesehatan.

Polifenol adalah salah satu antioksidan penting yang sering disebut sebagai alasan mengapa teh wajib diminum, terutama teh hijau. Juga sifat -pada beberapa kasus- sensasi sistem cerna dari rasa nyaman hingga kemudahan buang air yang membuatnya terkira sehat.

Teh juga sering diminum sebagai ritual dan berlangsung secara repetitif setiap hari yang membuat tubuh membangun ketergantungan. Repetisi ini  membuat tubuh memproduksi dopamin dan  endorfin yang terkait rasa nyaman serta ketagihan. Akhirnya tubuh mencari sensasi yang sama. Kehilangan itu membuat tubuh ‘merasa’ ada masalah, ia memberi sinyal rasa tidak nyaman, kadang parah, bergantung tingkat kecanduan. Itu sebabnya banyak yang pascameminum teh merasa tubuhnya tersegarkan! Dan banyak pihak tertipu mengira itu adalah sifat positif teh. Padahal sebenarnya ia sedang menumpuk masalah dalam tubuhnya. Itu satu sebab teh adalah ‘silent killer’ yang amat potensial.

Baca juga: 5 Manfaat Teh Hijau

Polifenol teh saat terakumulasi dalam tubuh menjadi tanin yang mudah teroksidasi dan merusak dinding lendir (mukosa) lambung. Itu sebabnya Hiromi Shinya menemukan dari 300.000-an lebih manusia yang isi perutnya ‘diteropong’.

Tidak ada isi perut peminum teh yang sehat. Semua menunjukkan kerusakan lambung dan usus yang pada tingkat parah menjadi pangkal timbulnya beragam penyakit berat tubuh. Satu hal lagi kenapa saya mengatakan teh itu hal buruk dalam kesehatan, karena kebiasaan minum teh sulit diukur dan dibatasi.

Teh menjadi minuman paling umum pemuas dahaga. Padahal teh adalah ‘pengering cairan’ tubuh yang amat potensial (diuretikal). Minum teh di waktu haus hanya memenuhi kebutuhan cairan di level sensasi saja. Sejatinya, tubuh ‘kehausan’, utamanya di tingkat sel.

Efek pahit sepat dari tanin juga acap diakali dengan penambahan gula dalam jumlah banyak saat minum teh. Ini masalah lagi! Pankreas tubuh akan kewalahan mengontrol kadar gula, akibat teh manis diminum secara banyak dan rutin setiap hari, lalu rusak.

Teh diminum secara rutin saat santai, saat lelah, saat makan dan saat tubuh punya masalah. Ini bahaya laten yang dimiliki teh. Apalagi teh kemasan yang diproduksi dengan dalih praktis, kita tidak tahu apa saja efek merusak zat aditif yang ada disana? Jadi, bila Anda rutin minum teh dan mengira berbuat baik bagi kesehatan, tapi Anda menderita gangguan lambung dan acapkali sakit? Koreksilah!

loading...

[email protected]

1