Astaga! Wajah Wanita Ini Rusak Akibat Minum Obat Sakit Gigi, Penyebabnya Tak Disangka

Posted on

Lahiya – Siapa sangka karena obat sakit gigi yang diminumnya, seorang wanita harus mengalami hal yang mengerikan pada wajahnya. Seperti dikutip dari laman The Star via Grid.ID, Minggu (07/01/2018), seorang wanita asal Malaysia harus menderita alergi yang merusak wajahnya akibat obat yang ia minum. Ia mengalami laserasi pada kulitnya. Tak hanya matanya saja yang jadi merah. Bibirnya pun jadi bengkak setelah meminum obat sakit gigi.

Cerita bermula ketika wanita yang bernama Nur Nabilah tersebut menderita sakit gigi. Nur yang merupakan ibu dari dua orang anak tersebut mendapati kondisinya memburuk. Ia pun lantas membagikan kisahnya melalui sebuah unggahan di Facebook.

“Sungguh mengerikan ketika saya harus menemui ahli bedah mulut saat dokter tersebut melepas dan membersihkan sel-sel kulit mati di bibir sampai habis. (Hal itu dilakukan) agar bibir bisa sembuh lebih cepat,” tutur Nur.

Ia kemudian mencoba menggambarkan betapa menyakitkan hal yang dialaminya.

Baca juga: Bukan karena Matre! Ternyata Ini Sebabnya Kenapa Wanita Mandiri Lebih Suka Pria Mapan

“Bayangkan saat Anda mengeluarkan kulit mati di bibir Anda, itu sudah terasa sakit, apalagi bila ada orang lain yang mengeluarkannya untuk Anda,” lanjut Nur Nabilah.

Steven Johnson Syndrome (SJS)

Tak lupa Nur menyebutkan, dia juga menderita Steven Johnson Syndrome (SJS) karena reaksi alergi terhadap obat saraf yang dia konsumsi.

Konsultan Ilmu Kesehatan Universitas Putra Malaysia, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Prof Madya Dr Norashikin Syamsudin mengungkapkan, memang ada beberapa obat yang memiliki efek samping yang umum. Efek samping tersebut mengakibatkan orang yang mengonsumsi obat itu menjadi mual dan muntah.

Prof Madya Dr Norashikin Syamsudin juga menambahkan, efek samping seperti itu biasanya tak berbahaya.

Namun, dia menandaskan alergi terhadap obat tertentu memiliki berbagai tingkat keparahan. Seseorang yang didiagnosis dengan SJS dianggap serius tapi tidak membahayakan nyawa dalam banyak kasus.

Toxic Epidermal Necrolysis (TEN)

Meski demikian, tambahnya, diagnosis semacam itu juga dapat berakibat fatal jika seseorang memiliki Toxic Epidermal Necrolysis (TEN). Ia juga menambahkan, akan sulit bagi seseorang untuk mengetahui apakah mereka alergi terhadap obat tertentu atau tidak sebelum meminumnya.

“Salah satu cara untuk mengetahui apakah anda memiliki reaksi alergi terhadap obat adalah dengan mengecek melalui riwayat kesehatan keluarga,” ujar Norashikin.

Di lain pihak, riset terbaru terkait SJS dan TEN mengungkapkan bahwa pengaruh genetik yang kuat dapat menyebabkan seseorang mengalami reaksi buruk terhadap pengobatan tertentu.

Selain genetika, faktor yang dapat meningkatkan risiko reaksi alergi terhadap pengobatan adalah infeksi virus.

Terlalu banyak menggunakan obat pada satu waktu, penyakit dalam, atau minum obat tradisional atau herbal juga dapat memicu peningkatkan risiko alergi.

Baca juga: Mematikan! Lumpuhkan Ratusan Musuh, Inilah Kisah Lyudmila Pavlichenko—Sniper Wanita dalam Perang Dunia II

Norashikin menyarankan pada masyarakat untuk lebih memerhatikan kesehatan mereka agar terhindar dari alergi obat-obatan, karena alergi obat bisa berakibat fatal.

“Anda memiliki hak untuk bertanya kepada dokter anda dan hak untuk mengetahui jenis obat apa yang diresepkan untuk anda,” tegasnya.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan