Asyik Berenang Sambil Selfie, Tak Disangka Cewek Ini Telah Rekam Momen Mengerikan di Belakangnya

Posted on

Lahiya – Pernahkah kamu mengalami hal buruk sewaktu liburan? Liburan seharusnya menjadi momen yang menghibur nan menyenangkan. Banyak dari kita yang pergi berlibur dengan niat untuk mengusir penat serta menyegarkan kembali tubuh fisik maupun spiritual. Namun bagaimana jadinya jika yang kamu alami malah kejadian horor dan menyeramkan? Pernahkah kamu mengalaminya?

Melansir laman Metro melalui Tribunnews.com, Kamis (25/01/2018), Anneka Brading (24) menceritakan momen berliburnya yang ternyata mengerikan. Ia mengalami kejadian menyeramkan ini saat sedang berkunjung di air terjun MacKenzie Falls, Australia.

Saat itu Anneka Brading tengah memfilmkan dirinya sedang berenang bersama dua temannya di MacKenzie Falls. Air terjun ini terletak di Taman Nasional Grampians, sebelah barat Melbourne, Australia pada hari Sabtu.

Awalnya, wanita ini tak menyadari apa yang akan terjadi. Dia hanya berenang di air terjun sembari asyik ber-selfie ria. Sampai kemudian ia mendengar para pria yang berdiri di bebatuan di belakangnya berteriak-teriak histeris.

Baca juga: Terungkap! Penyebab Siswi SMP Tewas Usai Bercinta Tiga Ronde

Rupanya, seorang pria berusia 28 tahun asal Taiwan tergelincir dan jatuh ke air. Saat teman-temannya sudah putus asa berusaha menyelamatkannya, pria itu tenggelam!

Setelah mencari-cari melalui cuplikan GoPro dari perjalanannya, Anneka menemukan bahwa dirinya telah merekam saat pria itu tergelincir masuk ke dalam air dan tenggelam di belakangnya.

Sekelompok orang pria terlihat di bebatuan dekat air terjun. Mereka terlihat panik berusaha menyelamatkan pria tersebut.

Malangnya, tubuh pria yang tenggelam tersebut baru ditemukan keesokan harinya pada pukul 09:30.

Anneka Brading yang berusia 24 tahun itu menuturkan, dirinya sempat mendengar para pria itu menjerit dan menunjuk ke air.

“Pada saat itu kami tidak tahu apa yang sedang terjadi. Kami mengira ada binatang di dalam air,” ungkap Anneka Brading.

“Kami tidak mengerti apa yang sedang terjadi dan mereka terus berteriak dan menunjuk,” tukasnya kepada tim jurnalis dari The Stawell Times.

Anneka Brading baru sadar sewaktu seorang teman wanita pria itu meraih tongkat GoPro-nya. Dia baru menyadari ada orang yang tenggelam. Mereka kemudian mencoba membunyikan alarm darurat menggunakan ponsel.

“Saya keluar dari air dan mencoba memanggil tiga nol (layanan darurat), bertanya kepada semua orang apakah ada yang bertugas. Sayangnya, tidak ada satu orang pun yang bertugas,” urai Anneka.

“Semua orang tidak tahu harus berbuat apa dan kita tidak bisa mengerti. Kakiku gemetar saat aku tahu apa yang sedang terjadi tapi tidak ada yang tahu apa yang harus dilakukan,” imbuh Anneka kemudian.

Tak Ada Palang ‘Dilarang Berenang’

Saat itu, sekitar 40 orang sedang mengunjungi air terjun MacKenzie Falls. Termasuk seorang penjaga pantai yang tidak bertugas dan akhirnya ikut melompat ke air untuk mencari pria yang tenggelam. Namun tekanan dari air terjun itu terlalu kuat.

Anneka Brading juga menyebutkan bahwa dia tidak melihat tanda-tanda di sekitarnya yang menunjukkan dilarang berenang.

Akhirnya, mereka bisa mendapatkan layanan darurat setelah berlari satu kilometer ke tempat parkir dan mengemudi selama 10 menit lagi.

Wanita ini juga menyayangkan penerimaan jaringan telepon yang susah di daerah tersebut.

Menurut kesaksiannya, paramedis mengatakan bahwa pria tersebut mungkin terjebak di bawah lapisan batu. Tubuhnya mungkin kembali keesokan paginya.

Baca juga: Pusing Karena Warganya Tak Mau Punya Anak, 8 Negara Sampai Harus Buat Kebijakan Khusus

Pihak berwenang mengungkapkan ada tiga tanda di wilayah tersebut yang melarang berenang. Mereka juga mengatakan bahwa jaringan seluler Telstra sedang mempertimbangkan untuk memperluas cakupan ke daerah air terjun terkait.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan