Bahaya Darurat! Inilah 4 Hal yang Akan Terjadi Jika KPK Benar-Benar Dibubarkan

Posted on

Bahaya Darurat! Inilah 4 Hal yang Akan Terjadi Jika KPK Benar-Benar Dibubarkan

Memang, masalah angket pansus KPK hingga saat ini masih belum menemukan jalan terang. Alhasil kini anggota dewan seolah terbagi menjadi dua kubu.

Bahaya Darurat! Inilah 4 Hal yang Akan Terjadi Jika KPK Benar-Benar Dibubarkan

Di satu sisi ada yang tidak puas dengan hasil kerja KPK namun di sisi lain ada pula yang akan mendukung untuk tetap maju. Ya, semua pasti memiliki alasannya sendiri.

Bahaya Darurat! Inilah 4 Hal yang Akan Terjadi Jika KPK Benar-Benar Dibubarkan

Hingga beberapa waktu yang lalu, salah satu anggota dewan yang setuju dengan angket KPK, mengeluarkan pendapatnya tentang masalah yang satu ini. Ya, menurutnya KPK dibubarkan karena dianggap tidak berhasil dalam pemberantasan korupsi. Meskipun hanya pendapat, jika memang benar-benar terjadi, bisa bagaimana ya Indonesia ini? Simak ulasan berikut.

Bahaya Darurat! Inilah 4 Hal yang Akan Terjadi Jika KPK Benar-Benar Dibubarkan

Ratusan  Triliun uang Indonesia hilang entah ke mana

Asal tahu saja, hampir setiap tahun Indonesia kehilangan  Triliunan rupiah. Bayangkan saja, tahun kemarin Indonesia rugi 3 Triliun karena  ulah para tikus berdasi.

Bahaya Darurat! Inilah 4 Hal yang Akan Terjadi Jika KPK Benar-Benar Dibubarkan

Jadi bukan hal yang aneh kalau menurut data ICW total kerugian Indonesia mulai 2001-2015 mencapai 203 Triliun. Sedangkan aset negara yang kembali hanya sekitar 21 Triliun.

Bahaya Darurat! Inilah 4 Hal yang Akan Terjadi Jika KPK Benar-Benar Dibubarkan

Uang hasil korupsi [image source]

Bahaya Darurat! Inilah 4 Hal yang Akan Terjadi Jika KPK Benar-Benar Dibubarkan

Dan bayangkan sendiri kalau KPK benar-benar ditiadakan, maka kemungkinan sama sekali aset negara itu tidak akan kembali atau malah hilang entah ke mana. Beruntung adanya lembaga anti korupsi ini, yang tiap tahunnya paling tidak mampu menyelesaikan lebih dari 430 kasus dalam kurun waktu 10 tahun.

Pemberantasan korupsi dilakukan oleh pihak kepolisian

Sebenarnya sebelum adanya KPK, masalah KKN ini sepenuhnya diserahkan pada Kepolisian dan Kejaksaan. Namun karena waktu itu ibu Megawati menyadari masih kotornya birokrasi, alhasil dibentuklah sebuah lembaga yang mandiri dan bebas dari pengaruh kekuasaan. Sehingga dapat mempermudah langkah dalam melakukan penyelidikan hingga ke akar-akarnya.

Penangkapan oleh polisi [image source]

Bayangkan jika ternyata KPK benar-benar tidak ada, maka kemungkinan pemegang mandat pemberantasan korupsi ini masih bisa ditunggangi oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Alhasil malah tambah banyak kasus dugaan korupsi yang mungkin saja lolos dari penyelidikan karena adanya pengaruh dari atas.

Demo dan protes besar-besaran akan terjadi

Seperti yang diketahui, sejak diselenggarakannya rapat mengenai angket KPK, banyak masyarakat yang memilih tidak setuju dengan hal itu. Pasalnya adanya angket tersebut dinilai sebagai sebuah pelemahan terhadap KPK oleh segolongan pihak. Itu baru masalah angket, bayangkan jika memang KPK harus dibubarkan.

Protes KPK [image source]

Pastinya bakal banyak para mahasiswa bahkan masyarakat yang akan menyuarakan demo besar-besaran terhadap putusan tersebut. Belum lagi bakal muncul pula ketegangan politik antara para pejabat, pasalnya ada yang setuju dengan hal itu namun ada pula yang sangat berseberangan.

Jikalau memang ingin dibubarkan, maka mesti ada jalan keluar agar kemarahan dan protes beberapa pihak bisa ditenangkan.

Bersih tegang di tubuh KPK meredam

Salah satu hal yang drama politik paling panas di tahun ini adalah kisruh mengenai hak angket yang sampai sekarang belum adanya kejelasan.

Ya, sempat terjadi berbeda paham antara anggota dewan mengenai hal tersebut, terutama masalah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang biasa dilakukan oleh KPK. Beberapa anggota dewan menganggap hal itu merupakan produk gagal dari KPK sendiri.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan