Bak Romeo dan Juliet, 5 Pasangan Ini Meninggal Dunia dengan Tragis

Posted on

Selama bertahun-tahun kita dicekoki kisah cinta tragis Romeo dan Juliet, dua sejoli yang bunuh diri bersama akibat cinta mereka yang tak direstui. Namun, yang paling disorot dari kisah cinta mereka adalah tragisnya kematian pasangan legendaris asal Verona, Italia ini. Tanpa kita sadari, banyak pasangan yang berakhir tragis bak Romeo dan Juliet, seiring berjalannya waktu.

Konflik mereka ketika meninggalkan dunia untuk selamanya ini pun bermacam-macam, mulai dari terjerat lilitan hutang, kecelakaan yang tak diduga-duga, serta lagi-lagi, cinta yang tak direstui. Pahitnya kisah cinta mereka akan dirangkum oleh redaksi Boombastis.com dalam ulasan berikut ini.

Baca Juga
Saat Nyawa di Ujung Tanduk, Ini 7 Cara Selamatkan Diri Dari Bencana Gedung Runtuh
4 Fakta Balo Lipa, Lagu Mencekam yang Membuat Mantan Susah Makan

Niat selfie untuk feeds instagram, malah tersapu ombak sampai bersih

Beberapa hari lalu, kejadian tragis datang dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Indonesia bagian timur memang terkenal dengan eksotika pantainya, termasuk di Lombok. Tak ayal jika banyak pasangan remaja yang mengabadikan kenangan mereka di sana.

RIP – Selfie [image source]

Hal ini dialami oleh dua sejoli asal Desa Kawo, Pujut Lombok Tengah. Dilansir dari kompas.com, Eka Madayati dan Dedy ini tengah melakukan selfie di bebatuan Pantai Semeti. Namun, nahas nasibnya, mereka malah terseret ombak dan sudah tak bernyawa ketika ditemukan. Semoga mereka bisa bertemu lagi di surga.

Gantung diri bersama karena cinta sedarah

Ironis, satu kata yang terucap ketika penulis mulai menelisik kisah cinta pasangan yang berasal dari Minahasa Selatan, Kabupaten Sulawesi Utara. Bukan karena cinta mereka tak direstui, namun usia mereka yang masih belia serta marga mereka yang sama lah menjadi penyebabnya. Rino Zaferius Karwur masih berusia 20 tahun, sedangkan pasangannya Meifa Karwur baru memasuki umurnya yang ke-13.

RIP – Cinta Sedarah [image source]

Miris, bagaimana dua sejoli yang masih bisa melanjutkan hidup dan meraih cita-cita, malah memilih gantung diri dengan seutas tali nilon yang dikaitkan ke sutet, karena para orang tuanya menentang hubungan mereka. Posisi mereka ketika ditemukan pun sungguh menyanyat hati. Keduanya saling berhadapan dan sudah tak bernyawa.

Tak kuasa terlilit hutang, meregang nyawa jadi solusi

Depresi adalah salah satu faktor manusia ingin mengakhiri hidupnya. Rasa sakit akibat depresi membuat manusia semakin tersiksa dan mereka berpikir dengan bunuh diri, rasa sakit itu akan hilang. Hal ini yang kemungkinan besar dialami oleh pasangan suami istri (pasutri) asal Kediri, Jawa Timur.

Pasutri Kediri [image source]

Bahkan, sebelum mengakhiri hidupnya, mereka sempat menuliskan sebuah surat wasiat yang ditujukan pada anaknya. Sebelumnya, Boombastis.com pernah mengulas tentang kisah pasutri ini dan diketahui bahwa ketidak tahanan mereka atas anaknya yang terus terlilit hutang, membuat mereka mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan