Banjir Pacitan Hingga Gempa Dahsyat di Selatan Jawa, Terawangan Mbah Mijan Terbukti?

Posted on

Lahiya – Jumat (15/12/2017) tengah malam, gempa dahsyat mengguncang wilayah selatan Jawa, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.

Gempa pertama terjadi pada pukul 23.04 WIB. Sementara gempa kedua terjadi pada pukul 23.47 WIB dan berpotensi menimbulkan tsunami.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data bahwa gempa berkekuatan 6,9 Skala Richter tersebut berpusat di Tasikmalaya.

Kemudian, sekitar pukul 00.04 pagi, BMKG merilis peringatan bahaya tsunami untuk warga Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta. Namun, peringatan tersebut dicabut sekitar 2 jam kemudian.

Baca juga: Staf dan Pasien Rumah Sakit Panik Karena Gempa, BNPB Sebut 2 Orang Tewas

Seperti yang dikabarkan, gempa ini menyebabkan dua orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka karena tertimpa bangunan yang roboh.

Sebelumnya, pada akhir November 2017 lalu, bencana besar juga terjadi di Pacitan. Sedikitnya 11 orang menjadi korban bencana banjir dan longsor yang terjadi. Sembilan korban meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor, sementara dua lainnya karena hanyut terbawa banjir.

“Yang tertimpa longsor ada tujuh ditambah dua, jadi sembilan. Sudah meninggal dunia akibat tanah longsor, bukan karena banjir,” ungkap Wakil Bupati Pacitan, Yudi Sumbogo, Selasa (28/11/2017) lalu, dilansir tribunnews.com.

Sontak, bencana alam yang terjadi di akhir 2017 ini dikaitkan dengan terawangan Mbah Mijan beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Mbah Mijan sempat menuliskan beberapa cuitan soal cuaca ekstrim yang akan terjadi di Indonesia.

Dalam cuitannya itu, Mbah Mijan juga mengatakan bahwa berbagai bencana alam akan melanda Indonesia di akhir 2017 ini.

Saya melihat banjir bandang, saya melihat tanah longsor, saya melihat gempa, saya melihat angin besar yang semuanya tak wajar dan saya hingga hari ini terus berdoa agar semua penglihatan itu salah, salah, salah! dan Indonesia aman dari marabahaya, berdoalah setiap bepergian.” salah satu cuitannya pada 27 November 2017 lalu.

Baca juga: Hanya Mau Pada Pemilik Ninja, Wanita Ini Ejek Pengendara Motor Bebek

Pada cuitan terbarunya, Mbah Mijan meminta agar netizen tak perlu lagi mencari cuitan lawasnya soal ramalan bencana. Ia menyarankan agar masyarakat terus berdoa dan memohon perlindungan pada Sang Pencipta.

Berikut cuitan Mbah Mijan:

Peringatan tentang bencana yang makin dekat

Mengingatkan masyarakat untuk terus berdoa

Cuitan terbaru Mbah Mijan

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan