Barang-Barang Nggak Masuk Akal Ini Harganya Selangit! Begini Saja Kok Mahalnya Minta Ampun?

Posted on

Lahiya – Menurut balai lelang Sotheby’s di New York, pada pertengahan tahun lalu, ada pelelangan sebuah tas berdebu yang nilai jualnya mencapai Rp 23,9 milyar! Mata mana yang tidak akan melotot mendengar sebuah tas berdebu dihargai semahal itu, bahkan mungkin bisa jadi kamu sendiri sedang menggeleng-gelengkan kepala saat membaca hal ini.

Tapi tunggu dulu, setelah diusut, ternyata tas yang nyaris dibuang ke tong sampah itu sarat akan nilai sejarah panjang yang sangat jarang bisa dimiliki siapapun. Pasalnya, tas tersebut merupakan milik seorang astronot ternama, Neil Amstrong, yang digunakan untuk mengambil sampel debu di bulan.

Seperti dikutip dari liputan Hipwee.com, Rabu (03/01/2018), tas berdebu tersebut rupanya memiliki nilai sejarah tertinggi dalam pencapaian umat manusia yang pertama. Pantas saja jika harganya melambung tinggi. Tapi, ternyata ada juga hal-hal yang memiliki nilai jual yang nggak masuk akal. Apalagi kalau kamu tahu bentuk barangnya. Apa sajakah itu, yuk simak ulasannya. Jangan kaget, ya!

Karena dianggap langka dan bertanda tangan seorang legenda softball, tujuh kartu ini dilelang hingga mencapai Rp 1,2 miliar!

Baca juga: Pecahkan Rekor Dunia! Pria Ini Berhasil Tiduri 57 Wanita dalam 24 Jam

Selain tas debu bulan, seperangkat alat cukur Neil Amstrong juga dijual dengan harga mencapai Rp 508 miliar. Gunting sama sisir doang padahal!

Sementara itu, Lady Gaga sempat membeli sebuah mesin pendeteksi hantu. Kalau dikonversi, harganya saat ini mencapai Rp 666.250.000! Nah, kan. Udah bisa buat beli rumah.

Sebiji teh celup seharga Rp 186,5 miliar. Eh tapi wajar sih, soalnya dilapisi dengan berlian sejumlah 280 gram! Bakal tambah wangi saat diseduh kali ya. Ckckck…

Pernah kepikiran buat beli tisu toilet seharga Rp 18 miliar? Tisu ini berlapis emas seberat 22 karat lho.

Satu lagi, mainan ini dihargai Rp 3,5 miliar. Gundam dengan bahan platinum yang dibuat selama dua tahun.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan