Bayi Usia 8 Bulan Tewas Hanya Karena Orangtuanya yang Tidak Tahu Menahu Memberinya Makan Ini!

Posted on

Erabaru.net. Biasanya ibu-ibu mulai memberikan makanan tambahan setelah buah hatinya berusia 6 bulan. Namun, bagi ibu yang kurang memahami pengetahuan ilmiah dasar, acapkali menimbulkan konsekuensi serius saat menambahkan sesuatu yang tidak perlu.

Ketidaktahuan menyebabkan tragedi

Dini, bayi imut yang berusia 8 bulan ini membuat ibunya cemas, karena ia merasa bayinya sangat lemah, di saat bayi lain sudah bisa merangkak dengan lincah, bayinya belum bisa.

Dia pun berpikir setiap hari bagaimana caranya agar buah hatinya menjadi lebih kuat, Dia pun mencari tahu di Internet, dan mencoba berbagai cara, tapi belum ada hasil yang memuaskannya.

Tanpa sengaja dia mendengar ibu-ibu membicarakan hal itu, mereka bertanya tentang makanan yang diberikan pada si bayi, sang ibu pun bilang biasanya memberi minum susu, kemudian makan bubur.

Obrolan para ibu pun semakin hangat, “Masa anak sebesar itu hanya makan bubur ? Mana ada tenaga kalau tidak dikasih makan garam ? Orang pedesaan tahu bahwa bayi perlu makan garam agar bertenaga.”

Dia pun percaya, kemudian ia mulai menambahkan garam pada bubur bayinya, dia berpikir kalau sebelumnya belum pernah memberikan garam, jadi dia pun menambahkan banyak garam pada bubur bayinya.

Beberapa hari kemudian, bayinya tiba-tiba demam tinggi, awalnya sang ibu mengira bayinya masuk angin, jadi tidak memperhatikan lebih lanjut.

Namun perlahan-lahan bayinya kehilangan kesadaran, saat itulah ia pun panik dan segera membawa bayinya ke rumah sakit, namun malang, bayinya tak terselamatkan.

Ternyata bayinya terlalu banyak makan garam, sehingga menyebabkan tingginya kadar kalium darah yang memicu dehidrasi dan mati lemas.

Dokter yang menangani bayi itu pun marah pada sang ibu yang teledor setelah mengetahui ia selalu menambahkan banyak garam pada bubur bayinya.

Dia pun pingsan di tempat setelah mengetahui penyebab kematian bayinya.

Dihimbau jangan biarkan ketidaktahuan Anda itu sampai merenggut nyawa bayi Anda!

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan