Beda 180 Derajat! Begini Perbandingan Reaksi Anies Baswedan dan Tri Rismaharini Kala ‘Taman Kota’ Dirusak Warga

Posted on

Lahiya – Setiap kepada daerah memiliki cara kepemimpinan yang berbeda untuk mengembangkan daerahnya. Contohnya saja Anies Baswedan dan juga Tri Rismaharini. Anies Baswedan merupakan Gubernur DKI Jakarta, sementara Tri Rismaharini merupakan Wali Kota Surabaya.

Keduanya memiliki reaksi yang berbeda dalam menyingkapi berbagai permasalahan. Contohnya saja untuk masalah Taman Kota yang dirusak warga sekitar. Seperti yang diwartakan oleh Kompas.com, Anies Baswedan mengaku tak mempermasalahkan jika ada rumput yang berada di kawasan sekitar Monas rusak karena warga. Tepatnya rusak lantaran diinjak-injak warga yang merayakan tahun baru dalam kawasan tersebut.

Menurut Anies Baswedan, rumput itu bisa diperbaiki kembali dan tumbuhnya cepat.

Baca juga: Tak Pernah Terjadi Sebelumnya! Sandiaga Uno Pidato Sambil Dipijat

“Kita tanamin lagi, cepet (tumbuh) kok kalau rumput, tempatkan jangan sebagai garden (kebun), tapi sebagai park (taman). Kalau garden itu enggak boleh kena (injak), kalau park itu tempat bermain, tempat orang berkegiatan, itu namanya park.” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/1/2018), seperti yang diberitakan oleh Tribunnews.com

Dalam penjelasannya, Anies Baswedan menginginkan kawasan hijau bisa dimanfaatkan oleh warga untuk digunakan berkegiatan. Dan atas dasar itulah, dia tak mempermasalahkan rusaknya rumput lantaran bisa diperbaiki lagi dengan cepat.

Namun lain halnya dengan Wali Kota Surabaya yang terkenal tegas itu. Bisa dibilang berbeda 180 derajat dari Risma. Di tahun 2016 yang lalu, Taman Bungkul yang berada di Jalan Raya Darmo Surabaya pernah mengalami rusak parah dan banyak sampah berserakan. Rusaknya rumput itu lantaran ada acara bagi-bagi es krim Walls yang digelar sejak pukul 06:00WIB.

Baca juga: Soal Pelarangan Berceramah Ustaz Somad, Anggota DPR Ini Singgung Orde Baru dan PDIP

Acara itu digelar dalam rangka pemecahan rekor MURI. Sontak karena rusak dan sampah berserakan, hal tersebut membuat Tri Rismaharini sangat kesal dan marah-marah sampai videonya viral di berbagai lini masa media sosial. Risma yang tak terima, marah-maah terhadap panitia penyelanggara yang kala itu terlihat hanya bisa menunduk mendengar luapan emosi Risma.

“Astaghfirullah, rusak parah! Tahu enggak puluhan tahun kami bikin itu? Itu semua uang rakyat,” marah Risma.

Risma bahkan mengancam lantara acara tersebut tida berizin.

“Kalau event kan kita juga sering, tapi kan harus dikoordinasikan,” kata Risma kala itu. Dia itu minta izin ke DKP Taman Bungkul nggak diizinkan, terus dia buat acara sendiri kita nggak tahu.Kalau itu dikoordinasikan dengan baik saya rasa nggak akan ada kejadian kayak gini,” jelas Risma.

Baca juga: Video Malam Tahun Baru Al Ghazali Bareng Pacarnya Ini Gegerkan Netizen, Warganet: Fix Ini Sifat Bapaknya

Dan tanpa menunggu waktu lama, Risma selanjutnya menugaskan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya untuk membereskan semuanya. Dan pihak penyelenggara mengaku akan mengganti seluruh biaya kerusakan akibat dari kegiatan yang diselenggarakannya.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan