Bertenaga Nuklir Hingga Pakai Ponsel, Inilah 4 Teori Kapal Nabi Nuh yang Sempat Bikin Melongo

Posted on

Kisah mengenai nabi Nuh bisa dianggap sebagai sebuah cerita yang spesial. Pasalnya, hampir di tiga agama, Islam, Kristen dan Yahudi, kisah sang Nabi dan bahteranya selalu termuat dalam kitab suci masing-masing. Jadi bukan hal yang aneh kalau sampai sekarang banyak orang yang ingin membuktikan hal itu, dengan memburu sisa-sisa bahteranya.

Sudah banyak penemuan yang diungkapkan mengenai cerita bahtera Nuh ini. Mulai dari lokasi di mana berada, hingga teknologi maju yang ada di dalamnya. Beberapa dipercaya banyak orang, namun sebagian malah bikin geleng kepala. Lalu penelitian apa saja yang telah diungkap itu? Simak ulasan berikut.

Baca Juga
Alih-Alih Bikin Kamu Langsing, 7 Diet Ini Malah Bisa Membuat Nyawa Melayang
Hanya Lulusan SD, Kakek Muryani Ubah Sampah Plastik Menjadi BBM, Bikin Para Ilmuwan Melongo!

Nabi Nuh menggunakan ponsel saat naik bahtera

Mungkin sudah dijelaskan di berbagai kitab suci mengenai kisah nabi Nuh dan bencana banjir bandang luar biasa. Namun siapa sangka, beberapa waktu yang lalu salah satu ilmuwan Turki mengungkapkan sebuah hasil penelitian baru. Ya, pasalnya dia mengklaim bahwa saat berbicara pada anaknya, Nabi Nuh menggunakan ponsel sebagai media komunikasi.

Dr Yavuz Ornek [image source]

Dosen bernama Dr Yavuz Ornek mendepat kesimpulan itu berdasarkan penelitiannya dari beberapa kitab suci yang ada. Lantaran tidak mempercayai dengan adanya komunikasi batin, dirinya mengatakan kalau telepon genggamlah satu-satunya sarana agar dapat berhubungan dari jarak jauh antara Nabi Nuh dengan anaknya. Tentu dengan adanya hasil penelitiannya ini sempat membuat geger dunia.

Tidak hanya ponsel, bahtera Nuh dikatakan bertenaga nuklir

Tidak hanya telepon genggam teknologi modern yang ada di zaman nabi Nuh. Pasalnya Dr Yavuz Ornek juga mengungkapkan bahwa bahtera yang dibangun oleh Nuh menggunakan tenaga nuklir. Bukan hanya itu, bahkan bahan baku kapal pun menurutnya terbuat dari baja.

Binatang di dalam bahtera [image source]

Kesimpulan tersebut diperoleh lantaran dengan adanya bencana yang dikirim oleh Tuhan, banjir 40 hari 40 malam, tentu kapal kayu tidak akan kuat menahannya. Meskipun temuan ini diungkapkan oleh seorang pria berpendidikan tinggi, banyak orang yang menyangkalnya bahkan dari terutama para ilmuwan lainnya. Pasalnya, mereka menganggap bahwa apa yang diungkap oleh Dr Yavuz Ornek belum memiliki bukti yang jelas.

Bahtera Nuh ternyata dibuat dengan kayu Indonesia

Sebelum penemuan heboh milik Dr Yavuz Ornek, ternyata dulu juga ada penelitian yang tak kalah menarik. Tepatnya beberapa waktu yang lalu, beberapa ahli arkeologi dan antropologi China-Turki berhasil mengungkap bahan dasar dari bahtera Nuh yang ternyata memiliki bahan seratus persen mirip dengan kayu Jati jateng.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan