SHARE
cabang-cabang biologi

Cabang Biologi

Cabang-cabang biologi yaitu bebrapa pengetahuan yang diperkembang dari bagian biologi. Biologi sendiri yaitu pengetahuan yang pelajari mengenai seluk beluk makhluk hidup.

Pengertian Ilmu Biologi

Ilmu bologi adalah ilmu yang mempelajari segala hal yang berhubungan dengan makhluk hidup dan kehidupan. Yang dibahas dalam ilmu biologi tidak lain adalah yang masih berkaitan dengan makhluk hidup, seperti zat yang membentuk makhluk hidup, zat yang dibutuhkan makhluk hidup, serta berbagai hal mengenai hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,

Ilmu biologi dirintis oleh Aristoteles yang merupakan ilmuwan berkebangsaan Yunani yang kita sebut juga sebagai bapak perintis biologi.

Ilmu Biologi sangat berpengaruh dan berguna bagi kehidupan manusia. Biologi banyak digunakan untuk berbagai bidang kehidupan seperti pertanian, peternakan, perikanan, kedokteran, dan lain sebagainya.

Biologi merupakan ilmu yang sangat penting di bumi ini. Biologi adalah ilmu pengetahuan alam yang mempelajari tetang kehidupan di dunia dari segala aspek, baik itu tentang makhluk hidup, lingkungan, maupun interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Oleh karena itu, tidak jarang ditemukan berbagai hal luar biasa yang disebut keajaiban saat mempelajari ilmu ini. Pembelajaran dari ilmu biologi yang diterapkan di dunia saat ini merupakan hasil penilitian dari para ilmuan, dan hasil ini dapat dibuktikan serta tidak melenceng dari faktanya. Saat ini perkembangan biologi yang didukung oleh kemajuan teknologi telah melahirkan banyak cabang ilmu pengetahuan lainnya.

Karakteristik Ilmu biologi

Kata Biologi berasal dari bahasa yunani, yaitu bio yang berarti hidup dan logos yang berarti ilmu pengetahuan.Sehingga kita dapat mengartikan bahwa biologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari dan mengkaji tentang kehidupan.Objek kajian biologi berupa benda-benda yang dapat ditangkap oleh alat indra manusia dan oleh alat bantu (contohnya mikroskop).

Keterkaitan Biologi dengan Ilmu Lain

Seperti dalam penjelasan di atas, biologi bukanlah ilmu yang berdiri sendiri, karena biologi juga merupakan cabang dari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Layaknya manusia yang saling membantu agar tetap hidup, ilmu biologi dan ilmu lainnya dapat saling menolong agar menghasilkan pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan.

Bukti nyata dari hal ini adalah mikroskop yang menjadi jiwa dari biologi ditemukan berdasarkan prinsip fisika(cabang ilmu biologi lainnya).Nah, oleh karena itu kita tidak dapat menolak lagi bahwa biologi bukanlah ilmu yang dapat berdiri sendiri.

Cabang – Cabang Ilmu Biologi

Biologi memiliki cakupan ilmu yang sangat luas yang terus mengikuti perkembangan zaman. Mengingat terbatasnya kemampuan seseorang dalam mengatasi suatu bidang ilmu, maka untuk meudahkan pembelajarannya Biologi memiliki cabang ilmu yang spesifik dengan kajian objek yang spesifik pula.

Beberapa istilah cabang-cabang ilmu Biologi dengan pengertiannya dapat diamati pada tabel di berikut ini.

1. Aerobiologi ilmu yang pelajari partikel organik yang bisa diangkut oleh udara

2. Agroforestri ilmu yang pelajari bentuk pengelolaan sumber daya yangmemadukan kegiatan
pengelolaan rimba atau pohon kayu-kayuan dengan penanaman komoditas atau tanaman periode pendek

3. Agronomi, ilmu yang pelajari mengenai tanaman budidaya

4. Algologi, ilmu yang pelajari mengenai alga

5. Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang pelajari mengenai bebrapa sisi badan

6. Anatomi Perbandingan, ilmu tentang kesamaan serta ketidaksamaan anatomi dari makhluk hidup.

7. Andrologi, ilmu yang pelajari mengenai jenis hormon serta kelainan reproduksi pria

8. Anestesiologi, disiplin ilmu yang pelajari pemakaian anestesi.

9. Angiologi, ilmu yang pelajari penyakit system peredaran darah serta system limfatik

10. Antropologi biologi, ilmu yang pelajari riset biologis serta budaya mengenai keanekaragaman manusia, evolusi manusia, serta pembandingan anatomi, tingkah laku, sejarah, serta ekologi primat di masa-masa lampau serta kini

11. Apiologi, ilmu yang pelajari mengenai lebah termasuk juga ternak lebah

12. Arachnologi, ilmu yang pelajari mengenai laba-laba.

13. Artrologi, ilmu yang pelajari mengenai sendi (penyakit sendi)

14. Artropodologi, ilmu yang pelajari mengenai hewan artropoda

15. Astrobiologi, studi yang pelajari evolusi, distribusi, serta masa-masa depan kehidupan di alam semesta

16. Bakteriologi, ilmu yang pelajari mengenai bakteri

17. Batrakologi, ilmu yang pelajari mengenai amphibian

18. Biofarmaka, ilmu yang pelajari budidaya tanaman obat

19. Bioinformatika, ilmu yang pelajari aplikasi tehnik komputasional untuk mengelola serta mengkaji informasi biologis

20. Biologi Air Tawar, ilmu yang pelajari kehidupan serta ekosistem habitat air tawar

21. Biologi Evolusioner, ilmu yang pelajari asal-usul spesies yang mempunyai nenek moyang sama, serta penurunan spesies, dan perubahan, bertambahnya, serta diversifikasinya searah dengan saat.

22. Biologi Integratif, ilmu yang pelajari organisme secara keseluruhnya lewat konsentrasi antarmuka pada biologi serta fisika, kimia, tehnik, pencitraan, serta informatika

23. Biologi Kelautan, ilmu yang pelajari kehidupan di laut (makhluk hidup bersama interaksinya dengan lingkungan)

24. Biologi Konservasi, studi mengenai pelestarian, perlindungan, serta restorasi lingkungan alam, ekosistem alami, vegetasi, serta satwa liar

25. Biologi Kuantum, ilmu yang pelajari aplikasi dari mekanika kuantum pada objek biologi serta permasalahannya

26. Biologi Lingkungan, ilmu yang pelajari lingkungan bersama persoalan serta pemecahannya, dengan mengintegrasikan akademik ilmu fisik serta biologi

27. Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul

28. Biologi Pembangunan, ilmu yang pelajari lingkungan hidup dalam ruang

29. Biologi Perubahan, ilmu yang pelajari mengenai proses perkembangan serta perubahan organism

30. Biologi Populasi, ilmu yang pelajari mengenai populasi organisme, terlebih penyusunan jumlah populasi, ciri sejarah kehidupan populasi, serta kepunahannya

31. Biologi Psikologi, ilmu yang pelajari dampak timbal balik pada bagian psikologis serta biologis pada satu sama lain

32. Biologi Reproduksi, cabang biologi yang memahami mengenai perkembangbiakan

33. Biologi Sintesis, ilmu yang memadukan ilmu dan ilmu serta tehnologi untuk pelajari desain serta konstruksi manfaat biologis baru dan system yang tidak diketemukan di alam

34. Biokimia, kajian biologi yang pelajari kimia makhluk hidup

35. Biofisika. cabang ilmu biologi yang membahas aplikasi bermacam piranti serta hukum fisika untuk menerangkan bermacam fenomena hayati atau biologi

36. Biogeografi, cabang dari biologi yang pelajari mengenai keaneka ragaman hayati bersumber pada ruangan serta waktu

37. Biomatematika, ilmu yang pelajari riset kuantitatif dari proses biologis, dengan penekanan pada pemodelan

38. Biomekanika, ilmu yang pelajari aplikasi prinsip mekanik untuk system biologis

39. Bionik, ilmu yang pelajari aplikasi cara biologis serta system yang diketemukan di alam untuk riset serta desain system rekayasa serta tehnologi modern

40. Biostatistika, (paduan dari kata biologi dengan statistika ; terkadang dirujuk sebagai biometri atau biometrika) yaitu aplikasi ilmu statistika kedalam ilmu biologi

41. Bioteknologi, cabang ilmu yang pelajari pemakaian makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan sebagainya) ataupun product dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk membuahkan barang serta jasa

42. Botani, ilmu yang pelajari mengenai tumbuhan

43. Bryologi, ilmu yang pelajari mengenai bryophyte

44. Cetologi, ilmu dan ilmu yang pelajari cetacean

45. Conchologi, ilmu dan ilmu yang pelajari kulit moluska

46. Dendrokronologi, ilmu yang pelajari analisa cincin lingkaran tahunan pada batang berkambium

47. Dendrologi, ilmu yang pelajari mengenai pohon ataupun tumbuhan berkayu yang lain, seperti liana serta semak

48. Dermatologi, ilmu yang pelajari kulit serta penyakitnya

49. Ekofisiologi, ilmu yang pelajari penyesuaian fisik sebuah organisme pada keadaan lingkungannya

50. Ekologi, ilmu yang pelajari mengenai hubungan timbal balik pada makhluk hidup serta lingkungannya

51. Ekologi molekuler, ilmu yang pelajari ekologi pada tingkat molekul

52. Embriologi, ilmu yang pelajari mengenai perubahan embrio

53. Endokrinologi, ilmu yang pelajari mengenai hormone

54. Entomologi, ilmu yang pelajari mengenai serangga

55. Epidemiologi, ilmu yang pelajari mengenai penularan penyakit

56. Epigenetik, ilmu yang pelajari perubahan dalam ekspresi gen yang dikarenakan oleh mekanisme tidak hanya perubahan dalam urutan DNA yang mendasarinya

57. Epizoologi, ilmu tentang penyakit menular yang menjangkiti hewan, umumnya hewan ternak

58. Etnobiologi, ilmu yang pelajari hubungan yang dinamis pada manusia, biota, serta lingkungan dari zaman dulu sampai sekaranz

59. Etnobotani, ilmu yang pelajari hubungan manusia serta tumbuhan

60. Etnozoologi, ilmu yang pelajari hubungan manusia serta hewan

61. Etologi, cabang ilmu zoologi yang pelajari tingkah laku atau perilaku hewan, mekanisme dan beberapa aspek penyebabnya

62. Eugenetika, ilmu yang pelajari mengenai pewarisan sifat

63. Evolusi, ilmu yang pelajari perubahan makhluk hidup dalam periode panjang

64. Enzimologi, ilmu yang pelajari mengenai enzim

65. Farmakologi, ilmu yang pelajari obat-obatan, hubungan serta dampaknya pada tubuh manusia

66. Fenologi, ilmu yang pelajari dampak iklim atau lingkungan kurang lebih pada tampilan sebuah organisme atau populasi

67. Fikologi, ilmu yang pelajari mengenai alga.

68. Filogeni, kajian tentang hubungan diantara bebrapa grup organisme yang dihubungkan dengan proses evolusi yang dikira mendasarinya

69. Fisiologi, ilmu yang pelajari mengenai faal/manfaat kerja badan

70. Fisioterapi, ilmu yang pelajari mengenai penyembuhan terhadappenderita yang alami kelumpuhan atau masalah otot

71. Fitopatologi, cabang ilmu dan ilmu yang pelajari penyakit tumbuhan akibat serangan patogen maupun masalah ketersediaan hara

72. Florikultura, ilmu hortikultura yang pelajari segalanya mengenai tanaman hias

73. Gastrologi, ilmu yang pelajari mengenai salurang pencernaan, terlebih lambung serta usus

74. Genetika, ilmu yang pelajari mengenai pewarisan sifat

75. Genetika Ekologi, ilmu yang pelajari genetika dalam ciri ekologi

76. Genetika Evolusioner, ilmu yang pelajari evolusi dari pewarisan karakter mahkluk hidup

77. Genetika Kuantitatif, Cabang genetika yang mengulas pewarisan beberapa karakter terarah (kuantitatif atau metrik)

78. Geobiologi, ilmu yang memadukan geologi serta biologi untuk pelajari hubungan organisme dengan lingkungan mereka

79. Geriatri, ilmu yang pelajari penyakit dari golongan berumur lanjut

80. Gerontologi, ilmu yang pelajari lewat beragam segi pada proses penuaan yakni lewat pendekatan biologis, psikologis, sosial, ekonomi, kesehatan serta lingkungan

81. Genetika, ilmu yang mengulas transmisi bahan genetik pada ranah populasi

82. Genetika kuantitatif, cabang genetika yang mengulas pewarisan beberapa karakter terarah (kuantitatif atau metrik), yang tidak dapat diterangkan secara langsung lewat hukum pewarisan Mendel

83. Genetika molekuler, cabang genetika yang membahas bahan genetik serta ekspresi genetik di tingkat subselular (didalam sel)

84. Genetika populasi, ilmu yang pelajari transmisi bahan genetik pada ranah populasi

85. Ginekologi, ilmu yang spesial pelajari penyakit-penyakit system reproduksi wanita (rahim, vagina serta ovarium)

86. Genomika, ilmu yang pelajari mengenai bahan genetik dari sebuah organisme atau virus

87. Helminthologi, ilmu yang pelajari mengenai cacing

88. Hematologi, ilmu yang pelajari darah, organ pembentuk darah serta penyakitnya

89. Herbakronologi, ilmu yang pelajari analisa cincin perkembangan tahunan (atau cincin simpel tahunan) dalam xylem akar sekunder tanaman herbaceous

90. Herpetologi, ilmu yang pelajari reptilia serta ampibia (ular serta kadal)

91. Histologi, ilmu yang pelajari mengenai jaringan

92. Histopatologi, cabang biologi yang pelajari keadaan serta manfaat jaringan dalam hubungan dengan penyakit

93. Higiene, ilmu yang pelajari mengenai kesehatan makhluk hidup

94. Hortikultura, ilmu pertanian yang pelajari budidaya tanaman dari proses menanam hingga pasca panen yang mencakup tanaman sayur, buah-buahan, serta tanaman hias

95. Hortikultura Lanskap, ilmu hortikultura yang spesial mengulas mengenai pemakaian tanaman hortikultura, terlebih tanaman hias dalam pengaturan lingkunganIkhtiologi, ilmu yang pelajari mengenai ikan

96. ilmu gulma, ilmu yang pelajari gulma, perilakunya, serta ingindaliannya

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,
insurance
Loading...