Candaan Deddy Mizwar Soal Prabowo Ini Bikin Gerindra Batal Beri Dukungan di Pilgub Jabar

Posted on

Lahiya – Kelakar calon gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar tentang Prabowo Subianto ternyata menjadi salah satu alasan Partai Gerindra ogah mendukung mantan pesinetron itu di Pilgub Jabar.

Seperti diwartakan tempo.co, Deddy pada sebuah pertemuan di bulan Agustus 2017 dikabarkan pernah melempar candaan agar Prabowo mau menjadi wakil presiden di Pilpres 2019 mendatang.

Ternyata guyonan tersebut cukup membuat kurang nyaman kader Partai Gerindra. Mengingat rivalitas Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo sudah cukup besar semenjak Pilpres 2014 yang lalu. Bahkan nuansa rivalitas keduanya masih terasa hingga saat ini.

Kader mati-matian bertarung agar Pak Prabowo menjadi RI-1, bukan RI-2,” kata anggota Dewan Pertimbangan Gerindra, Habiburokhman, mengenang pertemuan itu, Rabu (10/1/2018).

Baca Juga: Deddy Mizwar: Dosa Apa yang Saya Lakukan Pada PKS?

Ironisnya, celetukan Deddy tersebut ketika dirinya sedang berusaha meminta dukungan kepada Partai Gerindra di Pilgub Jabar 2018. Ketika itu, Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah hampir berkoalisi untuk mengusung Deddy. Bahkan sudah banyak poster yang disebar yang berisi foto Deddy yang bakal berpasangan dengan Ahmad Syaikhu, kader PKS.

Akan tetapi usaha Deddy mendapatkan dukungan Gerindra pun kandas. Deddy pada akhirnya dapat tiket menjadi calon gubernur Jabar dari Partai Demokrat dan Partai Golkar. Ia berpasangan dengan Dedi Mulyadi yang merupakan kader Golkar.

Gerindra sempat kesulitan untuk mendapatkan calon seletah meninggalkan Deddy. Pertarungan di Jabar bagi Gerindra merupakah sesuatu yang istimewa. Pasalnya, Jawa Barat adalah kunci kekuasaan karena jumlah pemilihnya terbesar, 33 juta orang. Di provinsi ini, Prabowo juga menang telak atas Jokowi. Jumlahnya signifikan, selisih 5 juta suara.

Baca Juga: Deddy Mizwar Tak Mau Dukung Jokowi di Pilpres 2019, Kenapa?

“Jawa Barat adalah kunci, dibanding Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujar Habiburokhman.

Usaha Gerindra untuk bisa mengusung Ridwan Kamil pun kandas. Wali Kota Bandung tersebut tak bisa diusung lantaran menolak untuk menjadi kader Gerindra.

Hingga akhirnya, Partai Gerindra secara resmi mengajukan Mayjen Purnawirawan Sudrajat sebagai calon gubernur dan Ahmad Syaikhu sebagai calon wakil gubernur yang akan diusungnya pada Pilkada Jawa Barat 2018.

“Lewat konsultasi yang cukup padat, minta masukan ke semua pihak termasuk ulama, akhirnya dengan mantab kami putuskan akan mengajukan Saudara Mayjen TNI Purnawirawan Sudrajat sebagai calon gubernur Jawa Barat yang akan datang,” ujar Prabowo di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/12/2017), dikutip dari kompas.com.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan