Cerita Aneh bin Ajaib Saat Tsunami Aceh yang Masih Jadi Misteri dan Belum Terjawab Hingga Kini

Posted on

Tsunami yang menggulung tanah rencong Aceh telah tercatat menjadi bencana paling memilukan bagi sejarah perjalanan Bangsa Indonesia di abad modern. Tak terhitung jumlah Korban jiwa telah melayang sia-sia. Bahkan hingga hari ini, kejadian tersebut seakan masih menghantui sebagian besar masyarakat Aceh, terutama bagi mereka yang bermukim di tepian Pantai.

13 Tahun telah berlalu sejak terjadinya Tsunami, masyarakat Aceh kembali mengenang bencana besar yang juga melanda sebagian Negara tersebut. Di balik dahsatnya Tsunami tersebut, terselip beberapa kejadian aneh dan mungkin berada di luar jangkauan akal manusia yang terjadi. Seperti seorang wanita yang diselamatkan oleh ular hingga sosok misterius yang memakai surban putih saat kejadian tersebut. Lalu seperti apa cerita selengkapnya? Simak ulasan berikut.

1. Dikira Batang Pohon Pisang, Wanita ini Diselamatkan Ular Besar Saat Tsunami Datang

Datangnya gelombang air pasang setelah gempa yang terjadi di Aceh barangkali menjadi momen yang mengerikan pada saat itu. Salah satunya yang dialami oleh Umi Kalsum atau Mak Sum, salah seorang yang selamat. Pada saat kejadian tersebut, dirinya sedang menanam bunga di pekarangan rumahnya, di daerah Aceh Besar.

Sempat dikira batang pohon pisang, ternyata ular [image source]

Sesaat setelah gempa, tiba-tiba gelombang air laut naik dan menghempaskan tubuhnya. Saat dirinya tengah kehilangan kesadaran karena terombang-ambing arus, seekor ular datang membelit tubuhnya serta membawanya ke sebuah jembatan yang cukup jauh dari lokasi rumahnya. Setelah tersadar, ular misterius yang sempat dikira sebuah batang pisang itupun melepaskan lilitannya pada tubuh Umi Kalsum dan menghilang tak lama kemudian.

2. Terombang-ambing Arus Air, Kubah Masjid Berbobot 80 ton Selamatkan Banyak Orang

Salah satu fenomena aneh pasca terjadinya Tsunami adalah Kubah Masjid seberat 80 ton berpindah tempat karena terseret gelombang Tsunami. Saat kejadian, Kubah ini merupakan milik sebuah masjid jamik di desa Lamteungoh, Peukan Bada, Aceh Besar yang bangunannya sendiri telah hancur diterjang gelombang pasang.

Kubah masjid misterius yang selamatkan banyak nyawa [image source]

Setelah kejadian, beredar sebuah cerita mistis yang menghiasi kubah masjid tersebut. Konon, berpindahnya kubah masjid karena diangkat oleh seorang ulama besar Aceh yang berjubah dan bersurban putih bernama Hamzah Fansuri bersama ketiga orang muridnya. Di balik cerita mistis tersebut, Kubah masjd tersebut berjasa besar karena menolong banyak orang yang hampir tenggelam dengan menaiki dan berpegangan pada struktur bangunan kubah yang mempunyai rongga.

3. Misteri Jam yang Berhenti Berdetak Saat Tsunami Menggulung Tanah Rencong

Keajaiban lainnya saat peristiwa Tsunami ini adalah sebuah jam yang berhenti berdetak, sesaat setelah terjadinya gempa. Yang aneh, jam tersebut terlihat menunjukan tanggal 26 dan panel hari menunjukan SUN atau Minggu. Sementara itu, jarum jam menunjukan 8 pagi lebih 58 menit waktu setempat dengan jarum pendek hampir menunjukan pukul 9 dan jarum panjang pada angka 11.

jam yang menunjukan waktu terjadinya Tsunami [image source]

Jika dilihat dengan seksama, jam tersebut tersebut menunjukan waktu saat terjadinya gelombang air pasang yang menerjang di wilayah tersebut. Sempat dianggap barang biasa, jam unik tersebut pernah dibawa pulang oleh seorang warganegara Amerika Serikat yang bernama Charlie Moet ke Negaranya. Karena nilai historisnya, akhirnya jam tersebut dibawa kembali ke Indonesia dan kini diletakkan di Museum Tsunami sebagai salah satu benda bersejarah pasca bencana Tsunami.

4. Masjid Baitturahman, Saksi Bisu yang Tetap Berdiri Kokoh Saat Dihempas Gelombang

Salah satu kebesaran Tuhan yang masih diselimuti oleh misteri adalah Masjid Baitturahman yang masih berdiri kokoh. Masjid mempunyai radius sekitar 300 kilometer dari pusat gempa yang terjadi di laut ini, secara logika manusia, seharusnya menjadi bangunan yang ikut hancur saat Tsunami datang, mengingat kondisi bangunan di sekitarnya yang hancur tanpa sisa.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan