Ciri-Ciri Struktur Tubuh dan Tambahan Eubacteria

Posted on

Ciri-Ciri Struktur Tubuh dan Tambahan Eubacteria

Bakteri mempunyai tiga komponen pada tubuhnya, yaitu dinding sel, membran plasma, dan sitoplasma. Dinding sel bakteri mengandung material yang disebut peptidoglikan. Dalam materi kali ini saya akan membahas tentang Ciri-Ciri Struktur Tubuh dan Tambahan Eubacteria untuk lebih jelasnya silahkan baca disini.

Ciri-Ciri Struktur Tubuh dan Tambahan Eubacteria

Eubacteria berasal dari kata eu yang berarti sejati dan becteria yang berarti bakteri. Jadi eubacteria disebut sebagai bakteri sejati yang sehari-hari kita kenal sebagai bakteri. Bakteri berasal dari bahsa Yunani yaitu bakterion yang berarti batang kecil.

Ciri-Ciri Struktur Tubuh dan Tambahan Eubacteria

Bakteri pertama kali ditemukan pada tahun 1674 oleh Antony Van Leeuwenhoek menggunakan mikroskop buatannya sendiri.

Ciri-Ciri Struktur Tubuh dan Tambahan Eubacteria

1. Ciri-Ciri Bakteri

bakteri memppunyai ciri-ciri sebagai berikut.

Ciri-Ciri Struktur Tubuh dan Tambahan Eubacteria

Habitat tersebar luas di tanah, air, udara, dan pada tubuh organisme lain.

Ciri-Ciri Struktur Tubuh dan Tambahan Eubacteria

Bersifat uniseluler dan hidup secara sendiri-sendiri (soliter) maupun berkelompok (koloni).

Ciri-Ciri Struktur Tubuh dan Tambahan Eubacteria

Umumnya bersifat heterotrof karena tidak berklorofil, namun ada juga yang bersifat fotoautotrof dan kemoautotrof.

Ciri-Ciri Struktur Tubuh dan Tambahan Eubacteria

Termasuk organisme prokariotik, artinya tidak mempunyai membran inti.

Ciri-Ciri Struktur Tubuh dan Tambahan Eubacteria

Sel tubuhnya dapat menyekresikan lendir ke permukaan dinding sel nya.

Ciri-Ciri Struktur Tubuh dan Tambahan Eubacteria

Pada kondisi yang tidak menguntungkan, bakteri membentuk endospora dan membentuk kapsul (bakteri yang berkapsul lebih sering bersifat patogen).

Ciri-Ciri Struktur Tubuh dan Tambahan Eubacteria

2. Struktur Tubuh Bakteri

Struktur dasar adalah struktur yang dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri. Struktur ini meliputi sebagai berikut.

Dinding sel, berfungsi sebagai pelindung dan memberi bentuk bakteri.

Membran plasma, berfungsi dalam mengatur pertukaran at antara sel dan lingkungannya. Membran plasma tersusun dari lapisan fosfolipid dan protein.

Sitoplasma, tersusun dari 80% air, protein, asam nukleat, lemak, karbohidrat, ion anorganik dan kromatofora.

Ribosom, tersusun dari RNA dan protein. Ribosom berfungsi dalam sintesis protein.

DNA, merupakan materi pembawa informasi genetik. DNA bakteri berfungsi dalam mengatur proses-proses yang terjadi di dalam sel bakteri.

Granula penyimpanan, berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan yang dibutuhkannya.

3. Struktur Tambahan

Struktur tambahan adalah struktur yang hanya dimiliki oleh jenis bakteri tertentu. Struktur tambahan bakteri meliputi sebagai berikut.

Kapsul, tersusun dari polisakarida dan air. Kapsul berfungsi untuk membantu bakteri melekat pada permukaan atau dengan bakteri lainnya.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan