Contoh Cara Membuat Makalah Bahasa Indonesia Baik dan Benar

Untuk Anda yang masihlah duduk di bangku sekolah atau perguruan tinggi kerapkali bakal memperoleh pekerjaan yang disediakan berbentuk makalah. Sedang sangat banyak susunan atau kerangka yang mengedar di masyarakat saat ini masihlah salah atau tepatnya masihlah belum sempurna.

Ada satu susunan standar dengan elemen-elemen suatu makalah yang perlu ditaati. Sedang waktu kita masihlah duduk di bangku SD/SMP susunan elemen ini masih ditolerir oleh beberapa Guru, tetapi tidak untuk beberapa Dosen di Perguruan Tinggi. Waktu Anda di bangku perkuliahan, Anda bakal dituntut membuat satu makalah atau karya ilmiah dengan susunan yang sempurna. B

aik dari urutan kerangka kajian, tata bahasa, format halaman, format gambar, format tabel serta ada banyak lagi ketentuan baku yang membuat makalah jadi satu hasil karya ilmiah yang baik serta benar.

Pertanyaannya yaitu ” Bagaimana membuat makalah yang baik serta benar? “. Kami membuat artikel ini untuk mempermudah Anda mengerti langkah membuat satu makalah yang baik serta sesuai dengan penyusunan Badan Standardisasi Nasional (BSN) Indonesia.


Pengertian Makalah


contoh makalah

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, makalah disimpulkan dalam dua hal. Yang pertama yaitu tulisan resmi mengenai satu pokok yang ditujukan untuk dibacakan di depan umum di suatu persidangan serta yang kerap disusun untuk diterbitkan. Yang kedua didefinisikan sebagai karya tulis pelajar atau mahasiswa sebagai laporan hasil proses pekerjaan sekolah atau perguruan tinggi.

Bila kita mau melihat lebih dalam makna makalah berdasar sebagian pakar maka akan ada makin banyak pengertian. W. J. S Poerwadarminta pada tahun 1994 mengartikan makalah sebagai uraian tercatat yang mengulas satu permasalahan spesifik yang dikemukakan untuk memperoleh kajian selanjutnya. Tanjung serta Ardial juga mengartikan makalah yaitu karya tulis yang berisi pemikiran mengenai satu permasalahan atau tema spesifik yang ditulis dengan cara systematis serta diikuti riset yang logis serta objektif.

Sedang Badan Standarisasi Nasional (BSN) menulis kalau satu karya tulis dimaksud makalah bila memenuhi beberapa ketentuan berikut ; makalah adalah pemikiran sendiri, belum pernah dipublikasikan, mengandung unsur kekinian serta berbentuk ilmiah.

Ketidaksamaan Makalah, Paper serta Jurnal Ilmiah

Karakteristik suatu Makalah

  1. Makalah mengulas atau meneliti satu kajian literatur yang telah ada atau dari laporan proses aktivitas lapangan.
  2. Makalah biasanya di buat untuk dipresentasikan disuatu seminar, sidang, atau diskusi.
  3. Bagian pokok yang perlu ada pada makalah yaitu Pendahuluan, Isi, serta Rangkuman.

Karakteristik sebuah Paper

Paper berbentuk karya tulis ilmiah yang umum dipakai untuk mendokumentasikan satu riset yang baru. Tetapi tak menutup susunan paper juga dipakai untuk review riset yang telah ada. Terbagi dalam tiga bagian pokok yakni Topik, Data, serta Argumen.

Karakteristik sebuah Jurnal Ilmiah

  1. Jurnal Ilmiah berbentuk media himpunan karya ilmiah yang diterbitkan setiap kurun waktu tertentu.
  2. Saat sebelum di publikasikan, Jurnal Ilmiah mesti melalui sistem peer-review untuk menyeleksi serta memastikan apakah satu paper atau makalah yang di submit ke jurnal itu layak diterbitkan atau tidak. Sistem peer-review dikerjakan oleh satu atau lebih dari satu pemeriksa yang juga adalah pakar atau akademisi di sektor yang dikaji.

Kategori Makalah

Berdasar pada type kajian yang dibicarakan, Fauzy Ahmad mengkategorikan makalah jadi 3 type yaitu

loading...
  1. Makalah Deduktif yakni makalah yang didasarkan pada kajian teoritis yang relevan dengan persoalan yang dibahas
  2. Makalah Induktif yaitu makalah yang ditulis berdasar pada data empiris yang berbentuk objektif berdasar pada apa yang didapat dari lapangan namun masih tetap relevan dengan pembahasan
  3. Makalah Campuran yakni makalah yang disusun atau ditulis berdasar pada kajian toritis serta data empiris. berarti makalah campuran ini yaitu penggabungan pada makalah deduktif serta makalah induktif.

Pada makalah campuran bisa dibagi lagi jadi 6 type :

  1. Makalah Ilmiah – makalah ini umumnya mengulas persoalan yang ditulis dari hasil studi ilmiah serta type makalah ini tak berdasar pada pendapat atau opini dari penulis yang berbentuk subyektif
  2. Makalah Kerja – umumnya makalah ini didapat dari hasil satu riset serta sangat mungkin seseorang penulis makalah itu berargumentasi dari persoalan yang dibicarakan yang diperoleh dari satu sistem riset serta itu berarti opini yang berbentuk subyektif dari penulis lebih sangat mungkin pada makalah type ini
  3. Makalah Kajian – isi dari makalah ini umumnya sebagai fasilitas pemecahan satu permasalahan yang berbentuk kontroversial
  4. Makalah Posisi – istilah ini dipakai untuk karya tulis yang disusun atas keinginan satu pihak yang manfaatnya sebagai alternatif pemecahan permasalahan yang kontroversial. Prosedur kajian serta penulisannya dikerjakan dengan cara ilmiah
  5. Makalah Analisa – karakter dari makalah ini yaitu obyektif-empiris
  6. Makalah Respon – umumnya makalah ini kerap jadikan sebagai pekerjaan mata kuliah untuk mahasiswa yang berisi adalah reaksi pada satu bacaan

Baca juga: Contoh Notulen Rapat


Panduan Pembuatan Makalah


cara membuat makalah baik dan benar

IMAGE: (REN/UCEO)

Penentuan Topik

Topik yaitu tema pembuatan makalah. Topik dapatlah didapat dari uraian latar belakang permasalahan. Latar belakang yaitu sebab kenapa satu riset dikerjakan atau argumen makalah ditulis. Sedang tema akan nampak karena terdapatnya sebab pada latar belakang. Penentuan topik mesti menarik dan meliputi beragam kajian pengetahuan yang memasyarakat. Hal semacam ini dikerjakan dengan maksud supaya pembaca bisa mengambil faedah dari makalah itu sesuai dengan pengetahuan yang diperlukan. Topik yang umumnya dipakai dalam penulisan makalah diantaranya bergelut pada bagian akademis atau mata pelajaran dibangku sekolah seperti Sejarah, Agama, TIK, Kesehatan, Biologi, Geografi, Ekonomi, PKN, Fisika, serta Kewirausahaan.

Sebagai penambahan pertimbangan, Kusmarwanti, M. Pd merekomendasikan ada 4 hal yang perlu Anda sesuaikan dalam memastikan satu tema makalah.

  1. Kekuatan Anda dalam kuasai teori/kajian masalah
  2. Ketersedian bahan pendukung, rujukan serta literatur lain yang bisa Anda akses
  3. Kesan menarik serta unik dari tema Anda.
  4. Seberapa besar faedah dari makalah yang Anda terbitkan secara umum
  5. Penentuan Bahasa

Pemilihan Bahasa

Dalam penulisan satu makalah, butuh di perhatikan juga tentang penulisan dan bahasa yang dipakai. Makalah umumnya memakai bahasa baku atau sama sesuai ejaan yang disempurnakan.

Ketetapan penulisan makalah untuk cakupan internasional, mesti memakai Bahasa Inggris supaya bisa di terima juga dengan cara internasional. Tidak sama dengan penulisan untuk kelompok dalam negeri (Indonesia) mesti memakai Bahasa Indonesia yang baik serta benar sesuai dengan EYD yang berlaku sekarang ini. Butuh Anda kenali juga kalau EYD umumnya disempurnakan tiap-tiap satu tahun lebih.

Penentuan bahasa dan penulisan makalah yang baik serta benar bakal turut memastikan bobot kwalitas dari makalah yang Anda tulis. Jadi hal semacam ini juga penting untuk di perhatikan. Penentuan kata juga di rasa perlu supaya pembaca dapat mengerti dengan baik maksud yang mau Anda berikan dalam makalah. Hal semacam ini bakal menghindari dari peluang adanya salah tafsir atau minim pemahaman pada esensi makalah Anda.

Penentuan kata mesti dengan bahasa baku atau ilmiah dan pas tujuan, tak bertele-tele namun masih tetap informatif. Akan tambah baik jika tiap-tiap penjelasan yang Anda tulis dibarengi dengan contoh yang konkret hingga mempermudah pembaca untuk mendalaminya.Anda tulis disertai dengan contoh yang konkret sehingga memudahkan pembaca untuk memahaminya.


Susunan Kerangka Makalah


cara menulis makalah

IMAGE: (REN/UCEO)

Cover

Cover/Sampul makalah berisi judul makalah dan nama penulis, logo instansi/institusi, tempat serta tahun terbit. Nama penulis ditulis dengan terang, nama asli serta nama lengkap tanpa ada disingkat dan tanpa menyebutkan gelar. Alamat penulis berisi nama lembaga atau instansi tempat penulis bekerja atau meniti tahap studi (kampus). Th. terbit yaitu th. ketika makalah sudah usai riset serta penulisannya lalu diterbitkan untuk umum.

Judul pada halaman cover atau sampul memakai huruf kapital yang dibuat tebal dengan memakai type huruf Times New Roman dengan besar font sebesar 14, ditulis dengan penyusunan layout center (rata tengah). Untuk penulisan nama penulis serta tak dibutuhkan huruf kapital untuk semua kata, cukup huruf kapital dimuka kata. Tetapi untuk penulisan info nama lembaga atau tahap pendidikan memakai huruf kapital dengan dibuat tebal.

Judul yang ditampilkan mesti judul yang pasti, informatif, singkat tetapi menerangkan isi dari riset dalam makalah itu. Anda tak disarankan menuliskan judul makalah umpamanya “Laporan Riset Kajian Sosial di Masyarakat”, Anda mesti menerangkan lebih khusus pada judul Anda itu, yakni umpamanya “Pengaruh Budaya Patrilineal dalam kehidupan masyarakat Jawa” judul itu bakal memberitahukan pada pembaca, garis besar dari isi atau bahasan makalah Anda.

Abstrak

Abstrak ditulis dalam dua bahasa atau dua versi, yakni Bahasa Indonesia serta Bahasa Inggris. Untuk penulisan dalam Bahasa Indonesia Anda tak diijinkan menulis lebih dari 250 kata, sedang dalam Bahasa Inggris Anda tak diijinkan menulis lebih dari 200 kata. Abstrak bisa diisi ringkasan atau bahasan pokok dari makalah, maksud riset, cara riset, hipotesa, dan sedikit ikhtisar hasil yang didapat berdasar pada riset yang dikerjakan.

Bila Anda mau menerbitkan makalah Anda pada taraf internasional, maka Anda mesti menempatkan abstract pada halaman paling utama atau halaman awal sebelum abstrak dalam Indonesia. Demikian halnya bila mau menerbitkan makalah dengan tujuan utama taraf nasional, maka Anda mesti menulis abstrak dalam Bhs Indonesia pada halaman awal, baru selanjutnya abstract dalam Bhs Inggris pada halaman selanjutnya. Penulisan abstrak sesuaikan maksud serta tujuan Anda buat makalah Anda itu.

Kata kunci memakai Bhs Indonesia serta Bhs Inggris, yakni sesuaikan bhs yang dipakai pada abstrak. Bila abstrak dalam Bhs Indonesia, jadi keyword mesti dalam Bhs Indonesia. Demikian sebaliknya bila abstract memakai penulisan dalam Bhs Inggris, jadi keyword mesti dalam Bhs Inggris (kata kunci (keyword)). Keyword terdiri tak lebih dari 3 hingga 5 kata. Keyword diletakkan dibawah penulisan abstrak. Pada dasarnya, penulisan abstrak mesti sesuai dengan topik serta maksud penulisan makalah tersebut. Sedang keyword merangkum apa yang tercatat didalam abstrak dan makalah riset Anda.

Daftar Isi

Daftar isi berisi info halaman dari isi makalah. Tiap-tiap bab serta sub-bab dalam makalah diberikan info halaman supaya mempermudah pembaca temukan bahan yang bakal di baca. Daftar isi juga berisi daftar gambar serta daftar tabel (bila ada).

Contoh penulisan daftar isi :

Cover …………………………………………………………………………….……….. i

Abstrak ……………………………………………………………………………………… ii

Abstract ……..…………………………………………………………………….………… iii

Daftar Isi ……………………………………………………………………………………. iv

Kata Pengantar ……………………………………………………………………………. 1

I Pendahuluan ………………………………………………………..………….…..……. 2

I.I Latar Belakang ………………………………………………………..…………3

I.II Rumusan Masalah …………………………………………..…………………4

I.III Tujuan Pembahasan ………………………………………………………… 5

Isi ………………………………………………………………………………….……… 7
II.I Pengenalan Kelurahan Randusari, Semarang Selatan ……………….. 7

Kebudayaan ……………………………………………………………..….. 8

Jumlah penduduk dan statistik ………………………….…..………… 9

Kebudayaan patrilineal pada masyarakat Kelurahan Randusari ………………………………………………………………………..………. 10

II.II Patrilineal dan Teori Kelas ………………………………….…………… 22

Kebudayaan Patrilineal …………………………………………….…… 25

Marxisme di budaya masyarakat Kelurahan Randusari ………… 29

II.III Analisis ………….…………………………………………………….……… 35

III. Kesimpulan ………………………………………………………………….…….… 42

Saran ……………………………………………………………………………………… 45

Penutup ……………………………………………………………………..…………… 46

Daftar Pustaka ……………………………………………………………..…………… 48

Daftar Gambar …………………………………………………………………………… 51

Daftar Tabel ……………………………………………………………………………….53

Lampiran …………………………………………………………………..…………….. 54

Kata Pengantar

Kata pengantar meliputi isi dari keseluruhnya esensi makalah, yakni mengulas isi makalah secara detail tetapi umum. Hal semacam ini butuh dikerjakan supaya pembaca memiliki pandangan umum arah dari riset dalam makalah Anda itu.

Umumnya pada kata pengantar, penulis juga mencantumkan perkataan sukur pada Tuhan YME, dan perkataan terimakasih pada pihak-pihak yang sudah mensupport serta menolong sistem penyelesaian makalah.

Dalam kata pengantar penulis dapat juga menguraikan penjelasan saat penulisan makalah, tempat riset, dan pihak-pihak sebagai mentor penulis dalam merampungkan makalah baik individu, lembaga ataupun bebrapa instansi spesifik yang ikut serta serta memberi sumbangsih.

Dia akhir kata pengantar, penulis juga diijinkan menuliskan harapan penulisan makalah itu, faedah untuk pembaca, lalu penulis juga terima masukan berbentuk kritik serta saran dari pembaca. Dan pencantuman nama komplit penulis, tempat serta tanggal atau tahun (saat) penulisan makalah itu tetapi tanpa ada dibubuhi tanda tangan.

Pendahuluan

Pendahuluan adalah bahasan awal tema riset didalam makalah yang disusun oleh dan dari sudut pandang penulis. Pendahuluan tak perlu ditulis secara luas, cukup cakupan luarnya saja seandainya telah meliputi esensi umum dari makalah Anda. Pendahuluan bisa diterangkan secara umum serta singkat tetapi maksud serta maknanya terang. Pendahuluan bisa menerangkan mengenai pokok persoalan awal yang didapati. Persoalan di sini yang disebut yaitu permasalahan yang diketemukan serta menginginkan di teliti dalam makalah Anda itu.

Didalam bab pendahuluan, meliputi bab-bab utama dalam riset makalah. Umumnya didalam pendahuluan ada tiga poin utama sebagai sub-bab nya yakni Latar Belakang, Rumusan Permasalahan, serta Maksud Kajian.

Latar Belakang

Latar belakang menerangkan pada umumnya persoalan yang diketemukan, dan kenapa permasalahan itu butuh untuk di teliti lalu di analisis dalam satu makalah. Latar belakang ditulis sejelas-jelasnya dengan penjelasan yang umum serta gampang dipahami. Dapat juga diterangkan dari pertama hal yang mau di teliti menjadi permasalahan yang butuh untuk dianalisis.

Latar belakang juga menerangkan sebagian kenyataan, data-data, temuan riset terlebih dulu, serta rujukan yang penulis dapatkan, yakni argumen yang bikin peneliti menginginkan mempelajari hal itu. Penulis juga menyampaikan pendekatan dan landasan teori yang dapat dipakai untuk meneliti persoalan yang diketemukan, yakni diliat dari pojok pandang teoritis.

Latar belakang ditulis dengan cara piramida terbalik, yakni mengerucut ke bawah. Awal mulanya penulis menjelasakan dengan cara luas serta umum deskripsi persoalan lalu makin lama dikerucutkan jadi poin persoalan krusial, objek, dan ruangan lingkup yang menginginkan di teliti.

Rumusan Masalah

Rumusan permasalahan diisi pokok permasalahan yang diketemukan. Umumnya rumusan permasalahan begitu singkat serta padat, tak kian lebih satu paragraf dan diisi poin-poin pertanyaan atau permasalahan yang bakal di teliti. Poin pertanyaan umumnya pada 2 hingga 3 pertanyaan.

Rumusan permasalahan adalah hasil pengerucutan dari bahasan pada latar belakang yang sudah dibahas terlebih dulu. Langkah bikin rumusan permasalahan yang baik yaitu mengerucutkan persoalan dengan cara penyempitan kajian persoalan yang demikian luas serta umum, jadi permasalahan yang begitu spesial, khusus serta menjurus, dan ditulis berbentuk pertanyaan yang lalu bakal di teliti dalam riset.

Maksud penulisan rumusan permasalahan sangat utama, yakni argumen dari dikerjakannya riset dalam makalah itu. Rumusan permasalahan juga berperan sebagai dasar atau penentu arah riset, penentu cara serta teori yang bakal di ambil untuk dipadukan sebagai landasan teori dalam riset, dan mempermudah peneliti untuk memastikan sampel serta populasi riset.

Isi

Isi diisi uraian pokok dari tema makalah. Isi menerangkan mengenai persoalan, riset yang dikerjakan, cara riset, tempat riset, tujuan riset, dan penjabaran hasil data-data yang didapat di lapangan. Data yang didapat dapat adalah data kualitatif, data kuantitatif, ataupun mixed methods. Bila data dikerjakan dengan sistem wawancara, jadi penulis dapat mencantumkan cuplikan hasil perbincangan dengan orang yang di wawancara atau narasumber itu. Tetapi bila data riset berbentuk data kuantitatif bisa mencantumkan hasil riset berbentuk daftar tabel diisi angka atau beberapa hal yang berbentuk numerik. Cara riset bisa dikerjakan dengan cara survey, wawancara, serta penilaian dan pengambilan data di lapangan.

Isi menerangkan mengenai pengertian serta landasan teori, penjelasan materi, penyelesaian permasalahan, dan jalan keluar atau hasil riset.

Kesimpulan

Rangkuman adalah penjabaran dari hasil riset yang didapat. Hasil riset didapat dari analisa rumusan permasalahan yang diketemukan lalu dianalisis memakai teori serta cara riset yang dikerjakan, hingga didapat rangkuman riset. Rangkuman dapat sesuai sama hipotesa tetapi dapat pula tidak cocok dengan hipotesa awal hingga nampak satu rangkuman baru dari rumusan permasalahan yang sudah di uraikan terlebih dulu. Rangkuman juga menguraikan apakah riset yang dikerjakan sudah menjawab rumusan permasalahan atau masihlah dibutuhkan riset kelanjutan.

Saran

Anjuran lebih diperuntukkan penulis pada pembaca. Anjuran didapat dari rangkuman riset untuk lebih diperkembang kembali, ditindaklanjuti, ataupun diaplikasikan. Anjuran diisi faedah riset pada pembaca berdasar pada hasil riset yang didapat lalu diinginkan supaya dikerjakan atau diaplikasikan oleh pembaca. Maksud atau harapannya yaitu supaya pembaca dapat mengaplikasikan atau memakai hasil dari riset yang sudah dikerjakan dalam aplikasinya dengan cara segera di orang-orang baik dengan cara teoritis ataupun praktis.

Penutup

Penutup diisi harapan penulis pada pembaca yakni mengharapkan supaya riset itu berguna pada pembaca. Penulis juga memberi kesan serta pesan dan perkataan terimakasih pada pihak-pihak yang mensupport penulis atas peran nya untuk merampungkan makalah riset. Penutup juga menerangkan kekurangan dan keunggulan dalam penulisan makalah riset.

Daftar Pustaka

Daftar pustaka diisi daftar beberapa rujukan yang tercantum atau dipakai dalam pengaturan makalah. Daftar pustaka diisi paling sedikit 25 rujukan, dapat dari jurnal, ataupun buku. Penulisan daftar pustaka mesti disusun dengan cara systematis dan diurutkan dengan cara systematis berdasar pada abjad/alfabetis menurut nama pengarang.

Daftar pustaka terdiri atas nama pengarang, th. terbit publikasi, judul publikasi, dan tempat terbit serta penerbit. Penyusunan penulisan nama dalam daftar pustaka yaitu dengan ketetapan nama keluarga mesti ditulis terlebih dulu, lalu diikuti oleh nama panggilan.

Bila daftar pustaka yang dipakai ditulis oleh nama pengarang yang sama tetapi beda saat atau th. penerbitan yang tidak sama, jadi yang perlu ditulis terlebih dulu yaitu terbitan yang pertama. Tetapi bila nama pengarang sama, serta diterbitkan dalam th. yang sama, jadi ketetapan nya ialah nama pengarang disusun dengan membedakan tahun terbit dengan huruf abjad. Penulisan nama komplit pengarang, cuma untuk item pertama, sedang item selanjutnya telah cukup hanya di beri sinyal : ——- (strip dengan jumlah pada lima atau tujuh dengan cara berkepanjangan).

Contoh Penulisan Daftar Pustaka:

Sigian, Sondang, (1995), Filsafat Administrasi. Jakarta, Gunung Agung

——- (1997), Manajemen Sumberdaya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara

Sudjana, (1996a), Metode Statistik. Bandung, Tarsito

——- (1996b), Tehnik Analisis Regresi Dan Korelasi Bagi Para Peneliti. Bandung, Tarsito

1

No Responses

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan