Gambar Via: goodfon.ru

Pengertian dan Contoh Kalimat Sumbang, Lengkap!

Posted on

Pengertian dan Contoh Kalimat Sumbang – Jika dalam satu buah parafagraf ditemukan kalimat yang keluar dari jalur tema pembicaraan dan tidak mendukung gagasan utama atau tema pembicaraan dalam paragraf itu, maka kalimat itu dapat dikatakan sebagai kalimat sumbang.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kalimat sumbang adalah kalimat yang tidak mendukung bahkan juga bertolak belakang dengan kalimat intinya. Kalimat sumbang yang disebut juga dengan kalimat tidak padu ini bisa muncul akibat dari kekeliruan penulisnya dalam menuangkan gagasan, ataupun berbentuk unsur kesengajaan yang di sampaikan sebagai umpan balik pada pembacanya. Kalimat sumbang yang berbentuk umpan balik itu, umumnya berbentuk humor ataupun informasi tambahan.

Cara Menemukan Kalimat Sumbang

Gambar Via: todofondos.com

Menemukan kalimat sumbang di dalam satu buah paragraf tidak terlalu sulit. Berikut ini yaitu cara menemukan kalimat sumbang:

  • Bacalah paragaraf secara keseluruhan, lantas temukan gagasan utama serta kalimat intinya.
  • Setelah mengetahui kalimat serta gagasan intinya, bacalah kalimat-kalimat itu apakah saling mendukung satu sama lain, contohnya apakah kalimat intinya sesuai dengan kalimat-kalimat pendukungnya atau kalimat penjelasnya tidak sesuai atau tidak mendukung kalimat intinya.
  • Bila ada keganjilan atau keanehan ketika membacanya, kemungkinan kalimat itu yaitu kalimat sumbang.
  • Baca ulang kalimat itu untuk memastikannya kembali.

Contoh Menentukan Kalimat Sumbang

Contoh 1

Gambar Via: pinterest.com

Alam desaku sangatlah sejuk dan permai (1). Udaranya sejuk dan bersih, tak ada polusi sedikit pun yang mengganggu (2). Suasananya juga masih asri karena masih banyak pepohonan hijau yang masih terjaga (3). Orang – orang di sana sangatlah baik dan gembira tiada tara (4). Selain sejuk, desaku sangatlah permai karena masih banyak sawah – sawah hijau yang terbentang luas (5). Apalagi jika musim panen telah tiba, desaku seakan – akan diselimuti oleh permadani emas yang cantik (6). Ditambah lagi dengan sungai di desaku yang masih terawat dan jernih sehingga menamah kecantikan desaku.

Gagasan utama pada paragraf di atas adalah indahnya alam desaku dan kalimat utamanay ada pada kaliamat nomor satu yaitu Alam desaku sangatlah sejuk dan permai.

Jika kalimat utama ada pada kalimat nomor 1, maka seharusnya kalimat – kalimat lainnya sebagai kalimat penjelas yang mendukung kalimat utama tersebut. Pada kalimat nomor 2, 3, 5, dan 6 isinya mendukung kalimat utamanya. Sedangkan pada kalimat nomor 4 tidak mendukung kalimat utama, dan keluar dari topik pembicaraan.

Kalimat nomor 4 Orang – orang di sana sangatlah baik dan gembira tiada tara, tidak mendukung kalimat utama sebagimana mestinya fungsi kalimat pendukung. Oleh karena itu, kalimat nomor 4 merupakan kalimat sumbang.

Contoh 2

Gambar Via: frenchtoday.com

Olahraga yang teratur dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita (1). Hal ini bisa terjadi karena dengan berolahraga bisa membantu proses metabolisme di dalam tubuh sehingga semua zat – zat makanan bisa terserap dengan baik (2). Zat makanan yang terserap tersebut menjadi nutrisi bagi organ – organ tubuh kita (3). Jika organ – organ di dalam tubuh kita sehat, maka mereka mampu bekerja dengan baik sehingga menjauhkan kita dari berbagai penyakit (4). Oleh karena itu, olahraga sangatlah menyenangkan (5).

Jika membaca paragraf di atas, paragraf tersebut adalah paragraf induktif karena diawali dengan kalimat – kalimat khusus. Namun, pada bagian akhir (kalimat no 5) yang seharusnya menjadi kalimat utama tidak sesuai dengan apa yang telah dijelaskan pada kalimat – kalimat nomor 1, 2, 3, dan 4 sebagai kalimat pendukung. Oleh karena itu, kalimat nomor 5 adalah kalimat sumbang, seharusnya kalimat nomor 5 tersebut adalah Oleh kerena itu, olahraga yang teratur sangat baik untuk kesehatan kita.

Ketepatan menemukan kalimat sumbang cukup penting untuk dipahami, karena hampir di setiap soal – soal ujian bahasa Indonesia terdapat soal menemukan kalimat sumbang. Tetapi jangan khawatir karena menemukan kalimat sumbang sangatlah mudah, bukan?

Latihan Menemukan Kalimat Sumbang

Gambar Via: frenchtoday.com

Setelah mengetahui pengertian dan cara menemukan kalimat sumbang, marilah latihan menemukan kalimat sumbang pada paragraf-paragraf berikut:

Temukanlah kalimat sumbang pada paragraf-paragraf berikut ini!

Paragraf 1

Tempat tinggalku sangatlah luas dan besar (1). Rumahku memiiki luas sekitar 250 m2 dengan dua lantai (2). Disana terdapat 4 kamar tidur, 4 kamar mandi, ruang keluarga, dan ruang tamu yang luas (3). Tak hanya bagian dalamnya saja yang luas, halaman rumahku pun sangat luas, aku memiliki taman bunga di halaman depan dan taman bermain di halaman belakang (5). Ayahku membelinya ketika aku masih kecil (6). Terlebih lagi, rumahku juga memiliki sebuah kolam renang yang cukup lebar seluas 6 X 8 m2 (7). Aku memiliki dua buah mobil yang diparkirkan di garasiku (8). Sangking luasnya ayahku sering mengadakan acara di halaman rumahkau dengan teman – teman kantornya (9).

Paragraf 2

Anjar sangatlah baik (1). Dia suka sekali membantu teman – teman yang sedang dalam kesusahan (2). Selain baik, dia juga tidak pernah sombong (3). Anjar selalu senyum dan menyapa orang – orang yang dijumpainya (4). Budi tak pernah membantu teman – temannya bahkan dia selalu menyusahkan (5). Anjar juga mudah bergaul dan memiliki banyak teman (6). Itulah sebabnya Anjar menajadi idola di kalangan teman – temannya (7).

Kuci Jawaban:

  1. Kalimat sumbang ada pada kalimat nomor 6 dan 8
  2. Kalimat sumbang ada pada kalimat nomor 5

Dan itulah pembahasan kami mengenai Contoh Kalimat Sumbang, kami harap semoga Postingan kali ini mengenai Contoh Kalimat Sumbang di atas sedikitnya dapat membantu kalian yang sedang mencari contoh-contoh Kalimat Sumbang untuk lebih mengerti lagi pelajaran Bahasa Indonesia tentang Kalimat Sumbang. Dan, semoga kamu juga jadi semakin mencintai Bahasa Indonesia, ya. [ki]