Header Ad

Contoh Kalimat Tunggal dan Majemuk Beserta Penjelasannya, Lengkap!

June 8, 2017
15 Views

Contoh Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Beserta Penjelasan Lengkap – Kalimat yaitu unit paling kecil dari satu bahasa dalam bentuk lisan ataupun tulisan yang bertujuan untuk mengungkapkan sebuah pemikiran yang utuh. Dalam Bahasa Indonesia, kalimat dibagi jadi 2 jenis bersumber pada jumlah klausanya, yakni kalimat tunggal serta kalimat majemuk. Berikut ini yaitu keterangan lebih jauh tentang kedua jenis kalimat tersebut:

Kalimat Tunggal

Gambar Via: sipemalas.com

Kalimat tunggal yaitu kalimat yang cuma terdiri dari unsur Subjek serta Predikat saja. Tetapi kalimat tunggal dapat pula diikuti dengan objek serta keterangan. Bersumber pada bentuk predikatnya, kalimat tunggal terdiri dari beberapa jenis yakni:

Kalimat Nominal

Kalimat tunggal nominal yaitu kalimat yang predikatnya berbentuk kata benda.

Contoh:

Ayahnya guru di SMA.
S           P           K

Kakaknya pemain bola.
S                  P

Kalimat Verbal

Kalimat tunggal verbal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata kerja.

Contoh:

Budi tidur di kelas.
S       P          K

Shinta menangis semalaman
S             P                K

Kalimat Adjektival

Kalimat ini memiliki Predikat yang berupa kata sifat.

Contoh:

Ayahnya baik
S          P

Rumahnya sangat besar
S                  P

Kalimat Numeral

Kalimat tunggal numeral memiliki predikat berupa kata bilangan.

Contoh:

Yang datang 10 orang
S                     P

Bukunya hanya 2 buah
S                   P

Kalimat Preposisional

Kalimat ini predikatnya berupa kata depan atau preposisioanal.

Contoh:

Ibunya dari Jawa Barat
S                       P

Budi di dalam kamarnya
S                         P

Perluasan Kalimat Tunggal

Perluasan kalimat tunggal bisa dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut.

  • Menambahkan unsur baru seperti keterangan atau pelengkap.

Contoh:

Pemburu membakar hutan kemarin malam
S                 P             O                K

Kalimat tersebut mengalami perluasan dengan ditambahkan keterangan waktu kemarin malam.

  • Memperluas unsur-unsur yang ada seperti subjek dan predikat.

Contoh:

Paman yang tinggal di Bandung akan datang
S                                         P

Kalimat tersebut mengalami perluasan pada unsur subjek.

Kalimat Majemuk

Gambar Via: bayurohmantika.com

Kalimat majemuk yaitu kalimat yang mempunyai 2 klausa atau lebih yang dipadukan ke dalam satu kalimat dengan menggunakan Konjungsi atau kata penghubung. Kalimat majemuk dikelompokkan jadi 3 jenis kalimat yakni kalimat majemuk setara, bertingkat, serta campuran.

Kalimat Majemuk Setara

Kalimat majemuk setara yaitu kalimat yang mempunyai 2 klausa yang sejajar atau sederajat. Kalimat ini umumnya dikaitkan dengan konjungsi berbentuk dan, lalu, kemudian, tetapi, atau, bahkan.

Ayah membaca Koran dan ibu menonton televisi.

Klausa1= Ayah membaca
Klausa 2= Ibu menonton televisi

Contoh:

  1. Budi pergi ke sekolah sedangkan Andi tinggal di rumah.
  2. Budi anak yang pintar, tetapi kakaknya lebih pintar.
  3. Angga tidak lulus ujian, karena dia tidak belajar.
  4. Budi anak yang pintar, bahkan gurunya pun mengakuinya.
  5. Setelah membersihkan pekarangan rumah, kemudian dia membakar sampah.

Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk ini mempunyai 2 klausa yang hubungannya tidak sejajar. Di dalam kaliamat ini ada klausa yang berkedudukan sebagai induk kalimat serta anak kalimat. konjungsi penghubung kalimat ini yaitu jika, ketika, walaupun, bahwa, bagaikan, sebab, sehingga dan dengan.

Para petani pergi ke sawah sebelum matahari terbit

Induk kalimat= Para petani pergi ke sawah
Anak kalimat= matahari terbit

Contoh:

  1. Aku sudah tertidur, ketika ayahku pulang.
  2. Jika aku menjadi juara kelas, Ayah akan memberiku hadiah.
  3. Walupun dia sangat kaya, hidupnya sederhana.
  4. Wanita yang memakai baju merah itu temanku waktu waktu kecil.
  5. Tingkah lakunya menunjukan bahwa dia anak yang nakal.

Kalimat Majemuk Campuran

Kalimat majemuk campuran yaitu kalimat yang menghubungkan kalimat majemuk setara serta kalimat majemuk bertingkat. Umumnya kalimat majemuk campuran mempunyai klausa lebih dari 2.

Pekerjaan itu telah selesai ketika ayahku datang dan ibu sudah menyiapkan makan malam.

Induk kalimat= Pekerjaan itu telah selesai.
Anak kalimat= Ayah datang.
Anak kalimat= Ibu sudah menyiapkan makan malam.

Contoh:

  1. Indonesia negara maritim, tetapi Indonesia menghadapi kendala serius dalam hal tekhnologi sehingga pemanfaatannya tidak optimal.
  2. Semua temanku telah pulang, ketika aku datang padahal hari masih cerah.
  3. Pamanku memberitahukan bahwa dia akan dataang dan aku sangat senang.
  4. Ketika aku perampokan itu terjadi, aku sedang tertidur sedangkan ayahku tidak ada di rumah.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Contoh Kalimat Tunggal dan Majemuk, kami harap semoga Postingan kali ini mengenai Contoh Kalimat Tunggal dan Majemuk di atas sedikitnya dapat membantu kalian yang sedang mencari contoh-contoh Kalimat Tunggal dan Majemuk untuk lebih mengerti lagi pelajaran Bahasa Indonesia tentang Kalimat Tunggal dan Majemuk. Dan, semoga kamu juga jadi semakin mencintai Bahasa Indonesia, ya. [ki]

You may be interested

5 Cara Ampuh Selamatkan Nyawamu dari Tawon, Serdadu Penyengat yang Bisa Hilangkan Nyawa
Buzz
4 views
Buzz
4 views

5 Cara Ampuh Selamatkan Nyawamu dari Tawon, Serdadu Penyengat yang Bisa Hilangkan Nyawa

Lahiya - November 20, 2017

Beberapa waktu yang lalu Tawon sempat jadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Ya, pasalnya serangga penyengat yang satu ini ternyata…

Tak Peduli Hujan dan Status Siaga Gunung Agung, Aksi ‘Gila’ Pria Ini Patut Diapresiasi
Buzz
3 views
Buzz
3 views

Tak Peduli Hujan dan Status Siaga Gunung Agung, Aksi ‘Gila’ Pria Ini Patut Diapresiasi

Lahiya - November 20, 2017

Boombers sekalian tidak membayangkan Justin Bieber kan ketika membaca judul? Memang benar bahwa dirinya kini telah kembali bersatu dengan sang…

Mengulik Gaya Hidup Anak Setya Novanto dan Pengacaranya, Mewah Bak Putri Raja
Buzz
5 views
Buzz
5 views

Mengulik Gaya Hidup Anak Setya Novanto dan Pengacaranya, Mewah Bak Putri Raja

Lahiya - November 20, 2017

Dewasa ini, tidak ada yang lebih hangat daripada berita-berita tentang Setya Novanto di negeri kita tercinta. Setiap harinya selalu muncul…

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan