Gambar Via: beli.com

Pengertian dan Contoh Kata Berimbuhan, Lengkap!

Posted on

Pengertian dan Contoh Kata Berimbuhan Lengkap – Kata berimbuhan yaitu kata-kata dasar yang mendapat imbuhan yang berbentuk awalan, akhiran, sisipan, dan awalan-akhiran. Imbuhan sendiri berperan untuk memberikan arti atau maksud dari kata-kata dasar yang di beri imbuhan tersebut.

Beragam Macam Jenis Imbuhan

Gambar Via: majalah.ottencoffee.co.id

Dalam bahasa Indonesia ada 4 jenis imbuhan yakni awalan (Prefiks), sisipan (infiks), akhiran (sufiks), dan awalan-akhiran (konfiks). Berikut ini penjelasan lengkap mengenai beragam macam jenis imbuhan dalam bahasa Indonesia:

Awalan (Prefiks)

Gambar Via: twitter.com

Prefiks yaitu imbuhan-imbuhan yang diletakkan pada awal kata dasar. Imbuhan-imbuhan yang termasuk juga ke dalam awalan (prefiks) yaitu: me-, ber-, ke-, di-, pe-, dan ter-

Me-

Awalan me- dapat berubah jadi beberapa jenis bentuk diantaranya yaitu men-, meng-, meny-, mem-, dan menge-. Perubahan-perubahan itu tergantung dengan kata dasarnya serta arti yang akan dibentuk. Berikut ini yaitu beberapa makna dari imbuhan me-:

Menyatakan suatu perbuatan aktif: mengambil, menyiram, mengesampingkan, mempertahankan.

Ber-

Awalan ber- mempunyai beberapa macam perubahan yaitu bel- dan ber-. Perubahan-perubahan tersebut tergantung dengan kata dasarnya. Aturan perubahan imbuhan ber- adalah sebagai berikut:

Jika kata dasar diawali dengan huruf r atau er, maka menjadi be-
Contoh: ber- + riak = beriak, ber- + rekreasi = berekreasi

Jika kata dasarnya ajar, maka imbuhannya berubah menjadi bel-
Contoh: ber + ajar = belajar

Imbuhan ber- memiliki beberapa macam makna yaitu:

  • Menyatakan kepunyaan: Beranak, berotot, beruang
  • Menyatakan penggunaan: Bersepeda, bermotor
  • Menyatakan kegiatan: bertelur, berkarya, bekerja
  • Menyatakan jumlah: Berdua, bertiga
  • Menyatakan suasana hati: bersedih, berbahagia, dan lain-lain.
Ke-

Awalan ke- tidak memiliki bentuk perubahan khusus, tetapi memiliki makna sebagai berikut:

Menyatakan urutan: kesatu, kedua, ketiga, dst.

Di-

Imbuhan di- adalah kebalikan dari imbuhan me- yang membentuk kata dasar bermakna pasif.

Contoh: di + siram = disiram, dilihat, dipukul

Ter-

Imbuhan ter- sama dengan imbuhan di- yang membentuk kata kerja pasif. Namun, imbuhan ter- cenderung menyatakan perbuatan yang tidak disengaja. Selain kata kerja pasif, imbuhan ter- juga memiliki makna sebagai berikut:

Contoh:

  • Menyatakan sifat: Terpandai, terbaik, terhebat
  • Menyatakan ketidaksengajaan: Terbawa, tertinggal
  • Menyatakan keadaan telah: tertutup, terbuka, terkunci
  • Menyatakan kegiatan tibaa-tiba: tertawa, terjatuh
Pe-

Awalan pe- memiliki macam-macam perubahan bentuk seperti yang terjadi pada awalan me- yaitu: peng-, penye-, per-. Makna dari Imbuhan pe- adalah sebagai berikut:

  • Menyatakan pelaku, penyebab: pembaca, penulis, pengajar, pemanis, pemutih
  • Menyatakan pekerjaan: perpanjang, perlambat, percantik
  • Menyatakan alat: penghapus, penggaris, pengasah
  • Menyatakan sifat: pemalu, pemaaf
Se-

Imbuhan se- membentuk kata dasar memiliki makna antar lain:

  • Menyatakan satu: selembar, sepotong, sebiji
  • Menyatakan keseluruhan: sekelas, sekampung, sekota
  • Menyatakan sifat: sepandai, secantik, sebesar

Sisipan (infiks)

Gambar Via: yourlibrarycsu.blogspot.co.id

Sisipan adalah imbuhan yang diletakan di tengah-tengah kata dasar. Bentuk-bentuk sisipan antara lain –el-, -em-, dan –er-. Contoh: -em- + getar = gemetar, -el- + tali = temali

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan