SHARE
Gambar Via: beli.com

Pengertian dan Contoh Kata Berimbuhan Lengkap – Kata berimbuhan yaitu kata-kata dasar yang mendapat imbuhan yang berbentuk awalan, akhiran, sisipan, dan awalan-akhiran. Imbuhan sendiri berperan untuk memberikan arti atau maksud dari kata-kata dasar yang di beri imbuhan tersebut.

Beragam Macam Jenis Imbuhan

Gambar Via: majalah.ottencoffee.co.id

Dalam bahasa Indonesia ada 4 jenis imbuhan yakni awalan (Prefiks), sisipan (infiks), akhiran (sufiks), dan awalan-akhiran (konfiks). Berikut ini penjelasan lengkap mengenai beragam macam jenis imbuhan dalam bahasa Indonesia:

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,

Awalan (Prefiks)

Gambar Via: twitter.com

Prefiks yaitu imbuhan-imbuhan yang diletakkan pada awal kata dasar. Imbuhan-imbuhan yang termasuk juga ke dalam awalan (prefiks) yaitu: me-, ber-, ke-, di-, pe-, dan ter-

Me-

Awalan me- dapat berubah jadi beberapa jenis bentuk diantaranya yaitu men-, meng-, meny-, mem-, dan menge-. Perubahan-perubahan itu tergantung dengan kata dasarnya serta arti yang akan dibentuk. Berikut ini yaitu beberapa makna dari imbuhan me-:

Menyatakan suatu perbuatan aktif: mengambil, menyiram, mengesampingkan, mempertahankan.

Ber-

Awalan ber- mempunyai beberapa macam perubahan yaitu bel- dan ber-. Perubahan-perubahan tersebut tergantung dengan kata dasarnya. Aturan perubahan imbuhan ber- adalah sebagai berikut:

Jika kata dasar diawali dengan huruf r atau er, maka menjadi be-
Contoh: ber- + riak = beriak, ber- + rekreasi = berekreasi

Jika kata dasarnya ajar, maka imbuhannya berubah menjadi bel-
Contoh: ber + ajar = belajar

Imbuhan ber- memiliki beberapa macam makna yaitu:

  • Menyatakan kepunyaan: Beranak, berotot, beruang
  • Menyatakan penggunaan: Bersepeda, bermotor
  • Menyatakan kegiatan: bertelur, berkarya, bekerja
  • Menyatakan jumlah: Berdua, bertiga
  • Menyatakan suasana hati: bersedih, berbahagia, dan lain-lain.
Ke-

Awalan ke- tidak memiliki bentuk perubahan khusus, tetapi memiliki makna sebagai berikut:

Menyatakan urutan: kesatu, kedua, ketiga, dst.

Di-

Imbuhan di- adalah kebalikan dari imbuhan me- yang membentuk kata dasar bermakna pasif.

Contoh: di + siram = disiram, dilihat, dipukul

Ter-

Imbuhan ter- sama dengan imbuhan di- yang membentuk kata kerja pasif. Namun, imbuhan ter- cenderung menyatakan perbuatan yang tidak disengaja. Selain kata kerja pasif, imbuhan ter- juga memiliki makna sebagai berikut:

Contoh:

  • Menyatakan sifat: Terpandai, terbaik, terhebat
  • Menyatakan ketidaksengajaan: Terbawa, tertinggal
  • Menyatakan keadaan telah: tertutup, terbuka, terkunci
  • Menyatakan kegiatan tibaa-tiba: tertawa, terjatuh
Pe-

Awalan pe- memiliki macam-macam perubahan bentuk seperti yang terjadi pada awalan me- yaitu: peng-, penye-, per-. Makna dari Imbuhan pe- adalah sebagai berikut:

  • Menyatakan pelaku, penyebab: pembaca, penulis, pengajar, pemanis, pemutih
  • Menyatakan pekerjaan: perpanjang, perlambat, percantik
  • Menyatakan alat: penghapus, penggaris, pengasah
  • Menyatakan sifat: pemalu, pemaaf
Se-

Imbuhan se- membentuk kata dasar memiliki makna antar lain:

  • Menyatakan satu: selembar, sepotong, sebiji
  • Menyatakan keseluruhan: sekelas, sekampung, sekota
  • Menyatakan sifat: sepandai, secantik, sebesar

Sisipan (infiks)

Gambar Via: yourlibrarycsu.blogspot.co.id

Sisipan adalah imbuhan yang diletakan di tengah-tengah kata dasar. Bentuk-bentuk sisipan antara lain –el-, -em-, dan –er-. Contoh: -em- + getar = gemetar, -el- + tali = temali

Imbuhan infiks membentuk kata dasar yang memiliki makna sebagai berikut:

  • Menyatakan intensitas dan jumlah: gemetar, gemerincing, temali
  • Menyatakan sifat: temurun, telunjuk, gelembung, gemetar

Akhiran (sufiks)

Gambar Via: pixabay.com

Akhiran sufiks adalah imbuhan yang diletakan pada akhir kata dasar. Ada beberapa macam bentuk imbuhan sufiks, diantaranya adalah –kan, -I, -an, -kah, -tah, dan –pun.

-kan

Imbuhan kan memberikan kata dasar memiliki makna sebagai berikut:

Menyatakan perintah: Dengarkan, ambilkan, pejamkan

-I

Akhiran –I membetuk kata dasar menjadi kata yang bermakna sebagai berikut:

Menyatakan perintah: turuti, kuliti, gelitiki

-an

Akhiran –an membentuk kalimat menjadi bermakna sebagai berikut:

  • Menyatakan tempat: lapangan, kubangan, pangkalan
  • Menyatakan alat: timbangan, garisan
  • Menyatakan suatu hal atau objek tertentu: gambaran, lukisan, lamaran, didikan
  • Menyatakan keseluruhan: lautan
  • Menyatakan bagian: satuan, kiloan, tahunan, mingguan
  • Menyatakan kemiripan: mobil-mobilan, kuda-kudaan
-kah, -tah

Akhiran –kah dan -tah membentuk kata dasar sehingga memiliki makna:

Menyatakan penegasan dalam pertanyaan: bukankah, sulitkah, mudahkah, iyatah, rugitah, panjangtah

-pun

Akhiran –pun membentuk kata dasar yang bermakna:

Memiliki makna seperti “juga”: merekapun, diapun, sayapun

Awalan-akhiran (Konfiks)

Gambar Via: jam-jame.blogspot.co.id

Konfliks adalah imbuhan yang diletakan pada bagian awal dan akhir kata. Imbuhan-imbuhan konfiks diantaranya adalah me-kan, pe-an, ber-an, se-nya.

Me-kan, Me-i

Imbuhan me-kan bisa berubah menjadi memper-kan, menye-kan. Imbuhan-imbuhan tersebut memiliki makna sebagai berikut:

Menyatakan kegiatan aktif: mengirimkan, memantulkan, menggembirakan, menelatarkan, mengirimi, meyambangi, dan lain sebagainya.

Di-kan, Di-i

Imbuhan di-kan dan di-i memiliki makna yang sama dengan imbuhan me-kan, tetapi imbuhan ini membentuk kata kerja pasif.

Contoh: Dikirimkan, dipantulkan, digembirakan, ditelantarkan, dikirimi, dilempari, dll.

Pe-an

Imbuhan pe-an membentuk kata dasar sehingga memiliki makna sebagai berikut:

  • Menyatakan suatu hal atau perbuatan: pendidikan, pengangguran, perampokan, pemeriksaan.
  • Menyatakan suatu proses: Pendaftaran, pembentukan, pembuatan.
  • Menyatakan tempat: penampungan, pemandian, pegunungan.
Se-nya

Imbuhan se-nya membentuk kata dasar sehingga memiliki makna sebagai berikut:

Menyatakan tingkatan atau pengulangan: Sebaik-baiknya, sebagus-bagusnya, secantik-cantiknya.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Contoh Kata Berimbuhan Lengkap, kami harap semoga Postingan kali ini mengenai Contoh Kata Berimbuhan di atas sedikitnya dapat membantu kalian yang sedang mencari contoh-contoh Kata Berimbuhan untuk lebih mengerti lagi pelajaran Bahasa Indonesia tentang Kata Berimbuhan. Dan, semoga kamu juga jadi semakin mencintai Bahasa Indonesia, ya. [ki]

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,
insurance
Loading...