Gambar Via: depokpos.com

Pengertian, Contoh Kerangka Karangan, dan Cara Membuatnya

Posted on

Pengertian, Contoh Kerangka Karangan, dan Cara Membuatnya – Kerangka atau outline yaitu sebuah gagasan yang memuat garis-garis besar dari suatu susunan yang akan di buat dan berisi rangkaian ide yang disusun secara systematis, logis, jelas, terstruktur, serta teratur. Sedangkan karangan yaitu satu karya tulis yang dipakai untuk mengemukakan sebuah ide pada pembaca.

Pengertian Kerangka Karangan

Jadi kerangka karangan yaitu satu buah gagasan atau rancangan yang memuat garis besar atau ide sebuah karya tulis yang disusun dengan sistematis serta terstruktur.

Fungsi Kerangka Karangan

Gambar Via: kompasiana.com
  • Untuk mempermudah penulisan satu karya tulis supaya jadi lebih systematis dan rapi.
  • Untuk menghindari penulis keluar dari gagasan awal yang akan dibicarakan dalam sebuah karangan yang akan dikerjakan.
  • Untuk menghindari penulis membahas sebuah gagasan atau tema bahasan yang udah dibicarakan sebelumnya.
  • Untuk mempermudah penulis mencari informasi pendukung sebuah karangan yang bersifat data atau fakta.
  • Untuk membantu penulis meningkatkan beberapa ide yang akan ditulis di dalam sebuah karangan supaya karangan jadi lebih variatif dan menarik.

Cara Membuat Kerangka Karangan

Gambar Via: lazuardi.id

Mengenai cara membuat kerangka sebuah karangan yaitu sebagai berikut ini:

1. Merumuskan tema serta menetukan judul sebuah karangan

Saat sebelum membuat karangan, tentukan dulu tema karangan yang akan di buat. Tema ini yang akan mempengaruhi semua isi dari karangan yang akan di buat. Tentukan beberapa tema yang sedang hangat atau bahasan yang menjadi kesenangan Anda. Hal semacam ini akan sangat membantu untuk mengembangkan karangan.

Setelah mendapatkan tema, tentukan juga judul karangan yang akan di buat. Usahakan agar membuat judul yang singkat dan menarik pembaca untuk membaca karangan itu.

2. Mengumpulkan bahan

Setelah mendapat tema, yang harus dikerjakan yaitu mengumpulkan bahan pendukung yang berupa beberapa topik yang berhubungan dengan tema untuk dikembangkan jadi satu karangan. Topik-topik itu diantaranya, pengertian, tujuan, jenis, contoh, dan sebagainya. Tulislah semua topik yang terlintas di dalam pikiran untuk memudahkan penyeleksian bahan atau topik.

3. Menseleksi bahan

Setelah mendapat tema, seleksilah beberapa tema itu yang sesuai dengan topik karangan dan penting. Hindari membahas beberapa tema yang tidak perlu untuk dikaji.

4. Mengembangkan kerangka karangan

Bila sudah mendapat tema, judul dan topik, buatlah karangan yang utuh dengan cara mengembangkan kerangka karangan yang sudah di buat. Perluas beberapa tema yang sudah ditetapkan pada kerangka dan upayakan jangan sampai membahas tema yang tidak ada di dalam kerangka karangan.

Contoh Kerangka Karangan

1.  Tema: Kesehatan
Judul: Manfaat Tidur Cukup Untuk Kesehatan

2. Definisi

  • Pengertian tidur cukup

3. Dampak Kurang tidur

  • Kurang tidur bisa mengakibatkan tergangunya konsentarsi
  • Kurang tidur mudah terserang penyakit
  • Kurang tidur bisa mempengaruhi emosi

4. Manfaat tidur cukup

  • Meningkatkan konsentrasi
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Meningkatkan energi

5. Tips agar tidur nyenyak

  • Berolahraga
  • Membuat jadwal tidur
  • Jangan sampai mengkonsumsi makanan berat saat sebelum tidur

Contoh Pengembangan Kerangka Karangan

Manfaat Tidur Cukup Untuk Kesehatan

Gambar Via: prosesdetox.com

Tidur yaitu sebuah ativitas di mana seluruh tubuh sedang berada dalam kondisi istirahat total. Menurut beberapa pakar, manusia memerlukan tidur yang cukup yakni kurang lebih 6 hingga 8 jam setiap hari. Lamanya waktu itu tidak dapat dicicil, dengan kata lain waktu 6 sampai 8 jam merupakan waktu sekali tidur.

Ada beberapa dampak buruk yang diakibatkan bila kita tidak mendapatkan tidur yang cukup. Dampak-dampak itu sangat punya pengaruh untuk kesehatan kita, salah satunya yaitu kurang tidur bisa menggangu konsenterasi. Hal semacam ini dipicu oleh otak kita yang mengalami kelelahan hingga memacu mata dan mempengaruhi tubuh jadi lemas serta mengantuk. Hilangnya konsentrasi ini sangat beresiko, terlebih untuk mereka yang mengendarai kendaraan bermotor.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan