Home Ragam Contoh Pidato Tema Pendidikan Lengkap Mudah Ditiru

Contoh Pidato Tema Pendidikan Lengkap Mudah Ditiru

SHARE

Kumpulan Contoh pidato Bertopik Pendidikan – Pendidikan yaitu sebuah langkah bagaimana sesorang mendapat pengetahuan. dengan pendidikan yang baik juga maka orang itu bakal mendapakan manfaat yang besar.

Tetapi banyaka orang yang belum tahu arti pendidikan tersebut. Bila anda diminta mengulas pendidikan dalam sebuah komunitas diskusi atau anda Pidato Bertopik Pendidikan,  apa yang bakal anda bicarakan?

Nah, Dengan contoh ini mudah-mudahan bisa bantu serta mengerti bagaimana mengulas pidato dengan topik pendiidkan.

Kumpulan Contoh pidato singkat Bertopik Pendidikan :

Yth. para peserta kursus peningkatan mutu pendidikan serta hadirin yang berbahagia

Assalamu’alaikum Wr. Wb
Salam sejahtera untuk kita semua

Marilah kita panjatkan puji serta sukur ke hadirat Tuhan YME, lantaran karena rahmat serta karuniaNya pada hari yang berbahagia ini kita bisa berkumpul dalam rencana acara kursus penambahan mutu pendidikan yang bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan nasional 2 Mei 2011.

Kursus penambahan mutu pendidikan ini mempunyai tujuan untuk wujudkan dunia pendidikan yang dapat bangun insan Indonesia yang cerdas serta kompetitif, yang berkeadilan, berkualitas serta relevan dengan keperluan orang-orang lokal dan global.

Lewat kursus penambahan mutu pendidikan ini kita mau bangun manusia Indonesia sepenuhnya sebagai subyek yang berkualitas. Lewat proses pembangunan pendidikan, pada intinya yaitu meningkatkan semua potensi manusia lewat keseimbangan olah hati, olah fikir, olah rasa, serta olah raga yang dikerjakan bersamaan dengan pembangunan peradaban bangsa.

Atas dasar itulah, langkah kita kedepan jadi bagian penting yang memastikan perubahan pendidikan di tanah air ini dalam rencana mencerdaskan kehidupan bangsa seperti diamanatkan oleh UUD 1945, yang secara tegas menyebutkan kalau tiap warga negara memiliki hak mendapat pendidikan.

Marilah sebagai insan pelaku serta penentu kwalitas dunia pendidikan dimasa depan, kita berbarengan dengan semangat dan kesadaran coba memberi tenaga dan fikiran terbaik kita untuk perkembangan dunia pendidikan.

loading...

Sekian pidato ini saya berikan mudah-mudahan berguna untuk beberapa peserta serta hadirin sekalian.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

====================================================================

Pidato Bahasa Indonesia Topik Pendidikan

Saudara-saudara sekalian!
Yang saya hormati Dosen Stai Darul Qalam Drs. Habibullah.
Yang saya hormati mahasiswa/mahasiswi Stai Darul Qalam.

Alangkah bahagianya saya sebagai menjabat sebagai ibu pada Negara Indonesia, pada hari ini! pada hari ini, kita merayakan hari pendidikan Nasional, yang berada dilapangan Istana Bogor pada tanggal 2 Mei 2007. Dengan memperingati Pendidikan Nasional mudah-mudahan kita lebih semangat/bangkit untuk memajukan serta mencerdaskan pendidikan anak-anak bangsa supaya bermanfaat untuk bangsa, Negara serta Agama.

Bertambahnya anak usia sekolah yang cepat serta bertambahnya lulusan setiap tahap pendidikan yang besar, namun tidak diikuti menambahkan prasarana serta fasilitas pendidikan yang cepat serta mencukupi, menyebabkan permasalahan untuk pemerintah untuk memberi “pendidikan serta pengajaran” pada seluruh warga Negara seperti diamanatkan oleh undang- undang Mendasar.

Masalah ini krusial mengingat beragamanya geografis nusantara yang luas serta terpencar dengan tingkat perubahan sosial-ekonomi-kultural tidak sama. Saat itu untuk pertama kalinya pelaksanakan REPELITA dengan tekanan pada pembangunan ekonomi yang dilihat sebagai landasan untuk aspek- segi lain dari pembangunan nasional. Dalam pembaruan pendidikan perhatian difokuskan pada bebrapa usaha perbaikan serta penambahan kwalitas dan pengaturan peluang memperoleh pendidikan. Tentang yang paling akhir ini sulitlah diraih apabila cuma lewat beberapa cara konvesial yakni memakai tehnologi komunikasi serta tehnologi, informasi radio serta tv. Pada th. 2007 pemerintah sudah mengambil keputusan APBN untuk pendidikan sebesar 20% untuk SD, SLTP serta SLTA. Program serta aktivitas yang dikerjakan tidak hanya atas mendasar bertambahnya jumlah gedung sekolah, guru, buku dan sebagainya.

Alternatif yang didentifikasikan yaitu :

Menambahkan daya tampung SLP yang dikerjakan baik dengan menambahkan sekolah baru
Penambahan daya tampung sekolah- sekolah swasta
Pengembangan sekolah terbuka dengan media korespodensi, modul, siaran radio, siaran tv serta lain-lain
Pembukaan kursus- pelatihan keterampilan praktis di luar sekolah sebagai jalur penyaluran kemasyarkat..

Ki Hajar Dewantara (1889-1959) seseorang tokoh pendidikan Indonesia yang memprokarsai berdirinya instansi pendidikan Taman siswa. Dia lebih populer dengan filsafat” tut wuri handayani, hing madya mangun karsa, hing ngarso sung tulada. Dewantara mengklasifikasikan maksud pandidikan dengan arti “ tri-nga” (tiga “nga-nga yaitu huruf paling akhir dalam abjad jawa ajisak). “Nga” pertama yaitu ngerti” (mengerti/segi intelektual). “Nga kedua” yaitu “ngrasa” yaitu (rasakan segi afeksi), serta “nga” ketiga yaitu “nglakonin” (mengajarkan atau segi psikomotorik). Merumuskan maksud pendidikan yang mencakup segi kognitif, afektif, serta psikomotor. Menurut Dewantara, yaitu hak setiap orang untuk mengatur sendiri, oleh karenanya pengajaran mesti mendidik anak jadi manusia yang merdeka batin, fikiran, serta tenaga. Pengajaran janganlah terlalu memprioritaskan kecerdasan fikiran lantaran hal semacam itu bisa memisahkan orang tepelajar dengan rakyat.

Akhir sampai di sini, mudah-mudahan bangsa Indonesia lebih tingkatkan serta mencerdaskan dan membuat anak-anak didik yang produktif, kreatif, serta inovatif yang bermanfaat untuk bangsa serta Negara, Membuat sumberdaya manusia yang berkwalitas serta mandiri yang bisa penuhi keperluan global.
Pidato Bahasa Indonesia Topik Pendidikan

====================================

Selamat siang,
Assalamu’alaikum Wr Wb

Yang terhormat Kepala Sekolah SMP Santa Ursula BSD, Victoria Istiningsih.
Yang terhormat Wakil Kepala Sekolah SMP Santa Ursula BSD Eusthasia Suwarti.
Yang terhormat guru-guru SMP Santa Ursula BSD.
Bersama semua murid SMP Santa Ursula BSD yang berbahagia.
Salam sejahtera

Puji Sukur saya ucapkan pada kepala sekolah kita lantaran saya diijinkan untuk ada di sini. Saya juga berterima kasih pada guru-guru yang sudah mengadakan acara ini. Tidak lupa saya katakan terima kasih pada rekan-rekan yang sudah mensupport acara ini.

Pada saat ini, saya mau mengajak kita untuk mengingat kembali, beberapa gaya hidup yang kita kerjakan dari penyebab globalisasi. Apakah globalisasi amat punya pengaruh dalam kehidupan kita? Saya mengharapkan pada saat ini kita jadi tahu, seberapa besar dampak globalisasi dalam kehidupan kita. Saya juga mengharapkan kita bisa hadapi dampak globalisasi.

Di era ke 21 ini, globalisasi jadi hal yang umum untuk kita. Globalisasi, memiliki arti proses yang mendunia. Pastinya, seluruh segi kehidupan rasakan pengaruhnya. Umpamanya, di bagian transportasi. Sehari sekali kita bisa lihat semua jalan raya dipadati oleh beragam bentuk kendaraan bermotor. Misalnya mobil. Walau sebenarnya, saat sebelum mobil diketemukan, umumnya orang bakal jalan kaki untuk meniti sebuah perjalanan, bahkan juga yang amat panjang meskipun. Tidak hanya di bagian transportasi, segi kehidupan yang terserang efek globalisasi yaitu telekomunikasi. Sekarang hand phone yaitu alat komunikasi yang udah dipunyai oleh tiap orang. Tidak hanya hand phone, yang tidak kalah perlu yaitu internet. Globalisasi seperti mengharuskan kita untuk mempunyai computer yang diperlengkapi dengan jaringan internet.

Di bagian kuliner, dampak globalisasi juga cukup besar. Makanan khas Barat jadi amat popular di semua dunia. Misalnya Pizza Hut, KFC, CFC, Hoka Hoka Bento, dsb. Hal semacam ini mengakibatkan makanan khas dalam negeri jadi kurang disukai. Yang tidak kalah perlu, segi kehidupan yang juga rasakan efek globalisasi yaitu fashion. Sekarang trend yang amat mendunia yaitu dari negara-negara barat. Bila orang Indonesia lebih pilih trend luar negri, siapakah yang bakal melestarikan budaya Indonesia?

Bagian berolahraga juga rasakan efek globalisasi. Sekarang semua dunia amat meminati kompetisi sepak bola, basket, bulu tangkis, serta lain sebagainya. Tidak cuma aktivitas olahraganya, alat-alat pendukung juga turut rasakan efek globalisasi. Misalnya sepatu. Sepatu jadi alat pendukung yang amat perlu. Jenis serta bentuk sepatu juga mesti sesuai dengan olahraganya.

Dari beberapa segi yang saya katakan tadi, terang kalau globalisasi amat punya pengaruh pada semua segi kehidupan. Tiap orang memanglah bisa rasakan pengaruhnya. Sebagai warga orang-orang yang baik, kita mesti dapat hadapi dampak globalisasi. Kita mesti dapat mengambil nilai-nilai positif serta buang nilai-nilai negatifnya. Umpamanya, dengan menyeleksi budaya asing yang masuk kedalam negeri kita. Kita mesti dapat pilih budaya yang baik, yang tidak bertentangan dengan beberapa etika yang ada di negeri kita. Lantaran budaya dalam negeri yaitu ciri khas negeri kita sendiri, yang perlu kita jagalah. Supaya tidak kehilangan informasi, kita mesti ikuti perubahan informasi serta tehnologi.

Jadi banyak langkah yang dapat kita kerjakan untuk hadapi dampak globalisasi. Kita bisa rasakan pengaruhnya, tetapi kita mesti mengambil efek positifnya, serta buang efek negatifnya.

Mudah-mudahan apa yang sudah saya katakan tadi berguna untuk kita seluruh yang ada di sini. Saya mengharapkan karenanya ada globalisasi ini seluruh orang bisa mengambil nilai positifnya. Terima kasih atas perhatian.
Wassalamu’alaikum Wr Wb.

======================================================================================
Pidato Bahasa Indonesia Topik Pendidikan

Saudara-saudara sekalian!
Yang saya hormati Dosen Stai Darul Qalam Drs. Habibullah.
Yang saya hormati mahasiswa/mahasiswi Stai Darul Qalam.

Alangkah bahagianya saya sebagai menjabat sebagai ibu pada Negara Indonesia, pada hari ini! pada hari ini, kita merayakan hari pendidikan Nasional, yang berada dilapangan Istana Bogor pada tanggal 2 Mei 2007. Dengan memperingati Pendidikan Nasional mudah-mudahan kita lebih semangat/bangkit untuk memajukan serta mencerdaskan pendidikan anak-anak bangsa supaya bermanfaat untuk bangsa, Negara serta Agama.

Bertambahnya anak usia sekolah yang cepat serta bertambahnya lulusan setiap tahap pendidikan yang besar, namun tidak diikuti menambahkan prasarana serta fasilitas pendidikan yang cepat serta mencukupi, menyebabkan permasalahan untuk pemerintah untuk memberi “pendidikan serta pengajaran” pada seluruh warga Negara seperti diamanatkan oleh undang- undang Mendasar.

Masalah ini krusial mengingat beragamanya geografis nusantara yang luas serta terpencar dengan tingkat perubahan sosial-ekonomi-kultural tidak sama. Saat itu untuk pertama kalinya pelaksanakan REPELITA dengan tekanan pada pembangunan ekonomi yang dilihat sebagai landasan untuk aspek- segi lain dari pembangunan nasional. Dalam pembaruan pendidikan perhatian difokuskan pada bebrapa usaha perbaikan serta penambahan kwalitas dan pengaturan peluang memperoleh pendidikan.

Tentang yang paling akhir ini sulitlah diraih apabila cuma lewat beberapa cara konvesial yakni memakai tehnologi komunikasi serta tehnologi, informasi radio serta tv. Pada th. 2007 pemerintah sudah mengambil keputusan APBN untuk pendidikan sebesar 20% untuk SD, SLTP serta SLTA. Program serta aktivitas yang dikerjakan tidak hanya atas mendasar bertambahnya jumlah gedung sekolah, guru, buku dan sebagainya. Alternatif yang didentifikasikan yaitu :

1. Menambahkan daya tampung SLP yang dikerjakan baik dengan menambahkan sekolah baru
2. Penambahan daya tampung sekolah- sekolah swasta
3. Pengembangan sekolah terbuka dengan media korespodensi, modul, siaran radio, siaran tv serta lain-lain
4. Pembukaan kursus- pelatihan keterampilan praktis di luar sekolah sebagai jalur penyaluran kemasyarkat..

Ki Hajar Dewantara (1889-1959) seseorang tokoh pendidikan Indonesia yang memprokarsai berdirinya instansi pendidikan Taman siswa. Dia lebih populer dengan filsafat” tut wuri handayani, hing madya mangun karsa, hing ngarso sung tulada. Dewantara mengklasifikasikan maksud pandidikan dengan arti “ tri-nga” (tiga “nga-nga yaitu huruf paling akhir dalam abjad jawa ajisak). “Nga” pertama yaitu ngerti” (mengerti/segi intelektual). “Nga kedua” yaitu “ngrasa” yaitu (rasakan segi afeksi), serta “nga” ketiga yaitu “nglakonin” (mengajarkan atau segi psikomotorik).

Merumuskan maksud pendidikan yang mencakup segi kognitif, afektif, serta psikomotor. Menurut Dewantara, yaitu hak setiap orang untuk mengatur sendiri, oleh karenanya pengajaran mesti mendidik anak jadi manusia yang merdeka batin, fikiran, serta tenaga.

Pengajaran janganlah terlalu memprioritaskan kecerdasan fikiran lantaran hal semacam itu bisa memisahkan orang tepelajar dengan rakyat. Akhir hingga di sini, mudah-mudahan bangsa Indonesia lebih tingkatkan serta mencerdaskan dan membuat anak-anak didik yang produktif, kreatif, serta inovatif yang bermanfaat untuk bangsa serta Negara, Membuat sumberdaya manusia yang berkwalitas serta mandiri yang bisa penuhi keperluan global.

SHARE

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan