Home Contoh Contoh Teks Eksposisi | Pengertian, Struktur & Paragraf

Contoh Teks Eksposisi | Pengertian, Struktur & Paragraf

SHARE

 


A. Pengertian


Teks eksposisi adalah teks yang mengungkap inspirasi, peras-aan, serta pendapat seorang yang sejauh ini ditutupi, terlindung atau tersembunyi.


B. Jenis Teks Eksposisi


Teks eksposisi Analitik

yakni teks eksposisi yang mempunyai tujuan untuk mengungkap suatu hal yang penting serta mengajak pembaca untuk memahami persoalan itu.

Struktur :

  • pernyataan pendapat (tesis)
  • alasan 1, 2, 3, dst
  • simpulan (reiterasi)

Teks Eksposisi Hortatorik

yakni teks eksposisi yang mempunyai tujuan untuk menuturkan serta mem-pengaruhi pembaca kalau suatu hal persoalan semestinya disele-saikan lewat cara demikian atau tak demikian, atau suatu hal mesti atau tak mesti dikerjakan.

Struktur :

  • Pernyataan pendapat (tesis)
  • Alasan 1, 2, 3, dst
  • Saran (referensi)

C. Pola Pengembangan


Paragraf Eksposisi Definisi

Ozone terapi yaitu penyembuhan satu penyakit lewat cara memasukkan oksigen, urni serta ozon berenergi tinggi kedalam badan lewat darah. Ozone terapi adalah therapy yang begitu berman-faat untuk kesehatan, baik untuk mengobati penyakit yang kita de-rita ataupun sebagai pencegah penyakit.

Paragraf Eksposisi Klasifikasi

Pemerintah bakal memberi pertolongan pembangunan tempat tinggal atau bangunan pada korban gempa. Pertolongan pembangunan tempat tinggal atau bangunan itu sesuai dengan tingkat rusaknyanya. Warga yang tempat tinggalnya rusak enteng memperoleh pertolongan sekitaran 10 juta. Warga yang tempat tinggalnya rusak tengah memperoleh pertolongan sekitaran 20 juta. Warga yang tempat tinggalnya rusak berat memperoleh pertolongan sekitaran 30 juta. Calon penerima pertolongan itu ditetapkan oleh aparat desa setem-pat dengan pengawasan dari pihak LSM.

Paragraf Eksposisi Proses

Hingga hari ke-8, pertolongan untuk beberapa korban gempa Yogyakar-ta belum rata. Hal semacam ini tampak di banyak wilayah Bantul serta Jetis. Umpamanya, di Desa Piyungan. Hingga sekarang ini, warga Desa Piyungan cuma makan singkong. Mereka mengambilnya dari sebagian kebun warga. Bila ada warga yang makan nasi, itu yaitu beberapa bekas beras yang mereka kumpulkan dibalik reruntuhan bangunan. Keadaan seperti ini tunjukkan kalau pertolongan pemerintah kurang rata.

Paragraf Eksposisi Ilustrasi

Pernahkan Anda hadapi kondisi spesifik dengan perasaan takut? Bagaimana caranya mengatasinya? Berikut ini ada lima jurus untuk menangani rasa takut itu. Pertama, persipakan diri Anda sebaik-baiknya apabila hadapi kondisi atau situasi spesifik ; ke-2, tekuni sebaik-baiknya apabila hadapi kondisi itu ; ketiga, pupuk serta binalah rasa yakin diri ; ke empat, sesudah muncul rasa yakin diri, pertebal kepercayaan Anda ; ke lima, untuk memberi rasa yakin diri, kita mesti memberi kecakapan atau ketrampilan lewat latihan atau belajar sungguh – sungguh.

Paragraf Eksposisi Perbandingan/Pertentangan

Pasca gempa dengan kemampuan 5, 9 taraf richter, beberapa Yogyakarta serta Jawa Tengah luluh lantak. Kondisi ini mengundang perhatian beragam pihak. Pertolongan juga berdatangan dari dalam serta luar negeri. Pertolongan berupa makanan, obat-obatan, serta baju dipusatkan di sebagian tempat. Hal semacam ini ditujukan supaya pendistribu-sian pertolongan itu lebih cepat. Tenaga medis dari beberapa daerah lain juga berdatangan. Mereka memberi pertolongan di sebagian ru-mah sakit serta tenda – tenda darurat.

loading...

Paragraf Eksposisi Laporan

Sesungguhnya, tidak cuma ITS yang tawarkan tempat tinggal instan sehat untuk Aceh atau di kenal dengan Rumah ITS untuk Aceh (RI-A).

Pusat Riset serta Pengembangan Permukiman Departemen Peker-jaan Umum juga tawarkan “Risha” dengan kata lain Tempat tinggal Instan Simpel Sehat. Jenisnya nyaris sama, mudah dibongkar-pasang, bahkan juga motonya “Pagi Pesan, Sore Huni”. Bedanya, system susunan serta kon-struksi Risha sangat mungkin tempat tinggal ini berupa panggung. Harga Risha sedikit lebih mahal, Rp 20 juta untuk type 36. walau demikian, usianya bisa meraih 50 th. lantaran komponen susunan menggunakan beton bertulang, diperkuat pelat baja dibagian sambungannya. Kekuatannya pada gempa juga sudah diuji di laboratorium hingga zonasi enam.

Baca juga: Contoh Notulen


D. Kebahasaan


Kalimat Fakta serta Opini

Kalimat fakta adalah kalimat yang diisi mengenai kenyataan seh-ingga kebenarannya berbentuk objektif. Sedang kalimat opini adalah kalimat yang diisi opini hingga karakter kebenarannya subjektif.

Contoh Kalimat Fakta

  1. Kambing adalah hewan herbivora.
  2. Sapi berkaki empat.
  3. Wortel memiliki kandungan vitamin A.

Contoh Kalimat Opini

  1. Ari merupakan anak yang pandai.
  2. Beberapa orang Indonesia begitu ramah.
  3. Tidak semestinya negeri ini di pimpin oleh koruptor.

E. Puisi


Citraan Puisi

Untuk memberi deskripsi yang pasti, untuk menyebabkan suasa-na, untuk membuat lebih hidup serta menarik, dalam puisi penyair juga kerap memakai deskripsi angan. Deskripsi angan dalam puisi ini disebut citraan (imagery)

Citraan atau pengimajian yaitu gambar-gambar dalam pikiran, atau deskripsi angan si penyair. Tiap-tiap gambar pikiran dimaksud citra atau imaji

(image). Deskripsi fikiran ini yaitu satu dampak dalam fikiran yang begitu mirip deskripsi yang dihasilkan oleh penangkapan kita pada satu objek yang bisa diliat oleh mata (indera pandangan). Citraan tak bikin kesan baru dalam fikiran.

Jenis/jenis citraan (imaji)

1. Citraan penglihatan (visual imegery)

Citraan penglihatan yaitu citraan yang diakibatkan oleh indera peng-lihatan (mata). Citraan ini seringkali dipakai oleh penyair. Citraan pandangan dapat memberi rangsangan pada indera penglihatan se-hingga beberapa hal yang tidak tampak jadi seakan-akan tampak.

Contoh :

Nanar saya hilang ingatan sasar Sayang berulang kepadamu jua Engkau pelik menarik menginginkan Sama dara di balik gorden

(Amir Hamzah, Kepadamu Jua)

2. Citraan pendengaran (auditory imagery)

Citraan pendengaran yaitu citraan yang dihasilkan dengan menye-butkan atau menguraikan bunyi nada, umpamanya dengan timbulnya diksi sunyi, tembang, dendang, dentum, dsb. Citraan pendenga-ran terkait dengan kesan serta deskripsi yang didapat lewat indera pendengaran (telinga).

Contoh :

Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba Meriak muka air kolam jiwa

Serta dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku

(Chairil Anwar, Sajak Putih)

3. Citraan perabaan (tactile imagery)

Citraan perabaan yaitu citraan yang bisa dirasa oleh indera peraba (kulit). Ketika membacakan atau dengarkan larik-larik puisi, kita bisa temukan diksi yang bisa dirasa kulit, umpamanya dingin, panas, lembut, kasar, dsb.

Contoh:

Kapuk randu, kapuk randu! Selembut tudung cendawan Kuncup-kuncup di hatiku

Pada mengembang bermerkahan

(WS Rendra, Ada Tilgram Tiba Senja)

4. Citraan penciuman (olfactory)

Citraan penciuman yaitu citraan yang terkait dengan ke-san atau deskripsi yang dihasilkan oleh indera penciuman. Citraan ini terlihat waktu kita membaca atau mendengar kalimat tertentu, kita seperti mencium suatu hal.

Contoh:

Dua puluh tiga matahari Bangkit dari pundakmu

Tubuhmu menguapkan bau tanah

(WS Rendra, Nyanyian Suto untuk Fatima)

5. Citraan pencecapan (gustatory)

Citraan pencecapan adalah citraan yang berhubungan dengan ke-san atau gambaran yang dihasilkan oleh indera pencecap. Pembaca seolah-olah mencicipi sesuatu yang menimbulkan rasa tertentu, pahit, manis, asin, pedas, enak, nikmat, dan sebagainya.

Contoh:

Dan kini ia lari kerna bini bau melati Lezat ludahnya air kelapa

(WS Rendra, Ballada Kasan dan Patima)

6. Citraan gerak (kinaesthetic imagery)

Citraan gerak adalah gambaran tentang sesuatu yang seolah-olah dapat bergerak. Dapat juga gambaran gerak pada umumnya.

Contoh:

Pohon-pohon cemara di kaki gunung pohon-pohon cemara

menyerbu kampung-kampung bulan di atasnya menceburkan dirinya ke kolam membasuh luka-lukanya

(Abdulhadi, Sarangan)

Selain citraan di atas, ada pula ahli sastra yang menambahkan jenis citraan lain, yaitu:

1. Citraan perasaan

Puisi merupakan ungkapan perasaan penyair. Untuk mengungkapkan perasaannya tersebut, penyair memilih dan menggunakan kata-kata ter-tentu untuk menggambarkan dan mewakili perasaannya itu. Sehingga pembaca puisi dapat ikut hanyut dalam perasaan penyair.

Perasaan itu dapat berupa rasa sedih, gembira, haru, marah, cemas, kesepian, dan sebagainya.

Contoh:

Alangkah pilu siutan angin menderai Mesti berjuang menghabiskan lagu sedih Kala aku terpeluk dalam lengan-lenganmu

Sebab keinginan saat ini mesti tewas dekat usia

(Toto Sudarto Bachtiar, Wajah)

2. Citraan intelektual

Citraan intelektual adalah citraan yang dihasilkan oleh/ dengan asosia-si-asosiasi intelektual.

Contoh:

Bumi ini perempuan jalang

yang menarik laki-laki jantan dan pertapa ke rawa-rawa mesum ini

dan membunuhnya pagi hari

(Subagio Sastrowardoyo, Dewa Telah Mati)

Contoh puisi yang banyak mengandung citraan terlihat berikut ini.

SHARE

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan