Daur Ulang Plastik | Belajar Biologi

Posted on

Daur Ulang Plastik | Belajar Biologi

Kantor pusat penelitian dari pengembangan pemukiman Bandung di bawah naungan Badan Litbang Pekerjaan Umum, Departemen Pekerjaan Umum di Jakarta, salah satu laboratoriumnya menciptakan alat untuk mengolah kresek bekas menjadi pelet-pelet plastik.

Daur Ulang Plastik | Belajar Biologi

Berikut ini adalah Daur Ulang Plastik yaitu sebagai berikut.

Secara garis besar, komponen-komponennya terdiri dari tabung besi dengan diameter kira-kira 10 cm dan panjang 30 cm. tabung ini dilubangi untuk corong tempat masuknya kresek yang akan dilelehkan. Di ujung tabung yang satu ditutup, tetapi pada tutup ini ada lubang-lubang kecil tempat keluarnya plastik lelehan.

Daur Ulang Plastik | Belajar Biologi

Di ujung tabung yang satunya lagi adalah tempat masuknya besi yang diberi sirip ulir. Bila besi sirip ulir ini berputir, sirip ulir akan mendorong plastik leleh keluar melalui lubang-lubang kecil.

Daur Ulang Plastik | Belajar Biologi

Plastik leleh yang keluar melalui lubang ini bentuknya seperti cacing dengan suhu tinggi. Lalu dipotong-potong dengan pisau dan potongan-potongan plastik panas ini akan jatuh ke dalam wadah yang diisi air untuk mendinginkannya, dan jadilah pelet-pelet plastik berwarna hitam (karena plastik kreseknya berwarna hitam).

Daur Ulang Plastik | Belajar Biologi

Plastik biasa meleleh tentunya jika dipanaskan. Terlebih dahulu tabung besi dan besi sirip ulir tersebut dipanaskan dengan alat pemanas. Di laboratorium, pemanasnya menggunakan pemanas listrik.

Daur Ulang Plastik | Belajar Biologi

Sebenarnya bisa juga dengan pemanas lain, misalnyakompor, asal temperatur tabung bisa mencapai 150 derajat hingga 200 derajat celcius.

Daur Ulang Plastik | Belajar Biologi

Untuk apa pelet-pelet tersebut? Bisa untuk bahan bangunan semacam bata bila diaduk dengan semen, menggantikan kerikil. Jauh lebih bermanfaat dibandingkan bila hanya dibuang begitu saja menjadi sampah yang bermasalahan.

Daur Ulang Plastik | Belajar Biologi

Contah lain yaitu pak Sobirin memiliki cara sangat sederhana, yaitu sekedar melelehkan plastik dengan bentuk akhir tertentu. Tidak dibakar, hanya dipanaskan. Untuk cetakannya, hanya menggunakan sendok makan bekas yang tidak dipakai.

Daur Ulang Plastik | Belajar Biologi

Urutannya sebagai berikut.

Pertama, siapkan plastik bekas sikat gigi, sisir, dan sejenisnya dipotong menjadi ukuran kecil-kecil. Jika sudah ditumbuk saja. Pilih pastik yang warna-warni atau sesuai dengan keinginan.

Kedua, taruh potongan-potongan kecil plastik dalam sendok. Sebelumnya sendok diisi sedikit saja minyak goreng atau dioleskan saja secukupnya.

Ketiga, jangan lupa menyiapkan air dingin dalam sebuah wadah untuk mendinginkan plastik yang telah meleleh.

Keempat, nyalakan lilin, lalu taruhlah sendok yang telah berisi potongan-potongan plastik di atas nyala lilin. Atur jarak api dengan sendok agar cukup panas, tetapi tidak sampai api menjilat plastik dan terbakar. Jika terbakar, artinya sama saja kita membakar plastik dan akan berasap hitam mengandung racun dioksin.

Kelima, plastik mulai meleleh. Jika diukur, kira-kira suhunya sekitar 200 derajat celcius. Bila telah meleleh semua, sendok segera di masukkan ke dalam air dingin yang telah disiapkan.

Plastik yang meleleh akan segera membeku dan lepas dari sendok. Jika belum lepas, tekan dengan ibu jari supaya lepas. Jadilah bentukan sesuai dengan cembungan cendok, berwarna sesuai pilihan kita.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan