Dia Diusir oleh Ibunya Saat Berusia Tiga Tahun. Setelah Kaya Raya Dia Mempermalukan Ibunya. Hingga Dia Tersadar Lalu Bersujud Memanggil, “Ibu” Saat Celana Wanita itu Dirabanya, Tak Ada Kaki!

Posted on

Erabaru.net. Menurut cerita, ada seorang nenek di desa Nan-an. Warga desa suka memanggilnya Nenek Huang karena si nenek tidak punya nama.

Setiap pagi, nenek Huang selalu duduk melamun di bawah pohon besar gerbang desa, melihat orang-orang yang berlalu lalang, dan terkadang air matanya berlinang.

Saat muda, bisa dikata nenek Huang adalah seorang gadis desa yang cantik di desa Nan-an.

Dia kemudian menikah dengan sosok seorang pria yang jujur, tapi malang, suaminya tewas dihantam batu saat mendaki gunung.

 

ILUSTRASI. (Internet)

Dia meninggalkan nenek Huang dan sepasang putri kembarnya dan hidup menderita.

Anak laki-laki nenek Huang bernama Ah-Jun, konon katanya sudah kaya dan makmur di kota.

Setiap kali pulang ke kampung selalu diiringi beberapa mobil yang membuka jalan untuknya, benar-benar hebat dan berwibawa.

Namun, nenek Huang tidak menikmati sedikit pun semua kemewahan ini, karena sepuluh tahun yang lalu, dia telah memberikan Ah-Jun sebagai anak angkat keluarga Zhao di desa, jadi anaknya bermarga Zhao mengikuti marga keluarga angkatnya!

Ah-Jun juga tahu, nenek Huang adalah ibu kandungnya. Tetapi selama puluhan tahun ini, dimana setiap lewat dari desa Nan-an, rasa bencinya semakin dalam begitu melihat nenek Huang.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan