Dibalik Bahaya Diet Secara Asal

Posted on
Bahaya diet ketat

Pernah ada observasi yang menemukan bahwasanya dari semua wanita penderita kanker yang dijadikan responden, semua..ya semua, pernah ikut program pelangsingan tubuh. Tidak otomatis menuduh bahwa program diet asal langsing itu membuat orang terkena kanker.

Tetapi, jika arahnya cenderung ke sana, apa masih nekat? Jangan tanya definisi dietnya apa. Diet melangsingkan tubuh secara desperate pasti akan merusak tatanan harmoni tubuh. Secara desperate ya. Tapi, even diet kalori pun—yang katanya terukur, rentan ada dalam kondisi rusak harmoni tubuh dalam jangka panjang. Karena logika dasarnya salah. Logika dasarnya adalah mengurangi pasokan kalori tubuh. Dengan harapan kelebihan gula dan lemaknya berkurang maka tubuh berangsur normal.

Ujung-ujungnya sih membuat orang kelaparan jangka panjang juga. Kadang malah masih dibarengi dehidrasi, dengan pemanfaatan teh hijau, misalnya. Karena katalisator utamanya adalah turun berat. Makanya, mau diet apapun, termasuk diet kalori resmi, ukuran sukses atau tidaknya ialah berat turun!

Tak peduli beratnya turun karena dehidrasi, kulit mengeriput, muka pucat, tekanan darah tidak stabil, dan indikator tubuh tidak sehat lain. Yang penting “Beratnya Turun!” Sedihnya lagi, diet desperate langsing itu rata-rata tidak ada yang bertahan lama. Tidak sampai hitungan tahun, bulan, ehh sudah gendut lagi.