Ditolak! PGI Tidak Ikut Rayakan Natal di Monas, Begini Respon Anies Baswedan

Posted on

Lahiya – Perayaan Natal Pemprov DKI Jakarta akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Namun Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) tidak ikut dalam perayaan tersebut. Sebagai tanggapan, Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta menuturkan pihaknya akan mengkaji penolakan dari PGI tersebut.

“Kita pelajari dulu, saya pelajarin dulu,” kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/12/2017). Demikian seperti dilansir dari laman Detik.com, Sabtu (16/12/2017).

Sebelumnya, Pemprov DKI memastikan akan menyelenggarakan perayaan natal di Monas.

“Pertama, kami melihat Monas ini sudah dibangun sebagai tempat tidak dalam rangka kepentingan pengumpulan massa yang mau mendorong kepentingan tertentu. Jadi kami mau Monas ini dijaga, dipelihara, memang justru jadi monumen yang bisa memperkokoh kehidupan bersama,” ungkap Ketua Umum PGI wilayah DKI Jakarta, Manuel Raintung, dalam konferensi pers di Graha Oikumene PGI, Salemba, Jakarta Pusat.

Baca juga: Teladan! Kisah Polisi Hoegeng: Pensiun dari Kapolri, Cari Tambahan dengan Menyanyi

Raintung mengungkapkan pihaknya sudah 4 kali mengadakan pertemuan dengan Pemprov DKI Jakarta terkait perayaan di Monas. Dalam pertemuan tersebut, PGI menyarankan agar penyelenggaraan Natal berlangsung di tempat tertutup.

“Sudah 4 kali sampai terakhir tanggal 11 Desember. Tapi untuk kelanjutannya kami belum bisa sampaikan apa jadi di Monas atau tidak. Tapi yang jelas, PGI menyarankan kepada gubernur tidak dilaksanakan outdoor tapi indoor,” tandasnya.

PGI  Pilih Indoor

Untuk tempat tertutup bagi perayaan Natal tersebut, PGI menyarankan agar acara dilaksanakan di 2 tempat, yakni JIExpo Kemayoran dan Glodok Kemayoran. Kendati demikian, PGI tidak menyalahkan jika ada lembaga gereja lain yang ingin tetap ikut perayaan Natal di Monas.

“Kita kan sebagai lembaga harus punya sikap. Dalam hal ini kalau ada lembaga lain yang ingin ikut di Monas ya silakan,” terangnya.

Dari 7 lembaga keumatan Kristen yang ada di Jakarta, baru PGI yang menentukan sikap menolak perayaan Natal di Monas. Ketujuh lembaga tersebut adalah PGI, PGLII (Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia), Gereja Pentakosta, Gereja Advent, Gereja Baptis, Gereja Ortodoks, dan Bala Keselamatan.

“Yang baru ambil sikap baru PGI,” sebutnya kemudian.

Raintung juga menyampaikan pihaknya akan membuat surat imbauan kepada umat Kristen, khususnya di Jakarta, untuk merayakan Natal secara sederhana.

Baca juga: Anies Baswedan Pastikan Perayaan Natal di Monas Ditanggung Pemprov DKI

“Karena inisiasi dari Pemprov, kami akan menyampaikan ke Pemprov, nanti kami akan buat surat imbauan kepada umat untuk merayakan Natal dengan kesederhanaan,” pungkasnya.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan