Dolores O’Riordan, Vokalis The Cranberries Meninggal Dunia

Posted on

Lahiya – Meski tak tahu kapan waktunya, semua orang ditakdirkan untuk mati. Front woman dari band Irish rock asal Irlandia The Cranberries, Dolores O’Riordan, dikabarkan telah berpulang. Sang vokalis disebutkan meninggal dunia secara tiba-tiba. Kabar meninggalnya wanita berusia 46 tahun itu diungkapkan oleh Lindsey Holmes selaku juru bicaranya, seperti dikutip AFP pada Selasa (16/01/2018).

“Penyanyi Irlandia dan internasional Dolores O’Riordan telah meninggal tiba-tiba di London hari ini. Anggota keluarganya terpuruk,” ujar Lindsey dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir dari laporan CNNIndonesia.com, Selasa (16/01/2018).

Berdasarkan laporan dalam laman The Guardian, O’Riordan meninggal dunia di sebuah hotel di London, Inggris. Lindsey menyebut O’Riordan berada di sana untuk sesi rekaman singkat.

“Penyanyi utama dengan band Irlandia The Cranberries berada di London untuk sesi rekaman singkat. Tidak ada keterangan lebih lanjut yang tersedia saat ini,” singkat Lindsey.

Baca juga: KPK Panggil Penyanyi Iis Sugiarto, Terkait Kasus Korupsi Apa?

“Anggota keluarganya hancur mendengar kabar tersebut dan meminta privasi pada saat yang sangat sulit ini,” tambahnya kemudian.

Sementara itu, kepolisian setempat menyebut O’Riordan ditemukan sudah tak bernyawa di sebuah kamar hotel di Park Lane pada pukul 9.05 pagi.

Padahal, pelantun lagu Zombie itu baru-baru ini tampil dengan band bernama D.A.R.K. Wanita yang lahir di Limerick, Irlandia itu terakhir memposting foto diri dengan kucingnya di Twitter pada tanggal 4 Januari dengan judul: ‘Sampai jumpa Gio. Kami pergi ke Irlandia.”

Masa Lalu Kelam

Mengilas balik, potensi bermusik O’Riordan sudah tampak sejak kecil. Ia mulai bernyanyi pada usia 5 tahun dan menulis lagu saat berumur belasan tahun. Semasa hidupnya, O’Riordan berhasil mencetak lagu-lagu hit di tahun 90-an bersama The Cranberries, seperti ZombieLinger, Ode to My Family, When You’re Gone dan Animal Instinct.

Namun, di balik kesuksesan dalam karier bermusiknya, bak zombie, hidup O’Riordan kacau-balau.

O’Riordan pernah mengungkap bahwa dirinya telah dilecehkan secara seksual saat masih muda. Ia juga mengaku pernah mengalami masalah gangguan mental, termasuk depresi dan gangguan bipolar.

Pada 2013, melansir People, O’Riordan bercerita kepada LIFE Magazine bahwa ia dilecehkan selama empat tahun sejak berusia 8 tahun oleh seseorang yang dipercayainya.

“Saya dulu masih kecil,” ujar wanita beranak tiga itu.

“Hal itu semakin sulit juga saat kau memiliki tiga putri karena kau mendapat kilas balik setiap kau bersama mereka dan melihat mereka. Kau bertanya, ‘Bagaimana bisa seseorang puas dengan cara seperti itu, kau tahu?’”

Memprioritaskan Anak

 

Sang rocker kerap bercerita tentang bagaimana ia memprioritaskan kewajibannya sebagai seorang ibu, dan berkata bahwa mempunyai anak membuat hidupnya berubah menjadi lebih baik.

“Anak-anak sebenarnya benar-benar penting dalam proses penyembuhan saya,” sebutnya mengenai bagaimana melupakan masa lalu kelamnya itu.

Pada 2011, O’Riordan juga pernah terpuruk saat kehilangan ayahnya, Terence akibat kanker. Tiga tahun kemudian, hidupnya kembali diuji saat pernikahannya yang berusia 20 tahun dengan Don Burton, bekas manajer tur band Duran Duran, berakhir.

Baca juga: KPK Panggil Penyanyi Iis Sugiarto, Terkait Kasus Korupsi Apa?

O’Riordan dan Burton berpisah tak lama setelah ia ditangkap dan ditahan polisi akibat melakukan kekerasan verbal dan fisik kepada kru pesawat Aer Lingus yang terbang dari New York ke Shannon, AS.

May you rest in peace, Dolores.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan