Duh, Dua Bayi ini Masuk Rumah Sakit Setelah Diberi Susu Kental Manis

Posted on

Lahiya – Dua orang bayi dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami beberapa gejala yang cukup memprihatinkan. Yang pertama adalah Muhammad Adam Saputra, seorang bayi berusia 7 bulan. Kedua, adalah Arisandi yang umurnya menginjak 10 bulan. Keadaan kedua bayi asal Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut memang mengkhawatirkan. Adam Saputra hanya memiliki berat badan sekitar 4 kg saja dengan usianya yang menginjak 7 bulan.

Tak hanya Adam, selain memiliki berat badan yang tak seimbang Arisandi juga mengalami pengelupasan pada kulit yang cukup parah. Hal tersebut diduga terjadi setelah selama beberapa hari kedua bayi ini diberi susu kaleng sebagai pengganti ASI yang tidak mencukupi.  Pemberian susu kaleng ini disebabkan karena kedua keluarga tak memiliki cukup uang untuk membeli susu formula. Demikian seperti dikutip dari laporan Nakita.Grid.ID, Jumat (05/01/2018).

Sebelum dilarikan ke rumah sakit, kedua bayi tersebut sempat mengalami demam. Bahkan kulit manusia mungil itu mengelupas dan bengkak seperti alergi.

Humas RSUD Bahteramas Sulawesi Tenggara, Masita menyebutkan, kedua bayi tersebut mengalami gizi buruk karena kurangnya nutrisi dan ASI yang cukup.

Baca juga: Tegas! Soal Isu Foto Istrinya dengan Anas, Politikus Gerindra Berikan Klarifikasinya

Hal ini membuktikkan bahwa susu kaleng tak mencukupi nutrisi bayi yang membuat kondisi dua bayi tersebut melemah hingga harus mengalami gizi buruk.

Bukan untuk Dikonsumsi Bayi dan Balita

Pada dasarnya susu kental manis memang bergizi yang tinggi, namun hanya berfungsi bagi anak usia 5 tahun ke atas dan untuk orang dewasa saja.

Umumnya susu kental manis mengandung lemak jenuh, karbohidrat, protein, gula, kalium, natriumm, vitamin A, B, B1, D3, B6, E hingga kalori tinggi.

Namun, bagi bayi dan balita, nutrisi tersebut tidak tepat dan malah bisa membuat diare hingga alergi.

Ini dikarenakan 90 persen gula dalam susu kental manis akan mengganggu sistem pencernaan pada bayi dan balita.

Kandungan gula yang tinggi pada susu kental manis tidak seimbang dengan nutrisi dan protein yang dibutuhkan oleh bayi, sehingga dapat membuat kandungan gula bayi naik, kekurangan nutrisi, batuk, dan sulit pernafasan.

Baca juga: Ternyata Gampang Banget! Pria Ini Beberkan Trik Bikin Telur Asin dari Telur Ayam Negeri dan Langsung Viral

Kejadian yang terjadi pada bayi Adam dan Arusandi di Sulawesi cukup menjadi gambaran agar hendaknya para ibu jadi lebih berhati-hati dalam memberikan nutrisi bagi si kecil. Dengan demikian, pemberian susu kental manis pada bayi dan balita secara rutin adalah sangat tidak disarankan.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan