Home Strategi Bisnis Duh! Penelitian Membuktikan Gaji Pas-pasan Bikin Otak Tumpul | @Strategi_Bisnis

Duh! Penelitian Membuktikan Gaji Pas-pasan Bikin Otak Tumpul | @Strategi_Bisnis

SHARE
Sebuah studi yang dirilis jurnal science membuktikan fakta muram: orang yang gajinya pas-pasan dalam jangka panjang akan semakin menurun daya kognisinya. Ya, studi itu menulis bahwa daya cognitive thinking skills orang yang income-nya pas-pasan akan semakin memudar. Kemampuan berpikirnya akan menurun.Kemampuan otak kita terbatas. Itulah kenapa otak membenci kegiatan multitasking.
Saat otak kita dibebani kecemasan gaji yang serba pas-pasan, maka kemampuan otak untuk berpikir jernih dan kreatif menurun drastis.

Ada sebuah eksperimen menarik dalam studi itu. Para petani diminta untuk mengerjakan tes logika yang sama, tapi dalam waktu berbeda. Sebelum dan sesudah panen.

Saat sebelum panen, ketika uang tabungan semakin habis, dan petani stres, maka hasil skor tes selalu jeblok. Sebaliknya, setelah panen tiba dan uang melimpah, maka skor tes para petani itu naik secara dramatis.

Penelitinya menulis, kecemasan Anda  tentang income yang pas-pasan, atau kondisi keuangan Anda  yang terbatas sangat mempengaruhi daya berpikir Anda. Itulah kenapa orang yang sedang dalam keadaan tertekan karena gaji yang kecil, atau terjebak hutang, mengalami kebingungan tidak tahu apa solusinya.

Beberapa kali admin terima email dari follower dengan bunyi seperti ini: mas, gaji saya kecil sekali, apa yang harus saya lakukan untuk mengubah nasib. Atau seperti ini mas, saya terjerat utang ratusan juta. Saya bingung dan tidak bisa berpikir lagi mas. Tolong dibantu mas. Waktu terima email seperti itu, saya suka garuk-garuk kepala. Mereka sudah dewasa. Tapi  berpikir mengubah nasib saja tidak bisa. Priye to le, sampeyan iki.

Namun setelah membaca studi di jurnal Science itu, admin jadi lebih bisa berempati dan memahami kenapa muncul email seperti tadi. Sebab studi saintifik membuktikan bahwa orang yang stres karena gajinya pas-pasan , maka kemampuan berpikirnya akan menurun drastis. Sad but true.

Baca juga: Cara Hidup Sehat Ala Rasulullah

Maka siklusnya menjadi kelam: gaji pas-pasan, daya kognisi menurun, tidak bisa berpikir jernih dan kreatif, maka nasib hidup tetap stagnan. Siklus kelam seperti itulah yang mungkin bisa menjelaskan kenapa banyak orang sudah bekerja bertahun-tahun tapi gaji kecil, dan hidupnya stagnan.

Judul studi yang dimuat di majalah ilmiah Science tadi bertajuk: Poverty Impedes Cognitive Function (2013). Hasil studi tadi mendedahkan duka yang perih: orang yang gajinya pas-pasan  amat butuh thinking skills yang tajam buat mengubah nasib, tapi justru ironisnya, daya ketajaman berpikir itu sudah lenyap, karena otak mereka stress memikirkan gaji yang serba terbatas.

Penelitinya sendiri terkejut dengan hasil studi mereka. Sebab studi itu menegaskan fakta muram: orang yang gajinya kecil bisa terjebak selamanya. Saat penghasilanmu pas-pasan , kemampuanmu untuk berpikir tajam dan kreatif semakinmenurun. Low income bisa membuat otakmu tulalit.

loading...

Jika keterbatasan kondisi finansial ternyata amat berpengaruh terhadap hilangnya daya kognisi (thinking skills) kita, apa solusinya? Dua solusi simpel yang acap diajukan ahli behavior science untuk hindari kerusakan daya berpikir adlh ini: rajin bersyukur dan rajin olahraga.

Be grateful. Selalu bersyukur akan apa yang sudah dimiliki, dan bukan fokus pada apa yang masih kurang. Terbukti bisa membuat sel-sel otakmu terus mekar.

Puluhan studi saintifik sudah menulis, tentang kekuatan magis dari rajin bersyukur. Otakmu bisa benar-benar semakin cerdas kalo rajin bersyukur.

Rajin olahraga atau bergerak. Puluhan studi sudah mengkonfirmasi: rajin menggerakkan tubuh, sel otak mekar. Malas olahraga, sel otak pun nyungsep.

Cara untuk membuat otakmu tajam dan kreatif bukan dengan ikut seminar blah-blah. Cukup rutin jalan kaki 30 menit tiap hari. Proven. Based on science.

Sayangnya, orang yang gajinya pas-pasan  akan sulit untuk bersyukur (lebih sering mengeluh). Dan rata-rata juga malas olahraga. Maka jika income Anda  pas-pasan , tapi malas bersyukur dan malas olahraga, ketajaman otakmu bisa benar-benar menurun. Seperti hasil studi tadi.

Dan siklus hidup akan penuh dengan duka yang perih: gaji kecil, daya kognisi menurun, tidak bisa berpikir kreatif, gaji tetap stagnan, kelam.

Baca juga:
Pendapatan Pas-pasan Jadi Pemicu Stres Nomor 1

*Kultwit business + strategy @Strategi_Bisnis
04/09/2015 08:46:02 WIB

SHARE