Fredrich Yunadi Ditangkap, Istri dan Keponakan Datangi Kantor KPK

Posted on

Lahiya – Pada Jumat (12/01/2018) jelang tengah malam, pihak KPK melakukan penangkapan terhadap pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi. Sepertinya hal ini sangat mengejutkan bagi pihak keluarga karena kendati sudah dini hari sekalipun, mereka masih mendatangi kantor KPK di Kuningan, Jakarta Selatan. Bahkan, Linda Indriana Campbell—sang istri terlihat mendatangi kantor KPK pada Sabtu (13/01/2018) pukul 02.10 WIB.

Melansir laporan Tribunnews.com, Minggu (14/01/2019), ia datang bersama dua keponakan dan pembantu rumah tangga. Setelah duduk menunggu di sofa di lobi kantor KPK, mereka ditemui oleh Sapriyanto Refa selaku kuasa hukum Fredrich.

Bawakan Obat Jantung

Selain berbincang beberapa menit, Linda sempat menyerahkan tas berisi pakaian ganti untuk Fredrich kepada Sapriyanto. Linda juga menitipkan bungkusan berisi obat untuk suaminya itu.

“Bawakan obat Bapak (jantung) sama pakaian,” ujar keponakan perempuan Fredrich saat keluar meninggalkan kantor KPK.

Baca juga: Kritik Jokowi Karena Harga Beras Naik, Fahri Hamzah: Mana Janjinya Sekarang?

Ia juga menuturkan kekagetannya sebagai pihak keluarga, “Ya kaget (Fredrich ditangkap KPK), yah namanya juga kami keluarga,” imbuhnya.

Sementara itu, Linda mengaku belum bisa menemui suaminya. Diungkapkannya, ia hanya bisa menitipkan barang untuk Fredrich.

“Kami belum bisa ketemu sih. Tadi cuma nganter aja,” katanya.

Sekitar 40 menit keluarga Fredrich berada di dalam kantor KPK. Setelahnya, mereka keluar meninggalkan kantor.

Karena Tidak Kooperatif

Sebelumnya, Fredrich Yunadi selaku tersangka ditangkap oleh tim KPK di RS Medistra Jakarta karena dinilai tidak kooperatif. Sebelumnya, dia mangkir dari panggilan pemeriksaan sebagai tersangka.

Fredrich Yunadi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan merintangi atau menghalangi penyidikan kasus e-KTP Setya Novanto.

Pada 16 November 2017, Fredrich bersama dokter Bimanesh Surtarjo diduga “bersekongkol” memasukkan Setya Novanto ke RS Medika Permata Hijau Jakarta. Keduanya diduga memanipulasi data medis untuk Setya Novanto dengan tujuan agar orang nomor satu DPR RI tersebut bisa menghindari panggilan pemeriksaan KPK.

Baca juga: Melawak Memang Tak Mudah, 4 Komedian Ini Pernah Dikecam Akibat ‘Salah’ Melucu

Ketika peristiwa tersebut terjadi, Fredrich Yunadi merupakan kuasa hukum dari Setya Novanto. Sedangkan Bimanesh Sutarjo merupakan dokter yang menangani Novanto di RS Medika Permata Hijau.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan