Gaya Hidup Mewah, Banyak Istri Simpanan dan Narkoba Bikin Polisi Ini Gasak Kas Bank Mandiri Rp 10 Miliar

Posted on

Lahiya – Ditugaskan untuk menjaga keamanan kas bank dengan nilai fantastis Rp10 miliar, Brigadir J, anggota Polres Tabalong bersama dengan rekannya yang berinisal Y malah merampok uang tersebut. Akibat dari perbuatannya itu, Brigadir J dan temannya yang berinisial Y dibekuk oleh pihak yang berwajib.

Ajun Komisaris Polisi M Rifai, Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan menyebutkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan ternyata motif perampokan itu lantaran faktor ekonomi. Hidup glamor dan pengaruh narkotika menjadi penyebab keduanya melakukana aksi yang sangat tidak terpuji itu.

“Motif sementara karena pola hidup yang glamor. Keduanya juga pecandu narkotika dan sudah dites keduanya positif narkotika,” kata Rifai, seperti yang diwartakan oleh Viva.co.id

Baca juga: Diberitakan Pacaran dengan Ayu Ting Ting, Begini Reaksi Tak Terduga Brandon Salim. Menohok Banget!

Tak hanya itu saja motifnya, biaya hidup yang sangat tinggi diduga kuat juga menjadi landasan dari aksi perampokan itu. Brigadir J juga diketahui memiliki beberaa istri simpanan. Dan yang diketahui sejauh ini hanya dua saja.

“Dia punya banyak istri simpanan. Saat ini yang ketahuan baru dua,” ujarnya.

Soal uang hasil perampokan, sampai saat ini pihak kepolisian masih baru menemukan uang Rp4,5 miliar dan sisanya masih dalam pencarian.

Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto selaku Kadiv Humas Mabes Polri menyebutkan, faktor mental seorang anggota yang menjadi permasalahannya. Ia membantah jika gaji kecil jadi penyebab seorang polisi melakukan tindakan yang sangat tidak bertanggungjawab itu.

Baca juga: Sempat Disindir “Teman Makan Suami Teman” oleh Maia Estianty, Begini Jawaban Enteng Mulan Jameela

“Itu kan sudah berkali-kali juga kasus seperti itu. Enggak (masalah gaji). Itu kan oknum. Mentalnya saja. Kalau gaji polisi kurang kenapa banyak mau masuk polisi,” ujarnya.

Kronologi Perampokan

Perampokan berencana itu terjadai pada Kamis (4/1/2017) sekitar pukul 14:30 WITA. Saat itu Brigadir J, teller berinisla A dan juga sopir bank berada di dalam satu mobil. Pelaku berinisial  Y berpura-pura menumpang di dalam mobil. Dalam perjalanan menuju Bank Mandiri cabang Tabalong, pelaku meminta mampir di Polsek Martapura dengan alasan mengambil sesuatu yang tertinggal.

Baca juga: Jack Ma, Pria Terkaya di China Akui Lebih Bahagia Saat Masih “Miskin.” Ternyata Ini Penyebabnya

Saat suasana jalanan sepi, pelaku selanjutnya menodongkan pistol ke petugas yang membawa uang. Setelah mengendalikan situasi, Brigadir J dan rekannya selanjutnya melakban mata, mulut dan tangan para petugas bank. Kedua korban dibuang ke daerah Gambut dan ditolong oleh masyarakat yang lewat, kemudian mereka mengubungi bank pusat, Banjarmasin.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan