Header Ad

Contoh Artikel Tentang Global Warming

July 5, 2017
19 Views

Contoh Artikel Tentang Global Warming – Artikel berikut, membahas mengenai salah satu isu paling besar di era ini, Global Warming atau Pemanasan Global. Semoga bermanfaat.

Global Warming

Gambar Via: beinglibertarian.com

Global warming atau juga dikenal dengan sebutan pemanasan global yaitu satu diantara isu yang menjadi sorotan dalam tema lingkungan hidup organisme. Pasalnya, pemanasan global yang terjadi makin bertambah dampaknya dari tahun ke tahun yang bisa kita rasakan pada kehidupan di bumi. Lalu, apakah sesungguhnya yang disebut dengan global warming? Apakah yang mengakibatkan global warming bisa terjadi? Lantas, Bagaimana cara penanggulangan dampak dari global warming yang telah berlangsung? Simak pembahasannya di artikel kali ini.

Pengertian

Gambar Via: investors.com

Global warming yaitu suatu momen di mana terjadi peningkatan suhu di atmosfer serta permukaan bumi (suhu global). Peningkatan suhu di bumi jelas akan membawa efek yang cukup besar serta mengakibatkan pada perubahan tatanan ekologi suatu kehidupan. Suhu adalah satu diantara unsur abiotik dalam sebuah ekosistem.

Suhu memepengaruhi iklim dan metabolisme organisme. Tiap organisme mempunyai suhu optimum dalam melakukan metabolisme yang penting dalam menjaga sebuah kehidupan. Dengan demikian, berubahnya suhu akan mempengaruhi metabolisme sebuah organisme, yang bisa menghambat atau berujung pada suatu kematian.

Suhu suatu lokasi sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan biotik serta abiotik. Menumpukknya gas-gas pencemar di udara jadi satu diantara hal yang mengakibatkan suhu meningkat. Bila sebuah lingkungan ekosistem mengalami perubahan suhu, maka akan mengubah seluruh tatanan ekosistem di dalamnya, seperti besarnya penguapan air, kelembapan udara, selain itu terhambatnya perkembangan tumbuhan, migrasi beberapa hewan lantaran tidak ada makanan dan sebagainya.

Dari penjabaran awal tentang dampak perubahan suhu jelas kita bisa menerapkan bila suhu yang berubah adalah suhu gobal, dalam arti semua permukaan bumi di belahan manapun mengalami peningkatan. Dengan demikian, dampak yang diakibatkan akan dirasakan serta saling mempengaruhi antar wilayah di bumi.

Menurut riset pengamat ekologi lingkungan, pada era ke-21 ini suhu bumi mengalami peningkatan sebesar 4°C. Kenaikan suhu ini disebabkan oleh penumpukkan gas-gas emisi bahan bakar yang disebut sebagai akumulasi dari kehidupan sebelumnya. Kenaikan suhu yang terjadi sekarang, cukup membuat gletser di kutub meleleh, dan akibatnya akan mengancam kehidupan organisme yang berada di daerah kutub. Tidak hanya itu, mencairnya gletser di kutub membuat permukaan air laut meningkat, hingga membuat beberapa dataran (terlebih dataran rendah) terendam serta terancam akan tenggelam.

Penyebab

Gambar Via: whizolosophy.com

Lalu siapakah yang pantas bertanggungjawab akan peningkatan suhu bumi ini? Pertanyaan itu seperti sebuah pertanyaan yang dilontarkan oleh seorang pencuri pada pencuri yang lainnya. Tiap makhluk hidup (terlebih manusia) mempunyai andil dalam peningkatan suhu yang terjadi. Beberapa senyawa yang digadang-gadang disebut sebagai pemicu peningkatan suhu bumi.

Yaitu gas-gas yang datang dari pembakaran yakni senyawa karbon, CFC, dianggap jadi senyawa paling utama yang mengakibatkan suhu bumi semakin bertambah. Kegiatan pembakaran memang selalu terjadi dalam kehidupan organisme (respirasi), tetapi mulai sejak revolusi industri yaitu sebuah masa di mana daerah industri yang melakukan pembakaran menyumbang senyawa karbon di atmosfer. Berikut ini uraian tentang senyawa-senyawa yang menyumbang peningkatan suhu bumi serta memimbulkan global warming.

Senyawa Karbon

Gambar Via: vkurse.ua

Unsur karbon adalah unsur organik penyusun sebuah kehidupan. Senyawa-senyawa paling utama yang diperlukan oleh organisme mengandung senyawa ini jadi senyawa paling utama. Tetapi, hasil buangan organisme yang berbentuk senyawa karbon dari proses respirasi juga memiliki kandungan senyawa karbon berbentuk gas yakni karbondioksida (CO2).

Tidak hanya CO2, senyawa karbon lain dalam bentuk gas adalah karmonmonoksida (CO). Tidak hanya datang dari pembakaran zat makanan pada organisme, CO2 juga datang dari pembakaran bahan bakar fosil organisme yang lainnya. Sementara senyawa CO datang dari hasil pembakaran yang tidak sempurna. Intinya baik CO2 ataupun CO keduanya datang dari pembakaran-pembakaran yang dilakukan manusia.

Apakah efek peningkatan senyawa karbon dengan global warming? Penumpukkan emisi karbon di atmosfer akan membentuk satu lapisan yang menahan panas bumi ke luar. Dengan hal tersebut, panas yang dihasilkan bumi akan tepantul kembali ke dalam serta meningkatkan suhu atmosfer ini, peristiwa itu dikenal dengan efek rumah kaca.

Pembakaran dengan pemakaian bahan bakar fosil oleh rumah tangga dan industri ataupun kendaraan menyumbang emisi gas karbon di udara. Tidak hanya itu, hasil respirasi makhluk hidup yang populasinya semakin meningkat juga membuat konsentrasi senyawa karbon menumpuk.

CFC

Gambar Via: biyosferdekicanliligindevami.wordpress.com

Kloro floro karbon atau CFC merupkan senywa yang umum digunakan dalam alat pendingin serta dalam beberapa produk aerosol (spray). Lepasnya senyawa ini akan membawa bencana, ditambah lagi senyawa ini banyak dipakai oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari.

CFC ditunjuk sebagai senyawa yang bertanggungjawab akan penipisan ozon. Bumi dan juga planet yang lainnya menerima panas yang dipancarkan oleh matahari. Cahaya matahari mempunyai energi yang sangat besar sampai bisa mengakibatkan kerusakan sebuah kehidupan.

Tetapi, istimewanya bumi, mempunyai semacam pelindung yang disebut juga dengan lapisan ozon, yang bisa meredam energi yang dipacarkan oleh matahari. Dengan hal tersebut, energi dari cahaya matahari yang masuk ke bumi lebih aman serta bisa digunakan dengan baik oleh makhluk hidup. Tetapi, sayangnya lapisan ozon pelindung bumi ini semakin lama semakin terkikis, hingga tidak bisa lagi melindungi bumi secara maksimum.

Terbebasnya CFC ke atmosfer akan terurai oleh sinar UV dari matahari jadi senyawa-senyawa penyusunnya yaitu klorin, flour, serta karbon. Atom klorin yang bebas ini lantas akan bereaksi dengan atom penyusun ozon, oksigen. Akibatnya, lantaran CFC yang terlepas semakin menumpuk mengakibatkan oksigen penyusun ozon berikatan dengan klorin serta mengakibatkan lapisan ozon semakin menipis lambat laun jadi berlubang. Dewasa ini diketahui lubang ozon yang terbentuk makin besar.

Diperkirakan lapisan ozon akan hancur apabila semua oksigen penyusun ozon berhasil diikat oleh atom klorin dari senyawa CFC yang semakin menumpuk di atmosfer. Dengan demikian, panas dari matahari tidak bisa dibendung seperti semula serta punya potensi untuk mencairkan semua gunung es serta memusnakan kehidupan biota di dalamnya. Saat ini kita sudah merasakannya efek dari teriknya matahari yang luar biasa, beberapa masalah kanker kulit serta katarak yaitu satu diantara contoh dari energi yang terlampau besar dari matahari dengan lapisan ozon yang semakin menipis.

Penanggulangan

Gambar Via: youtube.com

Pemanasan global yang terjadi saat ini adalah hasil dari suatu proses yang amat panjang, sehingga tidak dapat ditanggulangi dalam waktu yang sangat singkat. Yang dapat kita lakukan untuk mencegah agar peristiwa ini tak berlangsung semakin parah maka kita dapat melakukan hal-hal beriku ini:

  • Kurangi penggunaan senyawa karbon
  • Gunakanlah bahan bakar yang ramah lingkungan
  • Kurangi menggunakan produk-produk yang menggunakan CFC
  • Galakkan reboisasi

Sedikit langkah kecil kita mungkin tak dapat memperbaiki namun mungkin dapat memberi arti dan harapan untuk kehidupan para generasi yang akan datang.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Contoh Artikel Tentang Global Warming, kami harap semoga Postingan kali ini mengenai Contoh Artikel Tentang Global Warming di atas sedikitnya dapat membantu kalian yang sedang mencari contoh-contoh Artikel Tentang Global Warming untuk lebih mengerti lagi pelajaran Bahasa Indonesia tentang Global Warming atau Pemanasan Global. Dan, semoga kamu juga jadi semakin mencintai Bahasa Indonesia, ya.

You may be interested

Buzz
4 views

Mengenal Fredrich Yunadi, Kuasa Hukum Papa yang Dulu Sempat Daftar Ketua KPK

Lahiya - November 18, 2017

Siapa sangka kasus Setya Novanto kini kembali mencuat dan jadi perbincangan publik. Setelah peristiwa kecelakaan yang terjadi itu, kini Papa…

Gak Kalah dengan CS, Inilah 4 Mainan Jadul yang Bikin Anak 90-an Berasa di Medan Tempur
Buzz
4 views
Buzz
4 views

Gak Kalah dengan CS, Inilah 4 Mainan Jadul yang Bikin Anak 90-an Berasa di Medan Tempur

Lahiya - November 18, 2017

Zaman sekarang, game tembak-tembakan seperti CS, point blank dan lain-lain sudah sangat laku di pasaran. Kebanyakan penggunanya sih  anak-anak zaman…

5 Negara di Dunia yang “Berguru” Pada KPK, Bukti Lembaga Anti Korupsi Kita Diakui
Buzz
5 views
Buzz
5 views

5 Negara di Dunia yang “Berguru” Pada KPK, Bukti Lembaga Anti Korupsi Kita Diakui

Lahiya - November 18, 2017

Korupsi, bisa dibilang menjadi penyakit mematikan bagi setiap negara. Oleh sebab itu istilah “Negara hancur karena korupsi” mungkin memang ada…

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan