Golkar Sedang Menggali Kuburannya Sendiri

Posted on

Lahiya – Jerry Sumampouw yang merupakan pengamat politik mengkritik Partai Golkar berkenaan dengan Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang ditunjuk untuk menjadi ketua DPR menggantikan Setya Novanto.

“Dengan kebijakan itu, Golkar seakan sedang menggali kuburannya sendiri,” tandas Jerry saat ditemui di salah satu hotel di Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (15/01/2018). Demikian seperti dikutip dari laman Kompas.com, Selasa (16/01/2018).

Pernyataan Jerry ini merujuk pada tantangan yang harus dipenuhi Partai Golkar, serta berdasarkan rekam jejak Bambang sendiri.

Saat ini Partai Golkar memang tengah dihadapkan pada tantangan untuk mewujudkan partai politik yang profesional dan bersih.

Baca juga: Ketika Raja Arab Saudi Terkejut Mendengar Cerita Jokowi

Pasalnya, elektabilitas Partai Golkar kian menurun, apalagi saat dijabat Setya Novanto yang saat ini mendekam di tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Menurut penilaian Jerry, mestinya internal partai berlambang beringin tersebut memilih sosok yang baru, muda, dan bersih sebagai ketua DPR. Ini semua sesungguhnya demi masa depan Partai Golkar sendiri.

Di pihak lain, Jerry menganggap sosok Bambang Soesatyo atau yang populer disapa Bamsoet mempunyai rekam jejak personal yang jauh dari persepsi baru, muda, dan bersih.

Selain itu, Jerry juga mengingatkan bahwa Bamsoet merupakan salah satu wakil rakyat yang terlibat aktif dalam Pansus Angket KPK di DPR.

“Pekan lalu saja, beliau ini dipanggil KPK dan tidak hadir. Lembaga DPR ini harus dipimpin sosok yang bersih,” tandas Jerry.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto resmi menunjuk anggota Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo, sebagai Ketua DPR untuk menggantikan Setya Novanto.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Airlangga di ruang rapat Fraksi Partai Golkar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/01/2018).

Ditarik dari Pansus Angket KPK

Airlangga Hartarto juga memerintahkan Fraksi Partai Golkar untuk menarik Bambang Soesatyo dari keanggotaan Panitia Khusus (Pansus) Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu dilakukan seiring penunjukan Bamsoet sebagai Ketua DPR baru menggantikan Setya Novanto.

Baca juga: Bupati Cantik Dinonaktifkan Mendagri Karena 2 Kali ke AS Tanpa Izin

“Jadi sebelum Pak Bambang Soesatyo dilantik sebagai ketua DPR RI, DPP Partai Golkar telah mengeluarkan instruksi kepada Ketua Fraksi Partai Golkar untuk lebih dulu menarik keanggotaan Bambang Soesatyo sebagai anggota Pansus angket KPK,” tutur Airlangga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/01/2018).

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan