Golkar Siap Usung Lagi Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018 dengan Syarat ….

Posted on

Lahiya – Dedi Mulyadi akhirnya dipilih Partai Golkar untuk diusung dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 nanti. Saat ini, partai Golkar masih mencari sosok yang tepat untuk dipasangkan bersama dengan Ketua DPD I Golkar, Jawa Barat.

Nusron Wahid, Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa dan Sumatera Partai Golkar menyebutkan, segala kemungkinan  bisa terjadi. Termasuk juga kemungkinan kembali mengusung Ridwan Kamil yang sebelumnya sudah ‘didepak’ dari Golkar.

Hanya saja, ada syarat yang harus dipenuhi oleh Ridwan Kamil jika ingin kembali didukung oleh Ridwan Kamil.

“Kalau Ridwan Kamil masih mau dengan Golkar, catatannya Dedi yang menjadi wakilnya,” papar Nusron Wahid, seperti yang diberitakan oleh Kompas.com

Baca juga: Anies Pertanyakan TGUPP Eranya Ditolak, Tapi 3 Gubernur Sebelumnya Diizinkan

Dan jika Wali Kota Bandung itu menolak, papar Nusron, maka Dedi Mulyadi masih terbuka lebar untuk bsia dipasangkan dengan calon yang lainnya. Saat ini partai Golkar dan juga Dedi Mulyadi menjadi komunikasi yang intensif dengan partai lainnya juga.

Jika dengan Demokrat, nanti kemungkinan Dedi Mulyadi bakal dipsangkan dengan Deddy Mizwar. Untuk posisi calon Gubenur ataupun calon Wakil Gubenur, akan menyusul nanti. Dan sementara jika melakukan koalisi dengan PDI-P, kemungkinan Dedi akan jadi cawagub.

Sebab, PDI-P sudah memiliki kursi DPRD Jawa Barat yang lebih besar ketimbang Golkar. Tetapi, sampai saat ini PDI-P juga belum memutuskan siapa yang bakal diusung dalam Pilgub Jabar nanti.

“Sedang negosiasi. Pokoknya sebelum tanggal 8 sudah putus lah,” kata Nusron.

Baca juga: Santer Kabar Idrus Marham Jadi Pengganti Mensos, Akhirnya Istana Buka Suara

Diusungnya Dedi Mulyadi sebagai calon peserta Pilkada Jawa Barat 2019, sudah diputuskan saat rapat Tim Pilkada Partai Golkar pada Kamis (21/12/2017).

Nusron Wahid pada Jumat (22/12/2017) saat dikonfirmasi menyebutkan jika Dedi Mulyadi sudah diputuskan menjadi calon Gubenur atau wakil Gubernur Jawa Barat.

“Sudah fix,” katanya.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan