Heboh Pengakuan Brigjen Siswandi Diminta Mahar Miliaran, PKS Angkat Bicara

Posted on

Lahiya – Belum juga reda pengakuan kontroversional La Nyalla Mattalitti terkait uang mahar Geindra, kali ini muncul pengakuan yang tak kalah mengejutkan dari Brigjen Pol Siswandi. Ia merupakan calon yang gagal melaju ke pemilihan Wali Kota Cirebon. Ia mengaku dimintai bayaran miliaran rupiah oleh UKM.

Lantaran tak mampu memenuhi permintaan mahar tersebut, Siswandi mengaku akhirnya gagal melaju. Bahkan, dia tak segan menuduh PKS sebagai dalang di balik kegagalan yang menderanya.

Tak berdiam diri, UKM menyangkal tuduhan yang dilontarkan sepihak oleh Siswandi ini. Abdul Hadi Wijaya selaku Sekretaris Umum DPW PKS Jawa Barat menyatakan jika setelah ada pengakuan dari Siswandi pihaknya langsung melakukan investigasi internal kepada mereka yang terlibat dalam proses penerbitan SK untuk bakal calon Wali Kota dan wakil Wali Kota Cirebon.

Baca juga: Viral Video Prabowo Sebut Rp 300 Miliar untuk Nyagub Itu Paket Hemat

Abdul Hadi juga menyebutkan jika UKM telah menghubungi dan menanyakan kepada Siswandi terkait siapa yang meminta mahar dan bagaimana prosesnya.

 “Tapi pembeli tidak bisa menyampaikan jawaban pasti (siapa MCA yang meminta mas kawin),” kata Abdul Hadi, seperti yang diwartakan oleh Republika.co.id

Untuk tindak lanjut, ia menyebutkan PKS sangat perlu mengetahui nama orang yang meminta mahar kepada Siswandi. Akibatnya proses penyidikan internal di PKS bisa diserap jika tak ada pengakuan obyektif dan faktual dari Siswandi.

Abdul Hadi juga menjelaskan proses penentuan calon kepala daerah Cirebon memang bersifat dinamis. Meskipun demikian, semua jalur komunikasi sudah didokumentasikan dengan rapi. Dengan begitu akan mudah bagi PKS melacak siapa saja pihak-pihak yang diduga meminta mas kawin, jika pernyataan Suwandi itu benar.

Baca juga: Tak Kunjung Pulang ke Indonesia, Habib Rizieq Bersama Keluarga Malah Plesir ke Negara Ini

Apalagi, menurutnya, sepanjang catatan internal DPW PKS Jawa Barat, tak pernah membahas nama Siswandi-Eus. Dia menegaskan jika pemberitaan yang beredar sekarang ini mengenai adanya mahar tertentu dari PKS yang mengakibatkan pencalonannya menjadi Wali Kota/wakil Wali Kota batal adalah tidak benar sama sekali. PKS memahami kekecewaan beberapa pihak terkait proses pemilihan kepala daerah Cirebon.

Lebih jauh lagi, Abdul Hadi berharap jika ke depannya ini menjadi introspeki semua pihak agar kedepannya tidak menghambat kerja sama. Hal ini juga lantaran Siswandi merupakan salah satu anggota partai PAN.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan