singapuar hewan langka di indonesia

Hewan – Hewan Langka Di Indonesia

Posted on

Hewan langka di Indonesia- Keistimewaan Indonesia bukan hanya pada kekayaan alam dan panoramanya yang indah menawan. Di Tanah Air tercinta ini, kamu bisa menemukan puluhan satwa endemik yang tidak akan bisa di temukan di belahan dunia lainnya.

Pasalnya, Indonesia adalah negara dengan endemisme yang tinggi. Diperkirakan terdapat lebih dari 165 jenis mamalia, 397 jenis burung, lebih dari 150 reptilia, dan lebih dari 100 spesies ampibi yang tercatat endemik Indonesia.

Kali ini kami akan berbagi ilmu tentang Hewan – Hewan Langka Di Indonesia, Diantaranya adalah Harimau Sumatra, Gajah Sumatra, Badak Jawa, Badak Sumatra, Damar, Komodo, dll.

Hewan – Hewan Langka Di Indonesia

1. Komodo

komodo hewan langka di indonesia

Binatang langka yang pertama, Komodo merupakan spesies kadal terbesar di dunia dan hanya hidup di Pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Montang dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Memiliki panjang tubuh 2-3 meter dan berat badan berkisar 70 kg.

Komodo memiliki ekor yang panjangnya hampir sama dengan panjang tubuhnya dan sekitar 60 buah gigi tajam yang panjangnya 2,5 cm yang kerap diganti.

Selain itu, air liur komodo sering bercampur dengan darah karena gigi komodo hampir seluruhnya dilapisi oleh jaringa gingival dan jaringan ini tercabik selama makan.

Kondisi ini menjadikan lingkungan bagi pertumbuhan bakteri mematikan yang hidup di mulut komodo. Komodo mampu melihat hingga sejauh 300 m pada siang hari.

Seperti reptil pada umumnya, komodo menggunakan lidahnya untuk mendeteksi rasa dan mencium stimuli dengan indera vomeronasal memanfaatkan organ Jacobson yaitu kemampuan navigasi pada malam hari.

Dengan bantuan angin dan udara, komodo dapat mendeteksi keberadaan bangkai sejauh 4-10 km. Habitat komodo di Alam Bebas telah menyusut akibat aktivitas manusia dank arena itu IUCN mengkategorikan komodo ke dalam spesies yang terancam rentan terhadap kepunahan.

2. Gajah Sumatera

Binatang langka yang kedua, Gajah Sumatera memiliki nama latin Elephas maximus sumatranus , merupakan subspecies gajah Asia yang hanya terdapat di Pulau Sumatera. Jika dibandingkan dengan gajah di Afrika, gajah Sumatera memiliki postur tubuh yang lebih kecil dan kulit yang sedikit keriput.

Keriput pada kulit gajah menjaganya dari cuaca yang ekstrim. Semakin keriput kulit seekor gajah, maka semakin tahan terhadap suhu tubuh yang ekstrim. Seekor gajah, dalam satu hari mengkonsumsi makanan 150kg serta 180 Liter air dan membutuhkan wilayah jelajah 20km persegi per hari.

Selain itu, gajah sumatera juga spesies payung bagi habitatnya. Maksudnya disini Konservasi pada satwa liar ini dapat menyelamatkan keragaman hayati dan integritas ekologi dalam ekosistemnya, sehingga akhirnya ikut menyelamatkan berbagai spesies kecil lainnya.

Biji tanaman yang berasal dari kotoran gajah akan tersebar ke seluruh areal hutan yang dijelajahinya dan membantu proses regenerasi hutan.

Menurut WWF-Indonesia, dalam 25 tahun terakhir ini, gajah sumatera telah kehilangan habitatnya dan telah kehilangan separuh dari populasinya. Ancaman utama bagi gajah sumatera yaitu pembalakan liar pada hutan yang mengharuskan gajah memasuki kawasan penduduk dan pada akhirnya terlibat konflik antara gajah dan penduduk.

Selain itu, perburuan liar pada gajah untuk mendapatkan gadingnya merupakan salah satu yang menyebabkan populasi gajah kian merosot.

3. Harimau Sumatera

Binatang langka yang hampir punah selanjutnya, Memiliki nama latin Panthera tigris sumatranus , merupakan salah satu harimau yang hanya terdapat di Pulau Sumatera. Memiliki cirri-ciri fisik postur tubuh yang lebih kecil diantara 6 sub spesies harimau lainnya.

Selain itu, harimau Sumatra juga memiliki corak warna yang lebih gelap dibandingkan dengan spesies harimau lainnya. Spesies harimau ini berada diujung kepunahan dikarenakan hilangnya habitat yang tidak terkendali dimulai dari pembalakan liar hingga perburuan liar terhadap harimau Sumatra.

Menurut laporan TRAFFIC-WWF serta lembaga konservasi dunia, IUCN pada tahun 2008, paling sedikit 50 ekor harimau telah diburu antara tahun 1998-2002.

Populasi Harimau Sumatera pada saat ini diketahui hanya tersisa 400 ekor. Populasi tersebut tersisa di dalam blok-blok hutan dataran rendah, lahan gambut dan hutan hujan pegunungan.

Riau merupakan salah satu rumah bagi sepertiga dari populasi Harimau Sumatera. Akan tetapi, harimau Sumatera tetap mengalami penurunan jumlah populasi hingga 70% walaupun telah dilindungi.

4. Badak Jawa dan Badak Sumatra

Hewan langka yang terancam punah selanjutny, Badak merupakan salah satu dari sekian banyak hewan langka yang diburu. Perburuan pada badak memiliki tujuan untuk mengambil culanya. Cula pada badak dianggap memiliki khasiat untuk meyembuhkan penyakit seperti demam.

Di Indonesia sendiri ada 2 jenis spesies badak yang diketahui yaitu Badak Jawa yang nama Latinnya Rhinoceros sondaicus sondaicus dan Badak Sumatera atau badak bercula dua dan hanya satu satunya di Asia yang memiliki dua cula.

Memiliki nama latin Dicerorhinus sumatrensis . Badak Sumatra juga memiliki ukuran terkecil dibandingkan spesies badak lainnya.

5. Elang Jawa

7 thoughts on “Hewan – Hewan Langka Di Indonesia

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan