Hotel Halal, Alternatif Liburan Islami di Turki

Hotel halal di Turki- Salah satu kendala yang dialami oleh Muslimah ketika berlibur adalah, mereka tidak bisa menikmati berenang di kolam renang ataupun pantai, karena tempat yang bercampur antara lelaki dan perempuan. Padahal, Muslimah pun ingin menikmati liburan di pantai terbuka, juga berenang dengan bebas seperti yang lainnya. Memahami hal itu, Turki kini membuka hotel halal yang menyajikan pengalaman liburan Islami, sehingga siapapun dapat menikmati liburan tanpa harus khawatir akan hal-hal yang dilarang dalam Islam.

Hotel halal saat ini sedang populer di Turki, karena menjadi alternatif liburan bagi Muslim dan Muslimah, untuk menikmati liburan Islami. Di dalam hotel ini, Anda akan menemukan lingkungan yang bebas dari alkohol, juga kolam renang terpisah antara lelaki dan perempuan. Tidak hanya itu, beberapa hotel bahkan menyediakan pantai khusus perempuan, sehingga Muslimah bisa berenang dengan bebas di sana.

Menurut Ömer Solmaz, Direktur Umum Seval Tur, orang-orang sengaja memilih hotel halal untuk berlibur dengan keluarga, karena mereka ingin berlibur di lingkungan yang bebas dari alkohol. Ditambah lagi, hotel ini juga membuat perempuan merasa aman dan nyaman.

“Wanita yang berjilbab dapat mengenakan pakaian renang ketika berenang di kolam ataupun pantai yang terpisah. Di lain pihak, wanita yang tidak berjilbab memilih hotel ini untuk menghindarkan diri dari perilaku mengganggu yang dilakukan oleh kaum adam,” jelasnya.

Sebagian besar pengunjung hotel halal datang dari masyarakat Turki sendiri, baik yang tinggal di dalam ataupun luar Turki, yang menempati persentase terbesar. Selanjutnya, pengunjung juga datang dari Muslim yang bermukim di negara-negara Eropa dan juga Rusia. Namun anehnya, hotel ini justru tidak menarik perhatian penduduk dari negara-negara Arab.

Perwakilan dari Yörünge Turizm menjelaskan kenapa hotel halal tidak menarik perhatian turis dari negara Arab. Menurutnya, karena selama ini sudah tinggal di negara yang konservatif, mereka lebih senang tinggal di hotel biasa, khususnya yang berada di bagian selatan Turki, ketika liburan musim panas.

“Ketika datang ke Turki, mereka mencari sesuatu yang berbeda,” jelasnya.

Hotel halal selalu penuh selama musim panas, kecuali ketika Ramadan, yang pengunjungnya dapat turun hingga 50 persen. Penurunan ini disebabkan karena orang-orang yang memilih hotel halal sebagian besar adalah orang-orang yang taat dalam beragama, sehingga mereka tidak bsia berenang ketika berpuasa. Namun, beberapa hotel menyediakan penerangan di kala malam, untuk pengunjung yang ingin berenang setelah berbuka puasa.

Baca juga: Tempat Wisata di Lembang Bandung

Selama satu dekade terakhir, liburan alternatif semacam ini sedang populer di Turki. Hal ini tidak dapat dipisahkan dari peran pemerintah, khususnya di bawah pemerintahan AKP (Partai Keadilan dan Pembangunan). Saat ini, ada sekitar 50 hotel yang bisa dijadikan alternatif untuk liburan, di antaranya 30 hotel halal dan 20 hotel termal. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat, melihat tren yang positif di Turki.

loading...

Tertarik untuk mengunjungi? Hotel yang ramah bagi pengunjung Muslim ini sebagian besar terletak di bagian selatan, Aegean, barat laut, dan juga kawasan Laut Hitam. Sementara itu, hotel termal sebagian besar terletak di wilayah pedalaman.

“Hotel termal baik untuk liburan sehat. Mereka tidak menyediakan minuman beralkohol karena alasan kesehatan, tapi seiring berjalannya waktu, kini mereka telah menjadi bagian dari liburan alternatif,” tutur Seçim Aydın, presiden Anatolia Tourism Enterprises Association kepada Daily News.

 Aydin menjelaskan bahwa liburan semacam ini dapat menjadi alternatif untuk liburan Islami. Bahkan, margin keuntungan dan jumlah kamar yang dipesan jauh lebih tinggi dibandingkan hotel lainnya. Aydin percaya, jika keuntungan seperti ini terus berlanjut, maka investasi di sektor ini pun akan semakin besar.

Wah, tentu menyenangkan—dan juga lebih aman bagi Muslimah—seandainya Indonesia pun memiliki hotel halal, dengan kolam renang dan juga pantai terpisah, seperti yang ada di Turki ini, bukan? [hurriyetdailynews.com]

No Responses

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan